Aku melangkah tersendat-sendat mengikuti cela yang datang. terkadang aku surut ikuti gerakan ideologi yg super memukau.tapi, itulah nuansa, ideologi yg aku pilih-jalan hidupku-tak perduli kau bilang apa?mesti kata orang kelabu tetap dia merah, mungkin ada yg bilang buram tetap aku berteriak dia merah. ada yg menyebut dia kiri, tak mengapa dialah banteng muda yg gagah perkasa, banteng yg frontal.siapa dirimu?hanya secercah boneka yg siap mengikuti mandat sepuhmu. boneka!
Akupunya teman yg selalu senang saat aku senang, sehingga sampai-sampai merekapun senang menghilang saat aku butuh sentuhan dan perlu melihat mimik wajahnya. padahal hanya itu yg aku butuh.aku kecewa!apa aku kurang baik ?apa aku terlalu jahat pd mereka?
persetan dgn senyum kalian, para kawan picik!
lupakan mereka yg hanya menjadi kaum hedon. kaum instans pragmatis. yg terpenting aku punya kasih yg selalu kasih dgn kasihnya. menjagaku dan menjaga hatiku yg terlanjur aku titipkan padanya.aku menikmati sukarelanya.
Ideologiku menolongku. dia adalah terapi kejut yg sporadis membingkaiku. aku menyayanginya dan akan tetap aku bela.
terima kasih.... aku telah dibukakan inti dari kebenaran bukan hakekat pembenaran. aku bisa tahu apa itu kawan dan siapa itu pecundang dan para lokalisasi benalu persahabatan.
dalam memang kekecewaanku saat ini....aku yakin ada hikmahnya. hikmah dari pelajaran para pembual opportunist.
Minggu, 14 Desember 2008
Sabtu, 15 November 2008
Amarah Beranak Karya

Akhir dari kerja keras terciptalah sudah karya perdana yang bernama Buletin Sikap Edisi november (12/11). "jendral" baru, tentu juga didukung oleh "kopral dan Prajurit"baru jua. kegembiraan tak terhingga saat yang suram itu jadi terang-meski baru pemanasan-bangun dari pesimis karena sempat merasa tergusur-tak dianggap-mundur satu langkah maju beberapa langkah, kata itu cukup jadi penyemangat diri, dikala labil emosi menguasai asa yang sulit terkendali.
terima kasih kepada Pinum dan kru seperjuangan dengan solid menggarap edisi buletin yang sarat api dan amarah tawa. untuk editor Thanks berat. Tak tertinggal buat my sweety girl, yang selalu beri segudang spirit demi kebangkitan ruh Joe Siregar dialam komunitas internal.
Untuk Sekred, Imonk! apresiasi semua jempol atas kesetiaannya, kesabarannya menghadapi pemred yang kadang tak segan-segan membentak-berkata kasar-to Ubaidillah, fatner yang asik tetap semangat ok cayooo! kita tunjukan pada dunia bahwa SiGMA juga punya Laskar-bukan Laskar Jihat-tapi Laskar hitam-Putih, kenapa? karena Dua warna itu selalu ada dalam setiap napas, misalnya Issu Baik dan buruk, menyajikan semua aspek yang layak dikonsumsi kaum akademis-saya pikir semua berpasangan-"Hitam-Putih"
Penutup di coretan inieee....saya ucapkan Terima kasih Tuhan
Langganan:
Postingan (Atom)
