<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877</id><updated>2012-01-13T13:10:10.065-08:00</updated><category term='Info'/><category term='celoteh'/><category term='resensi'/><category term='opini'/><category term='tokoh'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Di bawah Bendera Rantau (DBR)</title><subtitle type='html'>Dunia Milik Para Pemberani...!!!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>82</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8070595297198270798</id><published>2011-12-12T04:24:00.000-08:00</published><updated>2011-12-14T01:19:56.159-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>ALARM DARI MARTIR SONDANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-E8LOQk1CqWM/TuX00xVL8lI/AAAAAAAAAcY/ymYZWCX_RQw/s1600/sondang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 166px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-E8LOQk1CqWM/TuX00xVL8lI/AAAAAAAAAcY/ymYZWCX_RQw/s200/sondang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685219292057694802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seluruh Mata dunia terbelalak lebar baik dalam negeri maupun luar negeri, sepasang Mata tertuju kepada demonstran bernama Sondang Hutagalung. Mahasiswa Fakultas Hukum  Universitas Bung Karno  yang memilih membakar dirinya di depan Istana Negara (7/12) pukul 17.30 WIB. Akibat aksinya ia mengalami luka bakar sangat parah, hingga 98 persen. Setelah bertahan hidup selama 72 jam, Sabtu (10/12) pukul 17.50 Wib, Sondang meninggal dunia. Salut! Sesuatu aksi perlawanan yang revolusioner meski nyawa menjadi taruhan.&lt;br /&gt;Aksi  Bung Sondang secara tidak langsung menampar muka seluruh jagat aktivis yang berjuang setengah hati karena eksistensi untuk motif sesuatu. Sondang adalah martir perlawanan terhadap rezim kebablasan yang diciptakan oleh penguasa negeri yang digawangi Sosilo Bambang Yudhoyono. Sondang Hutagalung  sejajar dengan Muhammed Bouazizi di Tunisia dan Chun Tae il Korea Selatan. Mereka menjadi aktor pemantik gerakan rakyat. Ekspresi dari sebuah kemarahan terhadap rezim dzolim.&lt;br /&gt;Menurut Pandangan Politik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, Sondang Hutagalung adalah pahlawan kemanusiaan dan keadilan dengan langkah bakar dirinya. Tindakan itu merupakan protes paling puncak atas ketidakadilan dan korupsi yang merajalela di bawah rezim SBY-Boediono. &lt;br /&gt;Aksi revolusioner Koordinator Himpunan Aksi Mahasiswa Marhaenisme untuk Rakyat Indonesia (HAMmurabi) Ini menjadi warning dan wake up call kepada  seluruh anak bangsa untuk bangkit dan melawan terhadap penguasa yang sudah keluar jauh dari amanat Pancasila 1 Juni 1945 dan mandat Trisakti Bung Karno; Berdaulat di bidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan bermartabat di bidang kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Alarm Pengorbanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keberanian nekat dari Sondang Hotagalung menjadi “alarm perlawanan”, membakar spirit generasi muda untuk lebih progressif-revolusioner dengan membangun kekuatan massa aksi yang radikal dengan menggabungkan kekuatan rakyat demi tegaknya kemerdekaan yang seutuhnya. Negara kuat, tegas dan bebas dari intervensi negara asing merupakan sebuah cita-cita pendiri republik ini. Jangan sampai Indonesia menjadi negara bonekanya Amerika atau justru menjadi negara federasinya Amerika.&lt;br /&gt;Semestinya, SBY selaku puncak penguasa negeri ini melakukan evaluasi diri dan sadar diri bahwa ia telah salah mengelola Negara maritim ini. Sungguh memalukan! Indonesia sebagai Negara maritim malah kalah di laut sendiri seperti kasus-kasus pencaplokan wilayah oleh Negara serumpun Malayasia. Korupsi merajalelea di semua lini, belum lagi sengketa Papua yang belum usai dan terkesan dibiarkan begitu saja.  &lt;br /&gt;Pengorbanan Sondang menjadi cambuk pelecut untuk seluruh penggiat gerakan untuk bersatu kepalkan tinju. Seperti kata mantan aktivis gerakan Budiman Sudjatmiko, perjuangan Sondang harus tetap dilanjutkan. &lt;br /&gt;Alarm dari martir sodang sebagai alarm peringatan terhadap rezim saat ini. Alarm itu bergetar kencang dan berbunyi keras hingga menusuk telinga lalu menembus hati nurani untuk berkata bangga terhadap pengorbanannya yang luar biasa, dialah Soe Hock Gie masa kini. Alarm yang dibunyikan Sondang terus berbunyi dengan satu nada yang bergelora api semangat pembakaran jiwa  bahwa: SBY HARUS TURUN!&lt;br /&gt;Selamat jalan Anak Marhaen, kau begitu Merah semerah api yang menghabiskan tubuhmu. Yakinlah kau akan disambut haru oleh Pendiri Bangsa ini beserta aktivis Tragedi Trisakti 1998 yang dulu “merdeka” dari alam bangsa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8070595297198270798?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8070595297198270798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8070595297198270798&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8070595297198270798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8070595297198270798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/12/alarm-dari-martir-sondang.html' title='ALARM DARI MARTIR SONDANG'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-E8LOQk1CqWM/TuX00xVL8lI/AAAAAAAAAcY/ymYZWCX_RQw/s72-c/sondang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2464710659050648128</id><published>2011-12-09T10:54:00.000-08:00</published><updated>2011-12-12T04:38:20.350-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>KORUPSI PENYAKIT KRONIS PENGUASA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-PMi8SvayU_8/TuJbEafT1uI/AAAAAAAAAcA/_LrkCCO6O9Y/s1600/haks.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 165px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-PMi8SvayU_8/TuJbEafT1uI/AAAAAAAAAcA/_LrkCCO6O9Y/s200/haks.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684205811083237090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Anti Korupsi Sedunia, 9 Desember setahun sekali diperingati. Tetapi Korupsi tak pernah surut, bahkan semakin menggerogoti moral para pemangku kebijakan pemerintahan. Menjelma menjadi budaya baru di negeri yang sudah 66 tahun lalu diproklamasikan oleh Soekarno-Hatta. Sebuah budaya kebablasan yang keluar dari mandat fouding fathers.&lt;br /&gt;Koruptor adalah pelaku tindak kriminal merampok uang negara yang tidak dibenarkan oleh konstitusi negara manapun di dunia. Virus korupsi terjangkit di semua kalangan negeri bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika ini baik itu kalangan “berdasi” maupun kalangan “berpeci” sekalipun. Kinerja para koruptor berjalan sistematis dan massif sehingga begitu sulit untuk dibasmi. Penyakit yang bernama korupsi di negeri gemah rifah loh jinawi belum mampu disembuhkan oleh tabib yang bernama penegak hukum karena obat pecegahannya belum ditemui walaupun orang nomor satu di Indonesia sering ngegombal siap berdiri di depan terkait komitmen pemberantasan korupsi. Tapi janji tetap tinggallah janji karena korupsi seperti “Anggur Merah” yang memabukkan penguasa hingga merambah ke sekitar pagar Istana, seperti di tiga Kementerian yang rawan korupsi yakni Kementerian Agama, Kemenakertrans serta Kementerian Koperasi dan UKM.&lt;br /&gt;Korupsi merupakan penyakit kronis penguasa negeri ini yang menjarah uang rakyat secara sadis. Walaupun sudah ada lembaga-lembaga anti korupsi bentukan negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengawasi keuangan negara. Namun koruptor masih bisa mempengaruhi petugas bentukan negara itu untuk berkolusi. Koruptor setelah divonis langsung dibebaskan di kamar-kamar mewah penjara sambil menunggu remisi dengan fasilitas karaoke dan menyulap kamar penjara menjadi hotel berbintang serta bisa juga dihibur oleh wanita panggilan. Tidak hanya sampai disitu koruptorpun bahkan masih leluasa keluar rutan. &lt;br /&gt;PPATK pimpinan M. Yusuf menemukan sedikitnya 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia muda terlacak memiliki dana di rekening ratusan miliar rupiah. Sebuah ketidakwajaran yang membuat geram Pengamat ekonomi dan politik Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago sehingga mendesak instansi penegak hukum menindaklanjuti temuan PPATK tentang penyelewengan uang negara oleh PNS.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Lawan Koruptor &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Saldi Isra, mengungkapkan perlu penguatan hukum tindak pidana korupsi secara lebih sistematis. Ia menyatakan penguatan ini perlu terangkum dalam tingkatan undang-undang.&lt;br /&gt;Korupsi yang menggurita di negeri ini bagaikan Jamur di musim hujan dan bergerak seperti badai, leluasa masuk ke semua ruangan, tak perduli Istana, ruang kerja DPR serta ruang kerja para hakim di Pengadilan. Pelaku korupsi terjadi di seluruh lembaga pengelola pemerintahan dari tingkat pusat menyebar ke daerah-daerah sehingga koruptor seperti manusia setengah dewa yang tak mudah ditangkap melebihi kesaktian Teroris. Karena  Teroris lebih mudah dipatahkan oleh Densus 88 Anti Teror dan tak sedikit yang menjadi korban peluru, ditembak di tempat bahkan dihukum mati. Sedangkan koruptor selalu dibiarkan bernapas lega oleh oknum Penegak Hukum bernama “Densus 86”. &lt;br /&gt;Melalui Hari Anti Korupsi sedunia yang setiap tahun diperingati, semestinya penegak hukum lebih progressif-revolusioner dalam melawan koruptor, baik koruptor  kelas Teri maupun kelas Kakap dengan hukuman seberat-beratnya dan menjalankan vonis hukuman mati sesuai UU. 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Jangan sampai penegak hukum malah menghukum koruptor lebih rendah dari pencuri biji Kakao dan pencuri Ayam.  &lt;br /&gt;Menurut catatan Media Indonesia, sejak penerapan UU Pengadilan Tipikor sudah 40 terdakwa korupsi dibebaskan. Semestinya dibangunkan saja Kebun Koruptor yang serupa dengan kebun binatang  sebagaiman usulan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Kebun Koruptor abisa menjadi tempat wisata alternatif  keluarga di sepanjang akhir pekan (week end). Mudah-mudahan pelaku koruptor bisa jera. Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini sudah dimuat di Banten Raya Post (10/12)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2464710659050648128?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2464710659050648128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2464710659050648128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2464710659050648128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2464710659050648128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/12/korupsi-penyakit-kronis-penguasa.html' title='KORUPSI PENYAKIT KRONIS PENGUASA'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-PMi8SvayU_8/TuJbEafT1uI/AAAAAAAAAcA/_LrkCCO6O9Y/s72-c/haks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8302019541730746683</id><published>2011-12-09T10:34:00.000-08:00</published><updated>2011-12-09T11:02:36.176-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>MENGGUGAT MIMPI  KETUA KPK BARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-gij0SLYFtwg/TuJW05SoUKI/AAAAAAAAAbE/L38JK6gnb4I/s1600/kpk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-gij0SLYFtwg/TuJW05SoUKI/AAAAAAAAAbE/L38JK6gnb4I/s200/kpk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684201146427134114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Jangankan Sri Mulyani dan Boediono, saudara sayapun akan saya gantung jika Korupsi”&lt;br /&gt;(Abraham Samad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abraham Samad terpilih sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  menggantikan Busyro  Muqodas. Banyak harapan yang dipikul oleh Samad, apalagi dengan lantang ia mengatakan siap untuk mudur jika dalam jangka waktu satu tahun tidak bisa menyelesaikan kasus kelas kakap. Ketua KPK yang baru ini akan diuji integritasnya untuk menetapkan tersangka baru pada kasus skandal Wisma Atlet dan uji nyali berani menuntaskan kasus  Century gate dan Rekening Gendut Polri yang hilang dari peredaran. Jika tidak demikian maka Abraham samad hanya menjelma menjadi sosok pemimpi  saja dan bukan tipikal sosok pemimpin lembaga superbody yang semestinya menjadi  “Ratu Adil”  yang menakutkan para perampok uang negara.&lt;br /&gt;KPK  adalah  lembaga besar, independen dan semestinya tidak terkontaminasi oleh “lingkaran setan” kekuasaan, sehingga tidak  ada  celah  untuk perselingkuhan. KPK  yang baru jangan hanya pandai bersilat lidah dengan curhat di media massa tertular pada penyakit seniornya dahulu yang pintar mengunakan politik “NATO” (No Action Talking Only).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan dan Koruptor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hantu korupsi bergentayangan di mana-mana, dihampir seluruh lembaga pemerintahan. Dari istana, kementerian, DPR, DPRD, Kantor Gubernur, Bupati/Walikota hingga penegak hukum itu sendiri. Semua diakibatkan karena adanya “hubungan gelap” antara kekuasaan dan korupsi.  Korupsi seperti siklus kehidupan yang tak pernah mati. Patah tumbuh hilang berganti. Entah pejabat publik siapa lagi besok yang terjerat korupsi dan  menjadi Headline Media massa?&lt;br /&gt;Survei KPK baru-baru ini melansir bahwa Tiga kementerian yang digawangi oleh “Bigboss Parpol” nilai integritasnya jeblok. Tiga kementerian itu adalah Kementerian Kemenakertrans (Muhaimin Iskandar), Kementerian Agama (Surya Darma Ali) dan Kementerian Koperasi dan UKM (Syarifudin Hasan) dan di tiga kementerian  tersebut masih marak kasus suap. Semua itu harus segera ditindak lanjuti oleh KPK Pimpinan Abraham Samad, karena KPK bukanlah lembaga survei tapi lembaga Pemberantasan korupsi. &lt;br /&gt;Ketua KPK Abraham Samad terpilih sudah umbar janji, dengan lantang dia mengatakan “Jangankan Sri Mulyani dan Boediono, saudara sayapun akan saya gantung jika Korupsi. Semua kasus besar kami prioritaskan dan akan dituntaskan kalau memenuhi syarat-syarat hukum untuk ditindak lanjuti.” Begitulah janji surga Ketua KPK baru.&lt;br /&gt;Jika Bung Karno pernah berpesan “Jangan sekali-kali melupakan sejarah (JASMERAH)” maka jutaan rakyat jelata hari ini pun berharap kepada Ketua KPK “Jangan sekali-kali benamkan  kasus (JASBEKAS)” seperti kasus Century, Mafia Pemilu, IT KPU, Mafia Pajak, Mafia Anggaran (Banggar DPR), Kasus Rekening Gendut Polri, Kasus Menakertrans, dll.&lt;br /&gt;Ketua KPK jangan tebang pilih dalam menyelesaikan Kasus korupsi di Indonesia, kita tunggu kiprah mimpi Abraham Samad, siapakah yang menang diakhir episode. Mampukah Abraham Samad berdiri kokoh tanpa terkontaminasi dari kepentingan penguasa? Atau justru mengikuti jejak seniornya. Busyro Muqodas yang terkesan politik balas budi kepada SBY Sehingga kinerja KPK yang ekstra hati-hati dan takut menyentuh kekuasaan pada saat orang nomor satu di Indonesia ini disebut oleh Nazaruddin dan spontanitas KPK menyetopnya.&lt;br /&gt;Semoga buah baru bernama Abraham Samad bukan satu dari sejumlah buah  busuk yang ada diantara buah berkulit bagus di pohon KPK yang selalu disiram dan dipupuk oleh kepentingan penguasa dan KPK tak berubah makna menjadi Komisi Pemberantas Kejujuran.&lt;br /&gt;Selamat dan sukses Abraham Samad, selamat bertugas tangan-tangan keadilan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tulisan ini sudah dimuat di Banten Raya Post, 6 Desember 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8302019541730746683?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8302019541730746683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8302019541730746683&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8302019541730746683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8302019541730746683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/12/menggugat-mimpi-ketua-kpk-baru.html' title='MENGGUGAT MIMPI  KETUA KPK BARU'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-gij0SLYFtwg/TuJW05SoUKI/AAAAAAAAAbE/L38JK6gnb4I/s72-c/kpk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2962273015362821004</id><published>2011-10-27T04:02:00.000-07:00</published><updated>2011-10-30T04:01:18.115-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>PEMUDA GENERASI ORGANIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-u52Q1T2jOzo/Tqk6tfMO3cI/AAAAAAAAAa4/wkBpUrGDZUg/s1600/156231_1392102777448_1678502292_758035_2233574_a.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 184px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-u52Q1T2jOzo/Tqk6tfMO3cI/AAAAAAAAAa4/wkBpUrGDZUg/s200/156231_1392102777448_1678502292_758035_2233574_a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5668126159163809218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda harapan bangsa, sebuah kalimat klasik yang sering terdengar jika membahas tentang pemuda. Revolusi Indonesia yang bisa menjungkarbalikkan penjajah jiga tidak lepasa dari peran pemuda pada saat itu seperti Pemuda Tanmalaka, Bung Karno, Hatta, Sjahrir dan sebagainya demi kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno mengatakan “Berikan padaku Sepuluh Pemuda maka akan aku goncangkan dunia.” Sebuah kata yang menukik bahwa pemuda memiliki peran yang penting untuk kemajuan bangsanya tentunya Pemuda yang revolusioner dan berkarakter kerakyatan.&lt;br /&gt;Hingga kini sumpah pemuda  di peringati sejak tahun 1957 pada saat gejolak bangsa bergolak karena pada saat itu terjadinya pemberontakan PPRI/Permesta dan akhirnya dengan semangat keindonesiaan Permesta dapat ditumpas.  Saat ini loyalitas pemuda untuk bangsa diuji kembali  ketika gejolak Papua baru-baru ini bergolak kembali, ancaman disintegrasi bangsa berkobar sehingga sumpah pemuda menjadi renungan dan jawaban untuk mempertahankan persatuan keindonesiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas Sejarah&lt;br /&gt;Delapan Puluh Tiga Tahun Silam, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop (Gedung Batavia) terjadilah  Sumpah Pemuda, yaitu ketika berkumpulnya organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon dan jong-jong lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa paling penting dan di ingat sejarah gerakan nasional pada saat pengucapan satu sumpah yang khidmat untuk setia dan mengabdi kepada satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh W.R. Soepratman kemudian dipublikasikan pertama kali pada tahun 1928 pada media cetak surat kabar Sin Po dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial hindia belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda Organik&lt;br /&gt;Sebelum peristiwa 28 Oktober 1928 berkobar, terdapat Tiga organisasi memakai nama Indonesia yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dideklarasikan di Bandung pada 4 Juli 1927. Pada tahun yang sama (1927) Pelajar Indonesia di negeri Belanda Indische Veriniging pun berubah menjadi Perhimpunan Indonesia, dan Perserikatan Komunis Hindia-Belanda mengadakan Kongres di Jakarta (Juni 1924) yang juga berubah menjadia Partai Komunis Indonesia. PNI Soekarno mencanangkan tahun sebuah propoganda politik melawan imperialisme, ia tak hanya turun ke daerah untuk menggalang dukungan tapi juga menerbitkan majalah “Persatuan Indonesia” pada 1928. Mereka itulah pemuda organik bangsa yang pernah dimiliki oleh bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Pemuda organik yang penulis maksud  adalah  pemuda yang dapat meleburkan diri ke dalam problematika bangsa dan membangun jembatan anatara “theori” dan “praktek” untuk memajukan masyarakat, hanya pemuda organik yang dapat menjadi revolusioner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Pramoedya Ananta Toer, angkatan muda harus punya keberanian, kalau tak punya sama saja dengan ternak yang hanya sibuk mengurus dirinya sendiri.  Pemuda  Indonesia, mau tidak mua  harus menjadi generasi muda yang cinta terhadap budaya  bangsa Indonesia. Bukan malah bangga dengan budaya Amerika (penjajah peradaban). Biarkanlah budaya barat (Amerika) itu menjadi budayanya sendiri ketika ditemukan Columbus yang menghancurkan peradaban Indian (seperti Inggris yang menghancurkan peradaban Aborigin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah Pemuda Indonesia!&lt;br /&gt;Selamat Hari Sumpah Pemuda!&lt;br /&gt;Tulisan ini sudah dimuat di Baraya post pada 28/10/2011&lt;br /&gt;* Penulis Adalah Ketua GMNI Serang 2010-2012&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2962273015362821004?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2962273015362821004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2962273015362821004&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2962273015362821004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2962273015362821004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/10/pemuda-generasi-organik.html' title='PEMUDA GENERASI ORGANIK'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-u52Q1T2jOzo/Tqk6tfMO3cI/AAAAAAAAAa4/wkBpUrGDZUg/s72-c/156231_1392102777448_1678502292_758035_2233574_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2861473780511658965</id><published>2011-08-09T07:02:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T07:32:52.456-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>PEMBANGKANGAN BELUM SELESAI!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-2ckOodU4gOA/TkE_z7bLhhI/AAAAAAAAAaw/DAkGG-ooj8E/s1600/panjang-umur.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2ckOodU4gOA/TkE_z7bLhhI/AAAAAAAAAaw/DAkGG-ooj8E/s200/panjang-umur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5638858369802143250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;‘’Pembangkangan belum selesai/Pemberontakan tak kan usai...”&lt;br /&gt;Dua kalimat pembangkit spirit untuk selalu meneriakkan aspirasi atas nama penderitaan rakyat, menggalang aksi massa melalui gerakan moral dan gerakan intelektual agar kemerdekaan tak hanya merupakan simbol tahunan yang setiap tanggal 17 Agustus diperingatkan secara seremonial.&lt;br /&gt;Tulisan ini yang bertema “Pembangkangan” ini semata-mata terinspirasi dari Pidato Bung Karno pada Pidato HUT Proklamasi, 1956 "Berilah isi kepada kehidupanmu" kutegaskan: "Sekali kita berani bertindak revolusioner, tetap kita harus berani bertindak revolusloner .... jangan ragu-ragu, jangan mandek setengah jalan..." kita adalah "fighting nation" yang tidak mengenal "yourney's end".&lt;br /&gt;Ironis! Parpol yang konon berpaham nasionalis dengan jargon kerakyatan terntaya juga tidak mampu membendung ‘rayauan pulau kelapa nekolim’ bahkan malah menjelma  menjadi “babu penguasa”. Para nasionalis gadungan tersebut berjama’ah menghisap rakyat jelata dengan politik konspirasi untuk meneruskan penderitaan rakyat. Sementara mantan aktivis yang dulu menjadi ‘hantu penguasa’ malah asyik duduk manis di bawah penderitaan kaum marhaen yang sekarang mereka lupakan.&lt;br /&gt;Pun para Ketua Organisasi kemahasiswaan di pusat malah mendadak eksklusif dan mengikuti jejak senior-senior (Alumni) yang sekarang hebat menjadi ‘kuda lumping senayan’ atau “koboy pemerintah daerah”. Wajar saja jika konsolidasi gerakan hanya sebatas retorika. ‘No Action Talking Only’ Nato!!!&lt;br /&gt;Padahal jauh-jauh hari Bung Karno, selaku founding father  berpesan  "Laksana Malaikat yang menyerbu dari langit", jalannya Revolusi kita kutandaskan perlunya dilaksanakan "Landreform", perlunya dikonsolidasikan segenap kekuatan untuk menghadapi imperialis-kolonialis.[Pidato HUT Proklamasi, 1960]&lt;br /&gt;Akhirnya tulisan yang penuh amarah ini Penulis tutup dengan mengutif perkataan Wiji Tukul, Aktivis Buruh yang hilang tak berjejak itu: “...Jika penguasa ibarat tembok, maka aku adalah rumput liar yang selalu tumbuh di tembok tersebut...”&lt;br /&gt;perjuangan harus tetap ada, terlebih-lebih kader gerakan!&lt;br /&gt;Salam Pebangkangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2861473780511658965?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2861473780511658965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2861473780511658965&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2861473780511658965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2861473780511658965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/08/pebangkangan-belum-selesai.html' title='PEMBANGKANGAN BELUM SELESAI!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2ckOodU4gOA/TkE_z7bLhhI/AAAAAAAAAaw/DAkGG-ooj8E/s72-c/panjang-umur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-572697786183998439</id><published>2011-07-21T00:28:00.000-07:00</published><updated>2011-07-21T00:34:39.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Partai Politik Sarang Koruptor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-42k7BNDpw3w/TifWbgJ1EwI/AAAAAAAAAaE/sR6Akq8FlO0/s1600/67786_kampanye_partai_demokrat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-42k7BNDpw3w/TifWbgJ1EwI/AAAAAAAAAaE/sR6Akq8FlO0/s200/67786_kampanye_partai_demokrat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631705627026068226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini marak diberitakan oleh media massa tentang korupsi  yang melibatkan tokoh partai politik. Korupsi memang telah menjadi budaya yang mewabah  di negara ini, baik di tingkat nasional maupun daerah. Sehingga wajar kampanye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  melalui stikernya bertuliskan “Awas! Bahaya Laten Korupsi.” &lt;br /&gt;Kehangatan berita korupsi menjadi berita yang paling seksi di negeri ini meskipun sebenarnya hanya segelintir saja yang dikupas secara terang benderang. Sebut saja ‘skandal suap bersatu’ pada pemilihan Gubernur Senior BI, Miranda Gultom yang melibatkan politisi PDI Perjuangan. Juga sekarang santer diberitakan yang membelalakkan berjuta pasang Mata dan mengerutkan Dahi ketika  awak media memberitakan skandal suap pada proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Game Jaka Baring-Palembang yang memangkas dana sebesar Rp. 191 miliar. &lt;br /&gt;Menariknya, ada parpol pemenang pemilu 2009 bermain di sana, sebuah parpol yang sangat dekat dengan Istana negara disebut-sebut menjadi pemeran utamanya. Bendahara Partai Demokrat, M Nazaruddin namanya melejit bagaikan artis papan atas yang lagi naik daun. Apalagi kasus ini dibumbui episode debat antar para politisi Demokrat itu sendiri yang  memaksa  SBY Selaku Dewan Pembina Parpol tersebut  melakukan ‘atraksi marah-marah’. SBY yang juga Presiden RI itu semestinya malu dan segera meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, karena komitmennya memberantas korupsi benar-benar gagal dan  hanya menjadi program halusinasi. Lebih parah lagi karena korupsi itu malah terjadi di teras partai pengusung sang Presiden sendiri. Ulah kader partai Demokrat yang menjadi pemain suap secara tidak langsung telah ‘menampar birukan bibir’ SBY. Ironis! Nazaruddinpun minggat ke luar negeri.&lt;br /&gt;Menurut pengamat Politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanudin bahwa pemburu rente oleh partai politik nyaris terjadi di semua partai. “Partai lainpun seperti golkar akan kena Imbasnya. Partai PKS, PAN dan lain-lain kan sudah kena juga”. Stetment Burhanudin menjadi kata kunci penulis untuk tegas mengatakan  bobroknya mental penggiat partai politik  negeri ini. Karena melahirkan sistem pemburu rente yang menghisap kekayaan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quo Vadis&lt;br /&gt;Partai politik (Parpol) bukan saja melahirkan dan menciptakan sistem yang korup tapi juga kelompok yang memberikan kontibusi besar terhadap pragmatisme dan praktek jual beli bangsa karena habitat parpol bercokol orang-orang yang haus akan kekuasaan, menumbalkan apapun dan dengan cara apapun demi terciptanya tahta kekuasaan. &lt;br /&gt;Menurut  Carl Friedrich, sebuah partai politik merupakan sekelompok manusia yang terorganisir yang stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan pemerintah bagi pimpinan partai dan berdasarkan penguasaan ini akan memberikan manfaat bagi anggota partainya, baik idealisme maupun kekayaan material serta perkembangan lainnya. Jadi wajarlah jika parpol di Indonesia cenderung melahirkan politisi bandit yang doyan menghalalkan kekuatan politik yang bisa dimanfaatkan  demi merebut dan mempertahankan kekuasaan infra struktur politik. oportunis dan pragmatis!&lt;br /&gt;Tapi yang mengherankan parpol di negeri ini malah tampak ada ketika menjelang pesta demokrasi.  Rakyat disajikan dengan slogan-slogan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan  yang seolah-olah  merupakan ciri perjuangan  parpol tersebut. Kemudian rakyat digiring, dipakaikan kaos berlambang parpol berikut jargonnya. Lalu rakyat dipaksa bersorak tepuk tangan menjadi suporter dan akhirnya memilih sang jagoan saat berada di kamar TPS (Tempat Pemilihan Suara). Mirisnya, setelah parpol tersebut menang rakyat tetap masih menjadi keranjang sampah, sesekali menahan lapar dan melirik dapur yang memang tak ngebul secara lancar.&lt;br /&gt;Pendidikan politik kepada rakyat mampet tersendat, karena memang tak ada pendidikan politik yang dilakukan oleh seluruh parpol di Indonesia. Padahal pendidikan politik sangatlah urgen dalam negara yang notabene penganut paham demokrasi. Parpol idealnya menjalankan program untuk kesejahterakan rakyat dengan kekuatan politik yang diamanatkan oleh rakyat. Terlebih parpol pemenang pemilu. Tapi ini justru malah sebaliknya yang terjadi, partai politik (baik pemenang maupun pecundang) malah semuanya bersatu  menjelma menjadi pemburu rente. Berdiri di rel kekuatan politik masing-masing untuk melakukan kerja politik mengeruk kekayaan bangsa, korupsi  secara sistematis dan massif dengan mengatasnamakan nasional interest (kepentingan rakyat banyak). Quo Vadis partai politik di negeri ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti Parpol&lt;br /&gt;Parpol hanya siap melakukan dan membangun kekuasaan tapi tidak pernah siap membangun masyarakat pada tingkat penyadaran peruntukan kekuasaan itu sendiri. Jadi perubahan bangsa yang sesungguhnya harus berhadapan dengan parpol dan anti parpol karena parpol apapun nama, warna, lambang dan ideologinya tidak akan pernah menjadi solusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kembali ke jati diri bangsa, kembali menjadi bangsa indonesia yang sebenar-benarnya tanpa partai politik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Penulis adalah Ketua DPC GMNI Serang&lt;br /&gt;                                        (Sudah Dimuat di BARAYAPOST, 4 Juni 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-572697786183998439?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/572697786183998439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=572697786183998439&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/572697786183998439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/572697786183998439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/partai-politik-sarang-koruptor.html' title='Partai Politik Sarang Koruptor'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-42k7BNDpw3w/TifWbgJ1EwI/AAAAAAAAAaE/sR6Akq8FlO0/s72-c/67786_kampanye_partai_demokrat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7989572956621431344</id><published>2011-07-19T10:32:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T10:38:23.387-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Aku Melihat Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-TNxTd0-2aCk/TiXAGVgrHUI/AAAAAAAAAZ8/Dsx03B0ZoeE/s1600/BK%2BPuisi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-TNxTd0-2aCk/TiXAGVgrHUI/AAAAAAAAAZ8/Dsx03B0ZoeE/s200/BK%2BPuisi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631118124182609218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karya Bung Karno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djikalau aku melihat gunung gunung membiru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat wadjah Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djikalau aku mendengar lautan membanting di pantai bergelora&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar suara Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djikalau aku melihat awan putih berarak di angkasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat keindahan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djikalau aku mendengarkan burung perkutut dipepuhunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengarkan suara Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djikalau aku melihat matanja rakjat Indonesia di pinggir djalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi sinar matanja anak anak ketjil Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sebenarnja melihat wadjah Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-7989572956621431344?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/7989572956621431344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=7989572956621431344&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7989572956621431344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7989572956621431344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/aku-melihat-indonesia.html' title='Aku Melihat Indonesia'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-TNxTd0-2aCk/TiXAGVgrHUI/AAAAAAAAAZ8/Dsx03B0ZoeE/s72-c/BK%2BPuisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5342398696211179482</id><published>2011-07-19T10:21:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T10:38:33.024-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Kekasihku Komunis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-KW2xjZhbw4g/TiW-wnX8y-I/AAAAAAAAAZ0/T8z8z5Wwxfc/s1600/Aidit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-KW2xjZhbw4g/TiW-wnX8y-I/AAAAAAAAAZ0/T8z8z5Wwxfc/s200/Aidit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5631116651509107682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karya : Edward | Dibaca : 2499 Kali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan Lihat dan Kunjungi Karya Anda di BLOG SUKAINTERNET&lt;br /&gt;Visit www.SUKAINTERNET.BLOGSPOT.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Walau bagaimanapun, kau adalah kekasihku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski darah Komunis mengalir ditubuhmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kau bukanLagi asli perawan utuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab kemarin kita saling memacu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" aku masih ingat saat kau kejang "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kau panggil dan minta agar aku berjanji mengawinimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah kiranya, darah komunis mengaliri tubuh sintalmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalilah pada kemurnian Pancasila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, Pancasila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali, pada saat orang cadel berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" P-A-N-C-A-S-I-L-A "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, kau benar, PANCASILA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemurnian luruh darah merah putih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5342398696211179482?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5342398696211179482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5342398696211179482&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5342398696211179482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5342398696211179482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/kekasihku-komunis.html' title='Kekasihku Komunis'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-KW2xjZhbw4g/TiW-wnX8y-I/AAAAAAAAAZ0/T8z8z5Wwxfc/s72-c/Aidit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-1532993192492471660</id><published>2011-07-09T03:18:00.000-07:00</published><updated>2011-07-09T03:47:12.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>GMNI BUKAN KOMUNIS!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Ct45Ct9mnLM/Thgr8RaQcwI/AAAAAAAAAZs/6kQUQ9qzjVw/s1600/aksi%2Bke%2BMUI%2B%252830%2529.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 44px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Ct45Ct9mnLM/Thgr8RaQcwI/AAAAAAAAAZs/6kQUQ9qzjVw/s200/aksi%2Bke%2BMUI%2B%252830%2529.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627296048865112834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Sikap DPC GMNI Serang, saat aksi 30 Juni 2011 di depan Kantor MUI Kabupaten Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Pejuang-Pemikir!&lt;br /&gt;Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah hasil proses peleburan 3 (tiga)  organisasi mahasiswa, yaitu; Gerakan Mahasiswa Marhaenis Berpusat di Yogyakarta, Gerakan Mahasiswa Merdeka berpusat di Surabaya, dan Gerakan Mahasiswa Demokrat berpusat di Jakarta. GMNI lahir pada 23 Maret 1954 yang berazaskan Marhaenisme Ajaran Bung Karno (Sosio Nasionalisme, Sosio Demokrasi dan BerkeTuhanan YME) dan GMNI berideologi Pancasila 1 Juni 1945. jadi jelas tidak benar jika GMNI berideologi Komunisme sebagaimana stetment yang dikeluarkan oleh Ketua MUI Kabupaten Serang, KH. Syafe’i AN pada Seminar (24/6) di Auditorium Untirta.&lt;br /&gt;Stetment yang dilontarkan oleh Ketua MUI Kabupaten Serang tersebut telah menciderai nama baik GMNI sebagai organisasi kader yang berbasis di kalangan mahasiswa. Apakah sudah mati naluri ke-Ulamaan Ketua MUI Kabupaten Serang sehingga lancang menyebar sesuatu yang tidak benar (fitnah)?&lt;br /&gt;Seorang Ulama, semestinya selalu menjaga lisan dan perbuatannya. Memberi contoh dan menjadi contoh suritauladan yang baik. Tapi Ulama yang satu ini justru telah membangun konflik yang sangat  menciderai GMNI.&lt;br /&gt;Maka dari itu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Serang menyatakan:&lt;br /&gt;1. Mengecam Stetment Ketua MUI Kabupaten Serang, KH. Syafe’i AN yang memvonis GMNI Komunis.&lt;br /&gt;2. Mendesak Ketua MUI Kabupaten Serang secara pribadi dan Institusi mencabut stetmentnya dan meminta maaf kepada GMNI melalui media massa (media lokal dan nasional )&lt;br /&gt;3. Menegaskan bahwa GMNI Berideologi PANCASILA 1 Juni 1945.&lt;br /&gt;4. GMNI 100% Nasionalis.&lt;br /&gt;Merdeka!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-1532993192492471660?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/1532993192492471660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=1532993192492471660&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1532993192492471660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1532993192492471660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/gmni-bukan-komunis.html' title='GMNI BUKAN KOMUNIS!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Ct45Ct9mnLM/Thgr8RaQcwI/AAAAAAAAAZs/6kQUQ9qzjVw/s72-c/aksi%2Bke%2BMUI%2B%252830%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4378011266024575887</id><published>2011-07-09T03:04:00.000-07:00</published><updated>2011-07-09T03:47:19.148-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>DPRD BANTEN TIDAK MANUSIAWI!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-wQsy726j-os/ThgpXPpQuOI/AAAAAAAAAZg/GZm2XW37KW4/s1600/Toyota%2BKijang%2BInnova.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 177px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-wQsy726j-os/ThgpXPpQuOI/AAAAAAAAAZg/GZm2XW37KW4/s200/Toyota%2BKijang%2BInnova.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627293213712759010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan sikap Aksi 22 Juni di DPRD Banten terkait Pengadaan Mobil Dinas Pinjam Pakai yang terindikasi Melanggar Peraturan perundang-ungangan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Rakjat Djelata!&lt;br /&gt;DPRD Banten sebagai wakil rakyat semestinya bercokol orang-orang cerdas, mempunyai naluri kerakyatan dan tentunya pro terhadap rakyat. Tapi itu semua tergerus dengan kepentingan pribadi yang selalu mendewakan fasilitas mewah tanpa frestasi kinerja yang membanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil dinas  adalah salah satu contoh fasilitas DPRD Banten yang membuat rakyat Banten terluka. Karena mengeruk dana Rp. 16,8 miliar. Bukan nominal yang sedikit. Ironis! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parah lagi, dana yang digelontorkan untuk menyediakan Mobil Dinas tersebut terindikasi kongkalingkong antara Legislatif dan Eksekutif karena ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan berdasarkan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP ) BPK 2010 yang menyebutkan Pengadaan Mobil Dinas tidak tepat peruntukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini, Mobil Dinas yang menjadi temuan LHP BPK itu masih saja dinikmati oleh Anggota DPRD Banten tanpa ada rasa malu dan niat yang baik untuk mengembalikan Mobil Dinas hasil konspirasi tersebut. Benar-benar tidak manusiawi dan sudah rusak moral Anggota DPRD Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan temuan LHP BPK terkait Pengadaan Mobil Dinas tidak tepat peruntukannya itu. Maka, GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI) CABANG SERANG menyatakan sikap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. DPRD Banten harus mengembalikan Mobil Dinas.&lt;br /&gt;2. Mengecam Anggota DPRD Banten yang menerima Mobil Dinas.&lt;br /&gt;3. Mengutuk keras Politik Konspirasi di DPRD Banten.&lt;br /&gt;Merdeka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...Pejuang bukan hanya berjuang dengan teriakan tanpa makna, tetapi lebih berjalan atas nama hati nurani dan kejujuran...”(Bung Karno)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4378011266024575887?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4378011266024575887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4378011266024575887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4378011266024575887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4378011266024575887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/dprd-banten-tidak-manusiawi.html' title='DPRD BANTEN TIDAK MANUSIAWI!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-wQsy726j-os/ThgpXPpQuOI/AAAAAAAAAZg/GZm2XW37KW4/s72-c/Toyota%2BKijang%2BInnova.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6335479058608391949</id><published>2011-07-02T03:57:00.000-07:00</published><updated>2011-07-02T04:58:21.231-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>PANCASILA Adalah  MARHAENISME dan MARHAENISME Adalah PANCASILA*</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Woy8xUpx61g/Tg76lQxcpvI/AAAAAAAAAZQ/ed3IotP4Dhk/s1600/Dasar2-Marhaen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Woy8xUpx61g/Tg76lQxcpvI/AAAAAAAAAZQ/ed3IotP4Dhk/s200/Dasar2-Marhaen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624708502696797938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam rapat Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno dalam pidatonya yang khusus menjawab pertanyaan Ketua BPUPKI mengenai apa itu filosofie groundslag  atau dasr negara dari Indonesia yang akan dimerdekakan itu, menawarkan lima prinsip groundlag terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Nasionalisme;&lt;br /&gt;b. Internasionalisme/humanisme&lt;br /&gt;c. Demokrasi;&lt;br /&gt;d. Keadilan;&lt;br /&gt;e. Dan ke-Tuhanan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima prinsip yang ditawarkan oleh Bung Karno itu disebut jua PANCASILA.&lt;br /&gt;Bung Karno juga menawarkan alternatif berikut, bahwa kelima rumusan itu juga masih bisa disederhanakan lagi, menjadi cukup tiga prinsip saja, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Sosio-nasionalisme (gabungan pemadatan nasionalisme dangan internasionalisme);&lt;br /&gt;b. Sosio-demokrasi (gabungan demokrasi politik dengan demokrasi ekonomi), dan&lt;br /&gt;c. Berketuhanan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga prinsip itu oleh Bung Karno disebut juga sebagai TRISILA yang notabene sesungguhnya itu merupakan formulasi terbaru dari MARHAENISME sebagai hasil perenungan Bung Karno dan kemudian menjadi asas perjuangan organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Bahkan semua perenungan itu (baik yang versi 5 prinsip maupun 3 prinsip) oleh Bung Karno juga masih bisa diringkas lebih padat lagi menjadi satu prinsip UTUH kebersamaan, yaitu: GOTONG ROYONG atau disebut EKASILA. &lt;br /&gt;Tawaran Bung Karno itu ternyata diterima aklamasi oleh seluruh anggota BPUPKI, baik itu kalangan yang mewakili golongan Islam maupun yang mewakili golongan nasionalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               *Disampaikan pada saat Kajian Routin Wahana Institut (WI), 4 Juli 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6335479058608391949?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6335479058608391949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6335479058608391949&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6335479058608391949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6335479058608391949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/07/pancasila-adalah-marhaenisme-dan.html' title='PANCASILA Adalah  MARHAENISME dan MARHAENISME Adalah PANCASILA*'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Woy8xUpx61g/Tg76lQxcpvI/AAAAAAAAAZQ/ed3IotP4Dhk/s72-c/Dasar2-Marhaen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-9221923968693853154</id><published>2011-03-08T09:53:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T11:22:53.359-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>GERAKAN PEDULI DARSEM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qNqgxq2SVvM/TXZuD_GUqnI/AAAAAAAAAY8/Ln4Jp-28aWY/s1600/darsem.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 171px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qNqgxq2SVvM/TXZuD_GUqnI/AAAAAAAAAY8/Ln4Jp-28aWY/s200/darsem.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581769802928925298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Selamatkan Darsem dari Pancungan!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Darsem adalah seorang wanita TKI  asal Subang –Jawa Barat yang membunuh lelaki berkewarganegaraan Yaman bernama Walid -- yang beralamatkan di Distrik Al-Uraja, sebelah Selatan Kota Riyadh--setelah menjalani proses hukum, Darsem binti Daud Tawar divonis hukuman mati (pancung) pada Juni 2008. Akan tetapi, setelah mendapatkan maaf dari salah satu ahli waris korban. Darsem kemudian bisa dibebaskan dari hukuman mati (pancung) jika diganti dengan diyat sebesar 2 juta Riyal atau senilai Rp 4,7 milyar. Peristiwa kasus pembunuhan Walid terjadi pada Desember 2007. Darsem membunuh karena ingin membela diri ketika hendak diperkosa.&lt;br /&gt;Darsem membutuhkan seluruh bantuan seluruh warga Indonesia yang peduli kemanusiaan terlepas apapun perkaranya. Darsem dan seluruh TKI berhak mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Sempitnya lapangan pekerjaan membuat nekat untuk menjadi TKI. Peristiwa Darsem mengingatkan kepada seluruh pemangku kekuasaan di Indonesia (tak terkecuali Pemerintah Provinsi banten) untuk segera membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya sehingga tak perlu lagi untuk menjadi TKI karena resiko TKI sagatlah berat. &lt;br /&gt;GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI) CABANG SERANG, Sebagai Organisasi yang berjuang bersama rakyat dalam mewujudkan Sosialisme Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD’45 berpartisifasi untuk mengurangi beban Darsem karena pemerintah sudah tidak mampu melindungi Bangsanya sendiri dan selalu lamban dalam bertindak. Stop Eksploitasi Manusia!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Merdeka! &lt;br /&gt;Marhaen Menang!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anda Bisa Salurkan ke Nomor Rekening DPC GMNI SERANG&lt;br /&gt;0011766080100 BANK JABAR BANTEN a.n Nining Rodianah (BENDAHARA)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-9221923968693853154?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/9221923968693853154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=9221923968693853154&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/9221923968693853154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/9221923968693853154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/03/gerakan-peduli-darsem.html' title='GERAKAN PEDULI DARSEM'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qNqgxq2SVvM/TXZuD_GUqnI/AAAAAAAAAY8/Ln4Jp-28aWY/s72-c/darsem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8139065694125771410</id><published>2011-03-05T08:19:00.000-08:00</published><updated>2011-03-05T08:31:53.234-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Komunisme dan Pan-Islamisme  Tan Malaka (1922)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KESoVSCYAQ0/TXJkh0LYCPI/AAAAAAAAAY0/7dYdvqogVPM/s1600/Tan_Malaka_by_deGimbalz.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 226px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KESoVSCYAQ0/TXJkh0LYCPI/AAAAAAAAAY0/7dYdvqogVPM/s320/Tan_Malaka_by_deGimbalz.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580633420370282738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah: Ted Sprague, Agustus 2009 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kamerad! Setelah mendengar pidato-pidato Jenderal Zinoviev, Jenderal Radek dan kamerad-kamerad Eropa lainnya, serta berkenaan dengan pentingnya, untuk kita di Timur juga, masalah front persatuan, saya pikir saya harus angkat bicara, atas nama Partai Komunis Jawa, untuk jutaan rakyat tertindas di Timur.&lt;br /&gt;Saya harus mengajukan beberapa pertanyaan kepada kedua jenderal tersebut. Mungkin Jenderal Zinoviev tidak memikirkan mengenai sebuah front persatuan di Jawa; mungkin front persatuan kita adalah sesuatu yang berbeda. Tetapi keputusan dari Kongres Komunis Internasional Kedua secara praktis berarti bahwa kita harus membentuk sebuah front persatuan dengan kubu nasionalisme revolusioner.  Karena, seperti yang harus kita akui, pembentukan sebuah front bersatu juga perlu di negara kita, front persatuan kita tidak bisa dibentuk dengan kaum Sosial Demokrat  tetapi harus dengan kaum nasionalis revolusioner. Namun taktik yang digunakan oleh kaum nasionalis seringkali berbeda dengan taktik kita; sebagai contoh, taktik pemboikotan dan perjuangan pembebasan kaum Muslim, Pan-Islamisme. Dua hal inilah yang secara khusus saya pertimbangkan, sehingga saya bertanya begini. Pertama, apakah kita akan mendukung gerakan boikot atau tidak? Kedua, apakah kita akan mendukung Pan-Islamisme, ya atau tidak? Bila ya, seberapa jauh kita akan terlibat?&lt;br /&gt;Metode boikot, harus saya akui, bukanlah sebuah metode Komunis, tapi hal itu adalah salah satu senjata paling tajam yang tersedia pada situasi penaklukan politik-militer di Timur. Dalam dua tahun terakhir kita telah menyaksikan keberhasilan aksi boikot rakyat Mesir 1919 melawan imperialisme Inggris, dan lagi boikot besar oleh Cina di akhir tahun 1919 dan awal tahun 1920. Gerakan boikot terbaru terjadi di India Inggris. Kita bisa melihat bahwa dalam beberapa tahun kedepan bentuk-bentuk pemboikotan lain akan digunakan di  timur. Kita tahu bahwa ini bukan metode kita; ini adalah sebuah metode borjuis kecil, satu metode kepunyaan kaum borjuis nasionalis. Lebih jauh kita bisa mengatakan; bahwa pemboikotan berarti dukungan terhadap kapitalisme domestik; tetapi kita juga telah menyaksikan bahwa setelah gerakan boikot di India, kini ada 1800 pemimpin yang dipenjara, bahwa pemboikotan telah membangkitkan sebuah atmosfer yang sangat revolusioner, dan gerakan boikot ini telah memaksa pemerintahan Inggris untuk meminta bantuan militer kepada Jepang, untuk menjaga-jaga kalau gerakan ini akan berkembang menjadi sebuah pemeberontakan bersenjata. Kita juga tahu bahwa para pemimpin  Mahommedan di India – Dr. Kirchief, Hasret Mahoni dan Ali bersaudara – pada kenyataannya adalah kaum nasionalis; kita tidak melihat sebuah pemberontakan ketika Gandhi dipenjara. Tapi rakyat di India sangat paham seperti halnya setiap kaum revolusioner disana: bahwa sebuah pemberontakan lokal hanya akan berahir dalam kekalahan, karena kita tidak punya senjata atau militer lainnya di sana, oleh karena itu masalah gerakan boikot akan, sekarang atau di hari depan, menjadi sebuah masalah yang mendesak bagi kita kaum Komunis. Baik di India maupun Jawa kita sadar bahwa banyak kaum Komunis yang cenderung ingin memproklamirkan sebuah gerakan boikot di Jawa, mungkin karena ide-ide Komunis yang berasal dari Rusia telah lama dilupakan, atau mungkin ada semacam pelepasan mood Komunis yang besar di India yang bisa menentang semua gerakan. Bagaimanapun juga kita dihadapkan pada pertanyaan: apakah kita akan mendukung taktik ini, ya atau tidak? Dan seberapa jauh kita akan mendukung?&lt;br /&gt;Pan-Islamisme adalah sebuah sejarah yang panjang. Pertama saya akan berbicara tentang pengalaman kita di Hindia Belanda dimana kita telah bekerja sama dengan kaum Islamis. Di Jawa kita memiliki sebuah organisasi yang sangat besar dengan banyak petani yang sangat miskin, yaitu Sarekat Islam. Antara tahun 1912 dan 1916 organisasi ini memiliki sejuta anggota, mungkin sebanyak tiga atau empat juta. Itu adalah sebuah gerakan popular yang sangat besar, yang timbul secara spontan dan sangat revolusioner.&lt;br /&gt;Hingga tahun 1921 kita berkolaborasi dengan mereka. Partai kita, terdiri dari 13,000 anggota, masuk ke pergerakan popular ini dan melakukan propaganda di dalamnya. Pada tahun 1921 kita berhasil membuat Sarekat Islam mengadopsi program kita. Sarekat Islam juga melakukan agitasii pedesaan mengenai kontrol pabrik-pabrik dan slogan: Semua kekuasaan untuk kaum tani miskin, Semua kekuasaan untuk kaum proletar! Dengan demikian Sarekat Islam melakukan propaganda yang sama seperti Partai Komunis kita, hanya saja terkadang menggunakan nama yang berbeda.&lt;br /&gt;Namun pada tahun 1921 sebuah perpecahan timbul karena kritik yang ceroboh terhadap kepemimpinan Sarekat Islam. Pemerintah melalui agen-agennya di Sarekat Islam mengeksploitasi perpecahan ini, dan juga mengeksploitasi keputusan Kongres Komunis Internasional Kedua: Perjuangan melawan Pan-Islamisme! Apa kata mereka kepada para petani jelata? Mereka bilang: Lihatlah, Komunis tidak hanya menginginkan perpecahan, mereka ingin menghancurkan agamamu! Itu terlalu berlebihan bagi seorang petani muslim. Sang petani berpikir: aku telah kehilangan segalanya di dunia ini, haruskah aku kehilangan surgaku juga? Tidak akan! Ini adalah cara seorang Muslim jelata berpikir. Para propagandis dari agen-agen pemerintah telah berhasil mengeksploitasi ini dengan sangat baik. Jadi kita pecah. [Ketua: Waktu anda telah habis]&lt;br /&gt;Saya datang dari Hindia Belanda, dan menempuh perjalanan selama empat puluh hari .[Tepuk Tangan]&lt;br /&gt;Para anggota Sarekat Islam percaya pada propaganda kita dan tetap bersama kita di perut mereka, untuk menggunakan sebuah ekspresi yang popular, tetapi di hati mereka mereka masih bersama Sarekat Islam, dengan surga mereka. Karena surga adalah sesuatu yang tidak bisa kita berikan kepada mereka. Karena itulah, mereka memboikot pertemuan-peretemuan kita dan kita tidak bisa melanjutkan propaganda kita lagi.&lt;br /&gt;Sejak awal tahun lalu kita telah bekerja untuk membangun kembali hubungan kita dengan Sarekat Islam. Pada kongres kami bulan Desember tahun lalu kita mengatakan bahwa Muslim di Kaukasus dan negara-negara lain, yang bekerjasama dengan Uni Soviet dan berjuang melawan kapitalisme internasional, memahami agama mereka dengan lebih baik, kami juga mengatakan bahwa, jika mereka ingin membuat sebuah propaganda mengenai agama mereka, mereka bisa melakukan ini, meskipun mereka tidak boleh melakukannya di dalam pertemuan-pertemuan tetapi di masjid-masjid.&lt;br /&gt;Kami telah ditanya di pertemuan-pertemuan publik: Apakah Anda Muslim - ya atau tidak? Apakah Anda percaya pada Tuhan – ya atau tidak? Bagaimana kita menjawabnya? Ya, saya katakan, ketika saya berdiri di depan Tuhan saya adalah seorang Muslim, tapi ketika saya berdiri di depan banyak orang saya bukan seorang Muslim [Tepuk Tangan Meriah], karena Tuhan mengatakan bahwa banyak iblis di antara banyak manusia! [Tepuk Tangan Meriah] Jadi kami telah mengantarkan sebuah kekalahan pada para pemimpin mereka dengan Qur’an di tangan kita, dan di kongres kami tahun lalu kami telah memaksa para pemimpin mereka, melalui anggota mereka sendiri, untuk bekerjasama dengan kami.&lt;br /&gt;Ketika sebuah pemogokan umum terjadi pada bulan Maret tahun lalu, para pekerja Muslim membutuhkan kami, karena kami memiliki pekerja kereta api di bawah kepemimpinan kami. Para pemimpin Sarekat Islam berkata: Anda ingin bekerjasama dengan kami, jadi Anda harus menolong kami juga. Tentu saja kami mendatangi mereka, dan berkata: Ya, Tuhan Anda maha kuasa, tapi Dia telah mengatakan bahwa di dunia ini pekerja kereta api adalah lebih berkuasa! [Tepuk Tangan Meriah] Pekerja kereta api adalah komite eksekutif Tuhan di dunia ini. [Tertawa]&lt;br /&gt;Tapi ini tidak menyelesaikan masalah kita, jika kita pecah lagi dengan mereka kita bisa yakin bahwa para agen pemerintah akan berada di sana lagi dengan argumen Pan-Islamisme mereka. Jadi masalah Pan-Islamisme adalah sebuah masalah yang sangat mendadak.&lt;br /&gt;Tapi sekarang pertama-tama kita harus paham benar apa arti sesungguhnya dari kata Pan-Islamisme. Dulu, ini mempunyai sebuah makna historis dan berarti bahwa Islam harus menaklukkan seluruh dunia, pedang di tangan, dan ini harus dilakukan di bawah kepemimpinan seorang Khalifah [Pemimpin dari Negara Islam – Ed.], dan Sang Khalifah haruslah keturunan Arab. 400 tahun setelah meninggalnya Muhammad, kaum muslim terpisah menjadi tiga Negara besar dan oleh karena itu Perang Suci ini telah kehilangan arti pentingnya bagi semua dunia Islam. Hilang artinya bahwa, atas nama Tuhan, Khalifah dan agama Islam harus menaklukkan dunia, karena Khalifah Spanyol mengatakan, aku adalah benar-benar Khalifah sesungguhnya, aku harus membawa panji [Islam], dan Khalifah Mesir mengatakan hal yang sama, serta Khalifah Baghdad berkata, Aku adalah Khalifah yang sebenarnya, karena aku berasal dari suku Arab Quraish.&lt;br /&gt;Jadi Pan-Islamisme tidak lagi memiliki arti sebenarnya, tapi kini dalam prakteknya memiliki sebuah arti yang benar-benar berbeda. Saat ini, Pan-Islamisme berarti perjuangan untuk pembebasan nasional, karena bagi kaum Muslim Islam adalah segalanya: tidak hanya agama, tetapi juga Negara, ekonomi, makanan, dan segalanya. Dengan demikian Pan-Islamisme saat ini berarti persaudaraan antar sesama Muslim, dan perjuangan kemerdakaan bukan hanya untuk Arab tetapi juga India, Jawa dan semua Muslim yang tertindas. Persaudaraan ini berarti perjuangan kemerdekaan praktis bukan hanya melawan kapitalisme Belanda, tapi juga kapitalisme Inggris, Perancis dan Itali, oleh karena itu melawan kapitalisme secara keseluruhan. Itulah arti Pan-Islamisme saat ini di Indonesia di antara rakyat kolonial yang tertindas, menurut propaganda rahasia mereka – perjuangan melawan semua kekuasaan imperialis di dunia.&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah tugas yang baru untuk kita. Seperti halnya kita ingin mendukung perjuangan nasional, kita juga ingin mendukung perjuangan kemerdekaan 250 juta Muslim yang sangat pemberani, yang hidup di bawah kekuasaaan imperialis. Karena itu saya tanya sekali lagi: haruskah kita mendukung Pan-Islamisme, dalam pengertian ini?&lt;br /&gt;Saya akhiri pidato saya. [Tepuk Tangan Meriah]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8139065694125771410?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8139065694125771410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8139065694125771410&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8139065694125771410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8139065694125771410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/03/komunisme-dan-pan-islamisme-tan-malaka.html' title='Komunisme dan Pan-Islamisme  Tan Malaka (1922)'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KESoVSCYAQ0/TXJkh0LYCPI/AAAAAAAAAY0/7dYdvqogVPM/s72-c/Tan_Malaka_by_deGimbalz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-410815246982047549</id><published>2011-03-04T01:04:00.000-08:00</published><updated>2011-03-04T01:46:13.124-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>PSSI Versus MENPORA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-UKMX8_TCNoQ/TXCsaMVwssI/AAAAAAAAAX0/_aKaVLPTEH8/s1600/pssi%2Bn%2Bmenpora.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 264px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-UKMX8_TCNoQ/TXCsaMVwssI/AAAAAAAAAX0/_aKaVLPTEH8/s320/pssi%2Bn%2Bmenpora.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580149504301118146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) seyogyanya adalah Organisasi tertinggi yang menjadi kebanggaan penikmat sepak bola nasional. Namun kenyataannya berbalik karena krisis prestasi pesebakbolaan Indonesia yang kian miris di bawah pimpinan Nurdin Halid membuat para pencinta Sepak Bola Indonesia berang melihat Timnas Muda (U23) dan Timnas Senior masih belum bisa membuat  penonton tersenyum bangga. Sebuah krisis prestasi yang berujung sakaratul maut!&lt;br /&gt;Di ajang AFF, Timnas Senior belum pernah mengecap juara, bahkan harus pasrah dipermalukan oleh Malaysia di final pada akhir 2010 lalu meskipun tidak terlepas dari perjuangan pemain naturalisasi. Februari 2011 stadion Jaka Baring Palembang menjadi saksi abadi kekelahan Timnas Garuda (U23) pada praolimpiade yang  harus puas dicukur tim tamu. Ada apa dengan  PSSI? Human error atau Sistem error? Kerinduan masyarakat Indonesia sudah sangat berkarat, penantian prestasi Timnas Garuda kebanggaan yang tak kunjung datang. Karena taksa dipungkiri Sepak Bola merupakan olahraga rakyat yang tidak akan ada mati-matinya di Negeri ini. Dan tidak mengherankan jika Suporter Indonesia terkenal paling fanatik di Dunia melebihi Suporter Inggris.&lt;br /&gt;Beberapa hari ini marak di dunia massa menyoroti aksi Suporter sepak bola yang berunjuk rasa di berbagai daerah menuntut Revolusi PSSI dengan menjungkal Nurdin Halid walalupun ini bukan aksi yang pertama kalinya. Gelombang aksi makin memanas  dengan bumbu-bumbu pro-kontra terhadap Ketua PSSI dua periode tersebut. Akibatnya juga fatal terjadi bentrok dua kubu pro-kontra seperti yang terjadi di Makasar dan Jakarta. Fenomena latah dari Revolusi Mesir dan Libya yang bentrok antara pro dan kontra? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pamer Kekuasaan&lt;br /&gt;Gelombang aksi ribuan Suporter yang menuntut Nurdin Halid turun dari kursi ketua PSSI cukup sporadis setelah tim verifikasi PSSI mengumumkan dua calon ketua PSSI yang lolos seleksi, Nurdin Halid dan Nirwan Bakri. Tim verifikasi mantap mendiskualifikasikan  dua pesaing Nurdin, George Toisutta dan Arifin Panigoro yang berbuntut banding. Percikan api dari komite pemilihan ketua PSSI itulah memancing kemarahan ribuan pecinta sepak bola Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng ikut bernyanyi dengan lagu intervensi menyerukan koreksi terhadap hasil verifikasi komite pemilihan PSSI dan mengancam akan memberikan sanksi jika tegurannya itu tidak diindahkan. Padahal jelas menurut ketua komite Banding, Tjipta Lesmana, Stetment Menpora telah melanggar Statuta FIFA yang  melarang setiap bentuk intervensi dan campur tangan pemerintah. Komite Bandingpun merasa tertekan dengan intervensi Menpora. Akhirnya Komite Banding mengagetkan seluruh pencinta sepak bola nasional dengan keputusan menolak banding George Toisutta dan Arifin Panigoro serta menganulir Nurdin Halid dan Nirwan Bakri sebagai calon ketua PSSI. Sebuah keputusan yang terkesan tanpa solusi konkret.&lt;br /&gt;Polemik Pro-Konta PSSI versus Menpora menjadi isu seksi yang tak bisa dilewatkan. Ketua DPR Marjuki Ali turut menanggapi kontroversi PSSI, menurut Marjuki PSSI harus lebih terbuka karena PSSI bukan milik partai politik dan PSSI merupakan ruang publik non partisan. &lt;br /&gt;Perseteruan antara PSSI versus Menpora bukan konflik spesial yang pro terhadap revolusi Sepak Bola Indonesia. Perseteruan ini hanya sebatas adu gengsi pamer kekuasaan antara dua kubu rezim. Keduanya masing-masing mempunyai dua warna dominan “Si Kuning dan Si Biru” yang memang terlihat kurang harmonis pasca adu otak  di paripurna mafia pajak. Politisasi benar-benar merambah ke berbagai penjuru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi PSSI&lt;br /&gt;Nurdin Halid merupakan sosok kontroversi.Mantan Manajer PSM Makasar ini pernah tersandung pidana korupsi yang ‘memaksa’ ia memimpin PSSI dari balik jeruji pada tahun 2003 sampai 2005. Nurdin figur yang super kebal terhadap kecaman,, ia tetap tegak berdiri dalam naungan panji-panji PSSI. Belum ada tanda-tandanya untuk turun dari tahta PSSI. Walaupun sebenarnya dia sadar  bahwa dalam kepemimpinannya Sepak Bola Indonesia miskin prestasi. Kader Golkar satu ini benar-benar pantang mundur bahkan ia berdalih bahwa aksi Suporter yang mengecam dirinya itu salah sasaran. Tak ayal Bos Golkar, Aburizal Bakripun unjuk bicara dan siap memberi dukungan kepada kadernya yang menurutnya sekarang  terzolimi.&lt;br /&gt; Isu Revolusi PSSI dari ribuan Suporter Indonesia adalah suatu yang mutlak bertujuan untuk melakukan perubahan-perubahan luas dan mendasar dalam hal struktur, sikap dan prilaku individu di dalam organisasi PSSI. Itulah yang menjadi tuntutan bersama para suporter pecinta sepak bola Indonesia. Sepak Bola Indonesia akan maju jika secara berkala PSSI mendidik bibit-bibit pemain muda dengan cara kompetisi, dan pembinaan pemain berbakat secara periodik serta didukung oleh perangkat pengurus yang benar-benar berupaya untuk memajukan Sepak Bola nasional.&lt;br /&gt;Delapan tahun sudah Nurdin Halid menjadi ketua umum PSSI, layaknya cukup sudah manusia super kontroversi itu memimpin PSSI melihat kinerja, sepakterjang  sang ketua yang selalu tak memenuhi target alias Gagal...! tidak ada prestasi, miskin gelar dan jauh dari kebangggan. Garuda tetap didadaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Adalah Ketua DPC GMNI SERANG&lt;br /&gt;Penikmat  Sepak Bola Indonesia, &lt;br /&gt;(Artikel ini sudah dimuat di Baraya Post,2 Maret 2011 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-410815246982047549?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/410815246982047549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=410815246982047549&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/410815246982047549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/410815246982047549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/03/pssi-versus-menpora.html' title='PSSI Versus MENPORA'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UKMX8_TCNoQ/TXCsaMVwssI/AAAAAAAAAX0/_aKaVLPTEH8/s72-c/pssi%2Bn%2Bmenpora.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3716138506613021874</id><published>2011-01-14T10:42:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T11:30:59.954-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Tragedi MALARI, Peringatan Sejarah</title><content type='html'>“Mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang progressif-revolusioner, mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang menyuarakan suara rakyat.” (Bung Karno) &lt;br /&gt;Hari ini (15/1), 37 tahun yang silam, terjadi Peristiwa Malari (Malapetaka Januari) yang dilukiskan oleh sejarawan Australia M.C. Ricklefs sebagai "salah satu huru-hara paling buruk di ibu kota sejak jatuhnya Soekarno".&lt;br /&gt;Pada 37 tahun yang lalu, di awal pemerintahan Soeharto, tepatnya pada tanggal 15 Januari 1974, mahasiswa menunjukkan keprihatinan atas kondisi perekonomian bangsa. Penanaman Modal Asing (PMA) sangat berlebihan sehingga investor asing sangat mendominasi perekonomian bangsa. Puncaknya adalah dengan peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari 1974 (Malari), ketika Hariman Siregar sebagai ketua Dewan Mahasiswa UI (1973-1974) memimpin aksi pengepungan di Bandara Halim Perdana Kusuma. Peristiwa itu sebagai bentuk penyambutan kedatangan PM Jepang Tanaka Kakukei yang berkunjung pada 14-17 Januari ke Indonesia. &lt;br /&gt;Kedatangan Ketua Inter-Governmental Group on Indonesia (IGGI), Jan P. Pronk dijadikan momentum untuk demonstrasi antimodal asing. Klimaksnya, kedatangan PM Jepang, Januari 1974, disertai demonstrasi dan kerusuhan.&lt;br /&gt;Malapetaka 15 Januari 1974 yang lebih dikenal “Peristiwa Malari”, tercatat sedikitnya 11 orang meninggal, 300 luka-luka, 775 orang ditahan. Sebanyak 807 mobil dan 187 sepeda motor dirusak/dibakar, 144 bangunan rusak. Sebanyak 160 kg emas hilang dari sejumlah toko perhiasan.&lt;br /&gt;Semoga sejarah Tragedi paling parah pasca lengsernya Bung Karno itu bisa memberi sedikit peringatan kepada  rezim pemerintah pusat  dan rezim pemerintah daerah untuk lebih ‘waspada’ atau ‘stop’ menjalankan  Virus Drakula Neolib yang  menghisap darah segar rakyat pribumi itu. Karena sejarah mungkin berulang!&lt;br /&gt;Keberanian aktivis Hariman Siregar, dkk merangsang  libido spirit gerakan  untuk lebih progressif-revolusioner  agar mahasiswa sebagai agent of change dan  agent of social control tak hanya menjadi jargon belaka.&lt;br /&gt;Merdeka!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3716138506613021874?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3716138506613021874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3716138506613021874&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3716138506613021874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3716138506613021874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2011/01/tragedi-malari-peringatan-sejarah.html' title='Tragedi MALARI, Peringatan Sejarah'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3192083926413911289</id><published>2010-05-30T03:03:00.001-07:00</published><updated>2010-05-30T03:06:25.126-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Pidato Bung Karno di Kongres GMNI</title><content type='html'>Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa &lt;br /&gt;PIDATO TERTULIS PYM PRESIDEN SUKARNO PADA KONFERENSI BESAR GMNI DI KALIURANG JOGJAKARTA, 17 FEBRUARI 1959. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih dahulu saya mengucapkan selamat dengan Konferensi Besar GMNI ini. &lt;br /&gt;Dengan gembira saya membaca, bahwa asas tujuan GMNI adalah Marhaenisme. Apa sebab saya gembira? &lt;br /&gt;Tidak lain dan tidak bukan, karena lebih dari 30 tahun yang lalu saya juga pernah memimpin suatu gerakan rakyat -suatu partai politik- yang asasnya pun adalah Marhaenisme. &lt;br /&gt;Bagi saya asas Marhaenisme adalah suatu asas yang paling cocok untuk gerakan rakyat di Indonesia. Rumusannya adalah sebagai berikut: Marhaenisme adalah asas, yang menghendaki susunan masyarakat dan Negara yang didalam segala halnya menyelamatkan kaum Marhaen. Marhaenisme adalah cara perjuangan yang revolusioner sesuai dengan watak kaum Marhaen pada umumnya. Marhaenisme adalah dus asas dan cara perjuangan "tegelijk", menuju kepada hilangnya kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. Secara positif, maka Marhaenisme saya namakan juga sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi; karena nasionalismenya kaum Marhaen adalah nasionalisme yang social bewust dan karena demokrasinya kaum Marhaen adalah demokrasi yang social bewust pula. &lt;br /&gt;Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. &lt;br /&gt;Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain. &lt;br /&gt;Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur. &lt;br /&gt;Pokoknya ialah, bahwa Marhaenis adalah setiap orang yang menjalankan Marhaenisme seperti yang saya jelaskan di atas tadi. Camkan benar-benar: setiap kaum Marhaenis berjuang untuk kepentingan kaum Marhaen dan bersama-sama kaum Marhaen! &lt;br /&gt;Apa sebab pengertian tentang Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu saya kemukakan kepada Konferensi Besar GMNI dewasa ini? &lt;br /&gt;Karena saya tahu, bahwa dewasa ini ada banyak kesimpangsiuran tentang tafsir pengertian kata-kata Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu. &lt;br /&gt;Saya harapkan mudah-mudahan kata sambutan saya ini saudara camkan dengan sungguh-sungguh, dan saudara praktikkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam lingkungan dunia kecil mahasiswa, tetapi juga di dunia besar daripada massa Marhaen. &lt;br /&gt;Sebab tanpa massa Marhaen, maka gerakanmu akan menjadi steril! Karena itu: &lt;br /&gt;Lenyapkan sterilitiet dalam Gerakan Mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat Marhaenisme bernyala-nyala murni! Dan agar yang tidak murni terbakar mati! &lt;br /&gt;Sekian dulu, dan sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Konferensi Besar GMNI, dan mudah-mudahan berhasillah Konferensi Besar ini. &lt;br /&gt;Jakarta, 17 Februari 1959 &lt;br /&gt;PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/ PEMIMPIN BESAR REVOLUSI &lt;br /&gt;SUKARNO BAPAK MARHAENISME &lt;br /&gt;sumber: http://marhaenis.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3192083926413911289?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3192083926413911289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3192083926413911289&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3192083926413911289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3192083926413911289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2010/05/pidato-bung-karno-di-kongres-gmni.html' title='Pidato Bung Karno di Kongres GMNI'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2410941286381206186</id><published>2010-05-30T02:51:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T02:56:48.031-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Kata Mutiara 'Sang Singa Podium' Bung Karno</title><content type='html'>Kumpulan Kata-Kata Mutiara Bung Karno Presiden RI&lt;br /&gt;(1945 – 1966)&lt;br /&gt;“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)&lt;br /&gt;“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)&lt;br /&gt;“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)&lt;br /&gt;“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)&lt;br /&gt;“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)&lt;br /&gt;“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno&lt;br /&gt;“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)&lt;br /&gt;“……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)&lt;br /&gt;“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)&lt;br /&gt;“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)&lt;br /&gt;“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)&lt;br /&gt;“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)&lt;br /&gt;“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)&lt;br /&gt;“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)&lt;br /&gt;“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)&lt;br /&gt;Tentang nasionalisme&lt;br /&gt;• Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang membuat kita menjadi&lt;br /&gt;“perkakasnya Tuhan”, dan membuat kita menjadi “hidup di dalam&lt;br /&gt;rokh”.&lt;br /&gt;[Suluh Indonesia Muda, 1928]&lt;br /&gt;• Nasionalisme yang sejati, nasionalismenya itu bukan se-mata-mata&lt;br /&gt;copie atas tiruan dari Nasionalisme Barat, akan tetapi timbul dari rasa&lt;br /&gt;cinta akan manusia dan kemanusiaan.&lt;br /&gt;[Di bawah bendera revolusi, hlm. 5]&lt;br /&gt;• Nasionalisme Eropa ialah satu Nasionalisme yang bersifat serang&lt;br /&gt;menyerang, satu Nasionalisme yang mengejar keperluan Beograd, satu&lt;br /&gt;Nasionalisme perdagangan yang untung atau rugi, Nasionalisme&lt;br /&gt;semacam itu pastilah salah, pastilah binasa.&lt;br /&gt;[Di bawah bendera revolusi, hlm. 6]&lt;br /&gt;• Bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka dan menjadi buruh antara&lt;br /&gt;bangsa-bangsa. Tuan-tuan Hakim-itu bukan nyaman… Tidaklah&lt;br /&gt;karenanya wajib tiap-tiap nasionalls mencegah keadaan itu dengan&lt;br /&gt;seberat-beratnya ?&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 58]&lt;br /&gt;• Bangsa atau rakyat adalah satu jiwa. Jangan kita kira seperti kursikursi&lt;br /&gt;yang dijajarkan. Nah, oleh karena bangsa atau rakyat adalah satu&lt;br /&gt;jiwa, maka kita pada waktu memikirkan dasar statis atau dasar dinamis&lt;br /&gt;bagi bangsa, tidak boleh mencari hal-hal di luar jiwa rakyat itu&lt;br /&gt;Beograd.&lt;br /&gt;[[Pancasila sebagai dasar negara, hlm. 37]&lt;br /&gt;• Entah bagaimana tercapainya “persatuan” itu, entah bagaimana&lt;br /&gt;rupanya “persatuan” itu, akan tetapi kapal yang membawa kita ke&lt;br /&gt;Indonesia – Merdeka itu, ialah ….”Kapal Persatuan” adanya.&lt;br /&gt;[Di bawah bendera revolusi, hlm. 2]&lt;br /&gt;• Tidak ada dua bangsa yang cara berjuangnya sama. Tiap-tiap bangsa&lt;br /&gt;mempunyai cara berjuang Beograd, mempunyai karakteristik Beograd.&lt;br /&gt;Oleh karena pada hakekatnya bangsa sebagai individu mempunyai&lt;br /&gt;kepribadian Beograd.&lt;br /&gt;[[Pancasila sebagai dasar negara, hlm. 7 ]&lt;br /&gt;• Kita bangsa yang cinta perdamaian, tetapi lebih cinta kemerdekaan!&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1946 ]&lt;br /&gt;• Bangsa adalah segerombolan manusia yang keras ia punya keinginan&lt;br /&gt;bersatu dan mempunyai persamaan watak yang berdiam di atas satu&lt;br /&gt;geopolitik yang nyata satu persatuan.&lt;br /&gt;[[Pancasila sebagai dasar negara hlm. 58]&lt;br /&gt;• Kita dari Republik Indonesia dengan tegas menolak chauvinisme itu.&lt;br /&gt;Maka itu di samping sila kebangsaan dengan lekas-lekas kita taruhkan&lt;br /&gt;sila perikemanusiaan.&lt;br /&gt;[[Pancasila sebagai dasar negara, hlm. 64]&lt;br /&gt;• Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal&lt;br /&gt;dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat.&lt;br /&gt;[Bung Karno penyambung lidah rakyat, hlm. 69]&lt;br /&gt;• Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa&lt;br /&gt;pahlawannya.&lt;br /&gt;[Pidato Hari Pahlawan 10 Nop. 1961]&lt;br /&gt;• Di dalam arti inilah maka pengorbanan kawan Tjipto itu harus kita&lt;br /&gt;artikan: Tiada pengorbanan yang sia-sia. Tiada pengorbanan yang tak&lt;br /&gt;berfaedah. “No sacrifice is wasted”.&lt;br /&gt;[Suluh Indonesia Muda, 1928]&lt;br /&gt;• Tidak seorang yang menghitung-hitung : “Berapa untung yang kudapat&lt;br /&gt;nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk&lt;br /&gt;mempertahankannya.”&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1956]&lt;br /&gt;• Oleh karena itu, maka Marhaen tidak sahaja harus mengikhtiarkan&lt;br /&gt;Indonesia Merdeka, tidak sahaja harus mengikhtiarkan kemerdekaan&lt;br /&gt;nasional, tetapi juga harus menjaga yang di dalam kemerdekaan&lt;br /&gt;nasional itu harus Marhaen yang memegang kekuasaan.&lt;br /&gt;[Mencapai Indonesia Merdeka, 1933]&lt;br /&gt;• Ini Negara, alat perjuangan kita. Dulu alat perjuangan ialah partai. Nah,&lt;br /&gt;alat ini kita gerakkan. Keluar untuk menentang musuh yang hendak&lt;br /&gt;menyerang. Kedalam, memberantas penyakit di dalam pagar, tapi juga&lt;br /&gt;merealisasikan masyarakat adil dan makmur.&lt;br /&gt;[Pancasila sebagai dasar negara hlm. 60]&lt;br /&gt;• Dari sudut positif, kita tidak bisa membangunkan kultur kepribadian&lt;br /&gt;kita dengan sebaik-baiknya kalau tidak ada rasa kebangsaan yang&lt;br /&gt;sehat.&lt;br /&gt;[Pancasila sebagai dasar negara hlm. 65]&lt;br /&gt;• Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan&lt;br /&gt;nasib tanah air di dalam tangan kita Beograd. Hanya bangsa yang&lt;br /&gt;berani mengambil nasib dalam tangan Beograd, akan dapat berdiri&lt;br /&gt;dengan kuatnya.&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1945]&lt;br /&gt;• Dalam pidatoku, “Sekali Merdeka tetap Merdeka”! Kucetus semboyan:&lt;br /&gt;“Kita cinta damai, tetapi kita lebih cinta KEMERDEKAAN”.&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1946][Bung Karno penyambung lidah rakyat, hlm.&lt;br /&gt;69]&lt;br /&gt;• Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa&lt;br /&gt;pahlawannya.&lt;br /&gt;[Pidato Hari Pahlawan 10 Nop. 1961]&lt;br /&gt;• Di dalam arti inilah maka pengorbanan kawan Tjipto itu harus kita&lt;br /&gt;artikan: Tiada pengorbanan yang sia-sia. Tiada pengorbanan yang tak&lt;br /&gt;berfaedah. “No sacrifice is wasted”.&lt;br /&gt;[Suluh Indonesia Muda, 1928]&lt;br /&gt;• Tidak seorang yang menghitung-hitung : “Berapa untung yang kudapat&lt;br /&gt;nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk&lt;br /&gt;mempertahankannya.”&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1956]&lt;br /&gt;• Oleh karena itu, maka Marhaen tidak sahaja harus mengikhtiarkan&lt;br /&gt;Indonesia Merdeka, tidak sahaja harus mengikhtiarkan kemerdekaan&lt;br /&gt;nasional, tetapi juga harus menjaga yang di dalam kemerdekaan&lt;br /&gt;nasional itu harus Marhaen yang memegang kekuasaan.&lt;br /&gt;[Mencapai Indonesia Merdeka, 1933]&lt;br /&gt;• Ini Negara, alat perjuangan kita. Dulu alat perjuangan ialah partai. Nah,&lt;br /&gt;alat ini kita gerakkan. Keluar untuk menentang musuh yang hendak&lt;br /&gt;menyerang. Kedalam, memberantas penyakit di dalam pagar, tapi juga&lt;br /&gt;merealisasikan masyarakat adil dan makmur.&lt;br /&gt;[Pancasila sebagai dasar negara hlm. 60]&lt;br /&gt;• Dari sudut positif, kita tidak bisa membangunkan kultur kepribadian&lt;br /&gt;kita dengan sebaik-baiknya kalau tidak ada rasa kebangsaan yang&lt;br /&gt;sehat.&lt;br /&gt;[Pancasila sebagai dasar negara hlm. 65]&lt;br /&gt;• Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan&lt;br /&gt;nasib tanah air di dalam tangan kita Beograd. Hanya bangsa yang&lt;br /&gt;berani mengambil nasib dalam tangan Beograd, akan dapat berdiri&lt;br /&gt;dengan kuatnya.&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1945]&lt;br /&gt;• Dalam pidatoku, “Sekali Merdeka tetap Merdeka”! Kucetus semboyan:&lt;br /&gt;“Kita cinta damai, tetapi kita lebih cinta KEMERDEKAAN”.&lt;br /&gt;[Pidato HUT Proklamasi, 1946]&lt;br /&gt;Tentang kemerdekaan&lt;br /&gt;• Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang&lt;br /&gt;jiwanya berkobar-kobar dengan tekad Merdeka, – Merdeka atau mati !.&lt;br /&gt;1 Juni 1945 lahirnya Pancasila&lt;br /&gt;• We want to establish a state, “all for, all”, neither for a single&lt;br /&gt;individual nor for one group, whether it be a group of aristocracy or a&lt;br /&gt;group of wealthy-but, “all for all”.&lt;br /&gt;Kita ingin mendirikan satu Negara “semua buat semua”, bukan satu&lt;br /&gt;Negara untuk satu orang, bukan satu Negara untuk satu golongan,&lt;br /&gt;walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan Negara “semua buat&lt;br /&gt;semua”.&lt;br /&gt;1 Juni 1945 lahirnya Pancasila&lt;br /&gt;• Tokh diberi hak atau tidak diberi hak, tiap-tiap bangsa tidak boleh&lt;br /&gt;tidak, pasti akhirnya bangkit menggerakkan tenaganya, kalau ia sudah&lt;br /&gt;terlalu merasakan celakanya diri teraniaya oleh satu daya angkara&lt;br /&gt;murka. Jangan lagi manusla, jangan lagi bangsa walau cacingpun tentu&lt;br /&gt;bergerak berkelegut-kelegut kalau merasakan sakit.&lt;br /&gt;Indonesia menggugat, hlm. 09&lt;br /&gt;• Indonesia Merdeka hanyalah suatu jembatan walaupun jembatan emas&lt;br /&gt;di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama&lt;br /&gt;rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis.&lt;br /&gt;[Mencapai Indonesia Merdeka, 1933]&lt;br /&gt;• Jikalau kita membaca seorang pemimpin Irlandia lain, Erskin Childers&lt;br /&gt;berkata, “Kemerdekaan bukanlah soal tawar-menawar, kemerdekaan&lt;br /&gt;sebagai maut, dia ada atau tidak ada. Kalau orang, menguranginya,&lt;br /&gt;maka itu bukan kemerdekaan lagi”.&lt;br /&gt;Indonesia menggugat, hlm. 86&lt;br /&gt;• Kemerdekaan untuk merdeka. Kemerdekaan berarti mengakhiri untuk&lt;br /&gt;selama-lamanya penghisapan bangsa oleh bangsa, penghisapanpenghisapan&lt;br /&gt;yang tak langsung maupun penghisapan yang langsung.&lt;br /&gt;Pidato KTT Non-Blok, 1- 9 -1961&lt;br /&gt;• Selama rakyat belum mencapai kekuasaan politik atas negeri Beograd,&lt;br /&gt;maka sebagian atau semua syarat-syarat hidupnya, baik ekonomi,&lt;br /&gt;maupun sosial, maupun politik, diperuntukkan bagi yang bukan&lt;br /&gt;kepentingannya, bahkan bertentangan dengan kepentingannya.&lt;br /&gt;Indonesia menggugat, hlm. 81&lt;br /&gt;• Kemerdekaan adalah jembatan emas. di seberang jembatan, jembatan&lt;br /&gt;emas inilah kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia Merdeka yang&lt;br /&gt;gagah kuat, sehat, kekal dan abadi.&lt;br /&gt;[Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945]&lt;br /&gt;• Tetapi kecuali daripada itu, maka peristiwa menjadi merdekanya&lt;br /&gt;sesuatu bangsa yang tadinya dijajah oleh imperialisme bangsa lain,&lt;br /&gt;merdeka, betul-betul merdeka, dan bukan merdeka boneka.&lt;br /&gt;Kepada bangsaku hlm. 375&lt;br /&gt;• Perbaikan nasib ini hanyalah bisa datang seratus persen, bilamana&lt;br /&gt;masyarakat sudah tidak ada kapitalisme dan imperialisme.&lt;br /&gt;[Mencapai Indonesia Merdeka, 1933]&lt;br /&gt;Tentang imperialisme&lt;br /&gt;• Imperialisme bukan saja sistem atau nafsu menaklukkan negeri atau bangsa lain, tapi imperialisme bisa juga hanya nafsu atau sistem mempengaruhi ekonomi negeri dan bangsa lain. Ia tak usah dijalankan dengan pedang atau bedil atau meriam atau kapal perang, tak usah berupa pengluasan daerah negeri dengan kekerasan senjata sebagai diartikan oleh Van Kol, tetapi juga berjalan dengan “putarlidah” atau cara “halus-halusan” saja, bisa juga berjalan dengan cara “pénétration pacifique”.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 81]&lt;br /&gt;• Menurut keyakinan kami, hilangnya pemerintah asing dari Indonesia, belum tentu juga dibarengi oleh hilangnya imperialisme asing sama sekali.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 81]&lt;br /&gt;• Benar seperti kata Jean Juares, di dalam Dewan Rakyat Perancis terhadap wakil-wakil kaum modal, “Imperialisme itulah penghasut yang besar yang menyuruh berontak; karena itu bawalah ia ke depan polisi dan hakim.” Tapi bukan imperialisme, bukan sahabat-sahabat imperialisme yang kini berada di muka mahkamah tuan-tuan Hakim tetapi kami: Gatot Mangkoeprodjo, Maskoen, Soepriadinata, Sukarno.”&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 81]&lt;br /&gt;• Amboi-di manakah kekuatan duniawi yang bisa memadamkan tenaga&lt;br /&gt;sesuatu bangsa. Puluhan, ratusan, ya ribuan “penghasut” dan&lt;br /&gt;“opruieres” dan “ophitser” sudah di bui atau dibuang. Tapi tidaklah&lt;br /&gt;pergerakan yang umurnya lk. 20 tahun itu semakin menjadi besar ?&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 70]&lt;br /&gt;• Memang zaman imperialisme modern mendatangkan “kesopanan”,&lt;br /&gt;mendatangkan jalan-jalan tapi apakah itu setimbang dengan bencana&lt;br /&gt;yang disebabkan oleh usaha-usaha partikulir itu?&lt;br /&gt;Indonesia menggugat, hlm. 46&lt;br /&gt;• Sejak adanya “Opendeur Politik”, juga modal Inggeris, juga modal&lt;br /&gt;Amerika, juga modal Jepang, juga modal lain-lain, sehingga&lt;br /&gt;imperialisme di Indonesia kini jadi Internasional.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 51]&lt;br /&gt;• We are often told “Colonialism is dead”. Let us not be deceived or even&lt;br /&gt;soothed by that. I say to you, colonialism is not yet dead. How can we&lt;br /&gt;say it is dead, so long as vast areas of Asia and Africa are un-free. And&lt;br /&gt;I beg of you do not think of colonialism only in the classic form which&lt;br /&gt;we of Indonesia, and our brothers in different parts of Asia and Africa&lt;br /&gt;knew, colonialism has also its modern dress, in the form of economic&lt;br /&gt;control, intellectual control, actual physical control a small, but aliencommunity&lt;br /&gt;within a nation. It is a skillfull and determined enemy, and&lt;br /&gt;it appears in many guises. It does not give up its loot easily, wherever,&lt;br /&gt;whenever and however-it-appears, colonialism is an evil thing, and&lt;br /&gt;one must be eradicated from the earth.&lt;br /&gt;[Pidato Konperensi AA di Bandung pada tahun 1955, hlm. I8-4-´55]&lt;br /&gt;• Soal jajahan, adalah soal “rugi atau untung”, soal ini bukanlah soal&lt;br /&gt;kesopanan atau kewajiban, soal ini ialah soal mencari hidup, soal&lt;br /&gt;Business !.&lt;br /&gt;[Di bawah bendera revolusi, hlm. 51]&lt;br /&gt;• Perang Kemerdekaan Amerika adalah sukses pertama perang melawan&lt;br /&gt;kolonialls di dalam sejarah dunia (di permukaan bumi) Maka penyair&lt;br /&gt;Longfellow menulis:&lt;br /&gt;A cry defiance and not of fear.&lt;br /&gt;A voice in the darkness, a knock at the door.&lt;br /&gt;And a word that shall echo for evermore&lt;br /&gt;[Pidato Konperensi AA di Bandung pada tahun 1955, hlm. I8-4-´55]&lt;br /&gt;• Dalam tahun 1929 itu terlepaslah dari mulut saya kalimat yang&lt;br /&gt;terkenal, “Kaum imperialis, awaslah, jikalau nanti geledek Perang&lt;br /&gt;Pacific menyambar-nyambar dan membelah angkasa …., di situlah&lt;br /&gt;rakyat Indonesia melepaskan belenggu-belenggunya, di situ Rakyat&lt;br /&gt;Indonesia akan Merdeka.&lt;br /&gt;[Kepada bangsaku hlm. 316 ]&lt;br /&gt;• Memang Tuan Hakim, kami membicarakan bahwa Perang Pacific itu&lt;br /&gt;akan datang. Kami harus mengerti, jika bangsa Indonesia tidak segera&lt;br /&gt;menjadi bangsa yang teguh, kami bisa tidak tahan menderitakan&lt;br /&gt;pengaruh ledakan itu.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 164]&lt;br /&gt;• Pergerakan ini ialah antithese imperialisme yang terbikin oleh&lt;br /&gt;imperialisme Beograd. Bukan bikinan “penghasut”, bukan bikinan&lt;br /&gt;“opruieres”, pergerakan ini ialah bikinan kesengsaraan dan kemelaratan&lt;br /&gt;rakyat.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 71]&lt;br /&gt;• Bagaimana hakekatnya “budaya” atau “cultuur” yang didatangkan&lt;br /&gt;inperialisme moderen itu? Stockvis menyebutnya.” rakyat khatulistiwa&lt;br /&gt;yang korat-karit dan diperlakukan tidak semena-mena”.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 72]&lt;br /&gt;• Tuan-tuan Hakim, apakah sebabnya rakyat senantiasa percaya&lt;br /&gt;datangnya Ratu Adil. Dan sering kali kita mendengar di desa sini atau&lt;br /&gt;di desa situ telah muncul seorang “Imam Mahdi”, atau “Heru Cakra”.&lt;br /&gt;Tak lain tak bukan, karena rakyat menunggu dan mengharap&lt;br /&gt;pertolongan.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 75]&lt;br /&gt;• Tuan-tuan Hakim, apakah sebabnya rakyat senantiasa percaya&lt;br /&gt;datangnya Ratu Adil. Dan sering kali kita mendengar di desa sini atau&lt;br /&gt;di desa situ telah muncul seorang “Imam Mahdi”, atau “Heru Cakra”.&lt;br /&gt;Tak lain tak bukan, karena rakyat menunggu dan mengharap&lt;br /&gt;pertolongan.&lt;br /&gt;[Indonesia menggugat, hlm. 75]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2410941286381206186?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2410941286381206186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2410941286381206186&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2410941286381206186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2410941286381206186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2010/05/kata-mutiara-sang-singa-podium-bung.html' title='Kata Mutiara &apos;Sang Singa Podium&apos; Bung Karno'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-469699852004306922</id><published>2010-05-28T08:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T02:56:17.928-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Lama Tak Jumpa!</title><content type='html'>Sudah lama aku tak berkunjung di blog yang aneh ini...&lt;br /&gt;benar-benar kangen untuk menumpahkan unek dan duri di belenggu rantauan yang kian panas dan keras...&lt;br /&gt;dan tak terasa akupun telah menginjak semester 10,,huhuyyyy&lt;br /&gt;dan telah banyak aku bergerilya dalam gerakan keras dunia rantauan dan organisasi yang aku geluti...semoga pengabdian ini akan terasa maniesss....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-469699852004306922?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/469699852004306922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=469699852004306922&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/469699852004306922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/469699852004306922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2010/05/lama-tak-jumpa.html' title='Lama Tak Jumpa!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3787810598662692395</id><published>2009-10-30T22:04:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T02:56:57.086-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Pemuda Dalam Spirit Gotong Royong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SuvH99NBz4I/AAAAAAAAAWQ/ViQbPfoU9NQ/s1600-h/15t3b-10b-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SuvH99NBz4I/AAAAAAAAAWQ/ViQbPfoU9NQ/s400/15t3b-10b-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398628445548826498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Joe Marhaendra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pemuda merupakan tonggak sejarah yang terus menjadi sorotan dari zaman ke zaman. Terbukti 28 Oktober 1928 adalah gaung pemuda yang menjadi saksi sejarah. Sekedar pleidoskop,  ketika itu pemuda atas nama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) bersama  Jong Java, Jong Sumatra  dan Jong-Jong lainnya, bertemu di Oost-Java bioscoop Jakarta. Lalu ending dari spirit gotong royong pemuda saat itu terciptalah trisula sakti yang terkenal dangan ‘Sumpah Pemuda’. “Mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Bertanah-air yang satu, tanah-air Indonesia. dan mengaku menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”&lt;br /&gt;Romantisme sejarah  hingga saat ini terus menjadi kisah emas yang patut dikaji melihat pemuda terus berpacu dari masa ke masa sampai-sampai Founding Father menempatkan pemuda pada kelas yang dominan, "Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia." Itulah ungkapan Bung Karno yang menggambarkarkan pemuda sebagai aktor kekuatan perubahan. &lt;br /&gt;Spirit Gotong Royong&lt;br /&gt;Gotong royong adalah pengejawantahan tiga ajaran  Bung karno yang populer di sebut Trisila, yaitu Sosionasionalisme (gabungan pemadatan nasionalisme dengan internasionalisme), Sosiodemokrasi (gabungan demokrasi politik dengan demokrasi ekonomi), dan ke-Tuhanan.&lt;br /&gt;Dewasa ini meski terkesan berkompetisi, tapi spirit pemuda masih bisa dipatahkan sehingga pemuda kadang kala harus sabar menyusu lagi karena gesekan senioritas (kaum tua) bagai gurita menakutkan  yang siap menggoncang sendi idealisme.&lt;br /&gt;Pemuda saat ini cenderung lebih konsumtif dibandingkan dengan pemuda  zaman dulu yang terlihat produktif. Akhirnya spirit Gotong Royong ajaran Bung Karno hanya menjadi pusaka sejarah yang kusam. kata-kata  pemuda yang benar-benar menjadi sentral  perubahan itu hanya retorika penuh ilusi. (28/10/2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3787810598662692395?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3787810598662692395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3787810598662692395&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3787810598662692395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3787810598662692395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/10/pemuda-dalam-spirit-gotong-royong.html' title='Pemuda Dalam Spirit Gotong Royong'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SuvH99NBz4I/AAAAAAAAAWQ/ViQbPfoU9NQ/s72-c/15t3b-10b-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-9085087408651282454</id><published>2009-07-01T04:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T04:48:20.469-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>DILANJUTKAN DENGAN LEBIH CEPAT-LEBIH BAIK DEMI PRO RAKYAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SktMazrYf5I/AAAAAAAAAWA/cskoTO4guV8/s1600-h/joe+butet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 310px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SktMazrYf5I/AAAAAAAAAWA/cskoTO4guV8/s400/joe+butet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353456605492445074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Joe Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga Punggawa ksatria akan menjadi raja di Negeri yang penuh luka dan air mata. Negeri yang selalu terusik dan dipermainkan oleh pihak asing yang merongrong kedaulatan NKRI. Cerita ini memang cerita lama, tapi kisahnya tetap menggila dan membuat hati mengharu-biru. Nasionalisme bercampur Fanatisme saat mendengar Negeri ini diolok-olok, menyaksikan bangsa ini tak punya nyali. Wahai para kandidat tunjukkan pada rakyat dan dunia jika kalian memang para pemberani. Berani membela bangsa dan rakyatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia, Apa Mau mu?&lt;br /&gt;Ganyang Malaysia! Kata-kata warisan Singa Podium, panglima besar sekaligus penyambung lidah rakyat Indonesia, Bung Karno itu begitu melekat jika Indonesia berhadapan dengan negara Malaysia. dari konflik yang berhubungan dengan kedaulatan bangsa sampai konflik penyiksaan pembantu rumah tangga asal WNI oleh rumpun melayu satu ini. Apa sih yang mereka inginkan? Perang apa diplomasi? &lt;br /&gt;Masih ingat, Reog Ponorogo, Batik dan aneka seni lainnya mereka klaim milik dan asli dari negara mereka. Ambalad memang sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, menjadi incaran dari masa ke masa. Ejekan demi ejekan mereka lancarkan dengan masuknya kapal perang disepanjang pulau Ambalad. Itu  merupakan pukulan telak bagi kedaulatan NKRI. Tapi bangsa kita tetap santai, pemerintah kita seolah-olah tak ambil pusing. Sibuk tebar pesona, sibuk “Jual Indomie” dan menabuh janji. Terlalu sibuk tokoh bangsa beretorika ‘dilanjutkan dengan lebih cepat-lebih baik demi pro rakyat’. Belum ada ketegasan dari mereka yang mengaku hero itu seperti yang dulu diteriakkan oleh founding father, Ganyang Malaysia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Penyiksaan WNI&lt;br /&gt;Terlalu banyak penderitaan warga Indonesia yang telah dilecehkan oleh warga negeri Jiran tersebut kepada WNI. Sebut saja Nirmala Bonat (Mei 2004) pembantu asal NTT itu nekat kabur karena tak tahan disiksa majikannya, bayangkan! badannya penuh luka, kulitnya lebam dan bengkak bekas disetrika. Sadis!&lt;br /&gt;Di tahun 2007 banyak lagi korban kebiadaban pembantu rumah tangga asal Indonesia yang disiksa,disetrika, disiram larutan pemutih pakaian, gaji tidak dibayar, diancam dibunuh dan ada yang sampai tewas mengenaskan seperti Kurniasih (16/8) , wanita asal Demak -Jateng. Ceriyati (16/6), wanita asal Brebes yang nekat turun dari lantai 15 sebuah Apartemen  ternama di Kuala Lumpur,  mengunakan untaian baju dan kain. Parsiti (13/8) asal Wonosobo melarikan diri dari lantai 17 Apartemen. Maryati (02/9) asal Palembang dan Fiktoria Usnaat (22/10). Di tahun 2008, Indonesia dikejutkan dengan tewasnya Siti Fathonah, asal cilacap, Jateng yang tewas ditangan majikannya pada 12 September. Di pertengahan tahun 2009 ternyata masih saja WNI teraniaya, Siti Hajar (08/6) wanita asal Garut-Jabar ini melarikan diri karena tak tahan jadi “makanan empuk” majikannya dan 34 bulan gajinya belum dibayar. Sungguh tragis! 25 Juni yang lalu, Modesta Rengga Kaka (26) yang terus-menerus disiksa oleh bos biadabnya setelah kemudian diselamatkan polisi setelah mendapat laporan dari tetangganya karena tak tega melihat ia disiksa untuk berdiri di tengah malam saat hujan lebat. 19 bulan gajinya belum dibayar. Sungguh hebat kau Malaysia! Ringan tangan dan sungguh biadab. Tak berprikemanusiaan!&lt;br /&gt;Kita hanya bisa menyaksikan perih dan tragis melihat kenyataan yang menimpa saudara-saudara kita setanah air diperlakukan seperti boneka. Semoga pemerintah kita tidak seperti boneka yang hanya diam membisu. Semoga pemimpin kita menjelma seperti manusia setengah Dewa yang benar-benar tidak lamban dalam urusan penderitaan rakyat. Apa mesti kita lanjutkan? Atau lebih cepat lebih baik? Atau justru pilih yang pro rakyat?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-9085087408651282454?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/9085087408651282454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=9085087408651282454&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/9085087408651282454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/9085087408651282454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/07/dilanjutkan-dengan-lebih-cepat-lebih.html' title='DILANJUTKAN DENGAN LEBIH CEPAT-LEBIH BAIK DEMI PRO RAKYAT'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SktMazrYf5I/AAAAAAAAAWA/cskoTO4guV8/s72-c/joe+butet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3862428549585056698</id><published>2009-06-20T23:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-20T23:48:28.743-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Jangan Malu Hanya Baru Jadi Pembaca</title><content type='html'>Oleh Joe Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita hidup dalam peradaban otak, bukan hidup dalam pradaban otot,” slogan yang saya baca diwebsite persatuan pers mahasiswa Indonesia, kata-kata itulah yang membuat darah muda saya bergetar. Ternyata otak lebih menang ketimbang otot dan saatnya perang dengan pemikiran. bukti terbaru manusia aneh Limbad, Sang Pesulap yang mengandalkan Otot tersisihkan oleh Joe Sandy yang hanya mengandalkan logika pada tayangan salah satu program TV Swasta yang memperebutkan gelar The Master. &lt;br /&gt;Simpan golokmu!asah penamu! juga sangat fenomenal di telinga penggiat kuli tinta ‘memaksa’ untuk menyiapkan segudang amunisi argumentasi. Tulisan di lawan dengan tulisan, argumentasi ditendang dengan argumentasi. Hal itu pernah dilakukan oleh Bung Karno dan M. Natsir sebelum Indonesia diproklamirkan. Begitu juga dengan tulisan ini mencoba membuka cakrawala berfikir bahwa penonton (pembaca) bukan berarti miskin karya. karena penonton (pembaca) merupakan pendukung utama akan keberlangsungan media massa itu sendiri. Pembaca dan penonton sebenarnya raja. sama seperti pembeli yang disebut raja dalam dunia perdagangan raja, bebas mengatur hidupnya, bebas melakukan kebijakan-kebijakan politik, semua terserah pada Raja. Bebas mau membaca apa saja,  menonton apa saja, serial komedi, sinetron, action, adventure dan drama romantis. Tak kan ada penerima Piala Citra, panasonic award,  Nobel dan penulis best Seller jika penonton dan pembaca tidak berperan.&lt;br /&gt;Berawal Dari Baca&lt;br /&gt;Anak bangsa (Baca; Indonesia) harus up to date mengakses informasi, apalagi berita harian yang setiap hari berubah dan berkembang. Menguasai informasi sama saja mempersempit ruang pembodohan, agar benar-benar sejarah kelam Indonesia terjajah selama tiga abad lebih tidak terulang kembali. Membaca  jalan satu-satunya Menguasai informasi dan generasi yang cerdas adalah generasi yang banyak membaca.&lt;br /&gt;Penulis buku trilogi Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) , Ahmad Tohari berpendapat, semua pengarang itu sebelumnya pembaca yang rakus. Pembaca yang tidak pernah kenyang, selalu lapar dan haus akan informasi.&lt;br /&gt;Misalnya Tanmalaka, orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia yang terkenal dengan Buku Naar de Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) pada 1925, dan Massa Actie  (1926) jauh  sebelum Mohammad Hatta, yang menulis Indonesia Vrije (Indonesia Merdeka) sebagai pleidoi di depan pengadilan Belanda di Den Haag (1928), dan Bung Karno, yang menulis Menuju Indonesia Merdeka (1933).&lt;br /&gt;Buku Naar de Republiek Indonesia dan Massa Actie itulah yang kemudian menjadi santapan bergizi faunding fathers sehingga tergugah melahirkan karya baru demi teriptanya Indonesia berdulat, berdikari , bermartabat, adil dan makmur. &lt;br /&gt;Bung Karno salah satu seorang pembaca yang rakus. Bung Karno menghabiskan buku karya Tanmalaka dan tak aneh jika isi buku itu menjadi ilham dan dikutip Bung Karno dalam pleidoinya, Indonesia Menggugat . tidak hanya sang proklamator yang terinspirasi dari karya besar Tanmalaka. Pencipta lagu  wajib yang semua anak bangsa pasti tahu dan hafal betul. W.R. Supratman juga telah membaca habis Massa Actie. Ia memasukkan kalimat ”Indonesia tanah tumpah darahku” ke dalam lagu Indonesia Raya setelah diilhami dari Massa Actie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Pemenang&lt;br /&gt;Bung Karno dan W.R. Supratman pernahkah merasa malu ketika dulu baru hanya menjadi pembaca? merasa malu kalau karya mereka terinspirasi dari orang lain?  Founding Fathers malah menjadi pemenang yang tak hanya hidup ratusan tahun. Tapi mereka kekal, hidup selamanya. Dikenang setiap generasi. &lt;br /&gt;Tak salah ibu mengandung, ungkapan klasik pemberi spirit kebangkitan dalam setiap langkah, artinya tak ada yang salah dalam hidup ini, semua mengikuti arus. Tak ada yang salah hanya jadi kutu buku! Hanya jadi penonton! Semua mengalir, menyambung apa adanya berdasarkan porsi dalam mengejawantahkan hobi sehingga menjadi  minat dan bakat. Karena hidup berawal dari mimpi, begitu kata Bondan Feat 2Black.&lt;br /&gt;Terus membaca dan membaca. Jadilah pemenang! Dan yang terpenting jangan malu hanya baru menjadi pembaca!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3862428549585056698?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3862428549585056698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3862428549585056698&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3862428549585056698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3862428549585056698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/06/jangan-malu-hanya-baru-jadi-pembaca.html' title='Jangan Malu Hanya Baru Jadi Pembaca'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5576955600066133675</id><published>2009-05-29T22:56:00.000-07:00</published><updated>2009-06-20T23:48:34.038-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SiDPK4cyUAI/AAAAAAAAAV4/Rlcy74qWz7s/s1600-h/jc+fb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SiDPK4cyUAI/AAAAAAAAAV4/Rlcy74qWz7s/s400/jc+fb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341496943920173058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat atas dideklarasinya Usef Saefudin dan Juanda, menjadi Capres-Cawapres Mahasiswa IAIN "SMH" Banten. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;(Joe Corner, Save Our Unity)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5576955600066133675?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5576955600066133675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5576955600066133675&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5576955600066133675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5576955600066133675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/05/selamat-atas-dideklarasinya-usef.html' title=''/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SiDPK4cyUAI/AAAAAAAAAV4/Rlcy74qWz7s/s72-c/jc+fb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4032784352902685296</id><published>2009-05-27T01:40:00.001-07:00</published><updated>2009-06-20T23:48:42.272-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Press Release</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz8z47KaCI/AAAAAAAAAVo/UCrVRm65ix4/s1600-h/joe+corner+fik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 309px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz8z47KaCI/AAAAAAAAAVo/UCrVRm65ix4/s400/joe+corner+fik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340421226538625058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4032784352902685296?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4032784352902685296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4032784352902685296&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4032784352902685296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4032784352902685296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/05/release-joe-corner.html' title='Press Release'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz8z47KaCI/AAAAAAAAAVo/UCrVRm65ix4/s72-c/joe+corner+fik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8792106401659158521</id><published>2009-05-27T01:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-20T23:48:51.100-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Joe Corner</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz6m9WJqpI/AAAAAAAAAVQ/M7HxZkKuB_E/s1600-h/joe+corner+polos.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 179px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz6m9WJqpI/AAAAAAAAAVQ/M7HxZkKuB_E/s400/joe+corner+polos.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340418805364009618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Joe Corner merupakan sebuah gerakan menuju kejayaan KBM IAIN "SMHB" yang berdaulat dan bermartabat, berdiri pada 25 Mei 2009, Juanda Siregar sebagai Pembina, Lukmanul Hakim sebagai ketua Presidium dan Hana Habibah JS sebagai Sekretaris jendral.&lt;br /&gt;Joe Corner mempunyai Motto Berjuang-rebut-Menang. Bersemboyan Save Our Unity.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8792106401659158521?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8792106401659158521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8792106401659158521&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8792106401659158521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8792106401659158521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/05/joe-corner.html' title='Joe Corner'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/Shz6m9WJqpI/AAAAAAAAAVQ/M7HxZkKuB_E/s72-c/joe+corner+polos.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8645488379924541201</id><published>2009-02-18T08:22:00.001-08:00</published><updated>2009-02-18T09:30:57.111-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZw2rI144aI/AAAAAAAAAVA/DpqGG8YVVT0/s1600-h/caleg+no!.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZw2rI144aI/AAAAAAAAAVA/DpqGG8YVVT0/s400/caleg+no!.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304174575871386018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Warning&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;profil singkat:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tampang &lt;em&gt;sih&lt;/em&gt; kaya "politisi prematur," &lt;br /&gt;hobinya megobral jaanji-janji surga (JJS), pemuda yang tak punya tampang akademis. meski berwajah proletar-jauh dari borjuis- ini orang narsis BGT euyyy ,penganut politisi abu-abu tulen, bahkan hitam pekat. &lt;br /&gt;prinsip ideologinya pragmatis dan uportunis.&lt;br /&gt;jangan dipilih calon koruptor seperti ini.(^_^)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8645488379924541201?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8645488379924541201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8645488379924541201&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8645488379924541201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8645488379924541201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/02/warning-jangan-pilih-ini-contoh-tampang.html' title=''/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZw2rI144aI/AAAAAAAAAVA/DpqGG8YVVT0/s72-c/caleg+no!.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7829738778389596614</id><published>2009-02-18T07:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T09:31:08.862-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>GOLPUT DIVONIS HARAM</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZwz26ekgOI/AAAAAAAAAU4/qUEhc5Fsia0/s1600-h/68675.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 360px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZwz26ekgOI/AAAAAAAAAU4/qUEhc5Fsia0/s400/68675.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304171479639032034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebuah Fatwa Gegabah&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Oleh Juanda el-Bangka&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menuai kontroversi dengan fatwanya yang cenderung irasional. Keputusan MUI yang kurang etis tersebut salah satunya dengan mengharamkan golongan putih (Golput). Tak habis pikir, apa itu tanda ketidakmampuan KPU menggelar pesta demokrasi tertinggi di Negara berlambang burung garuda sehingga MUI dijadikan batu loncatan. Atau memang benar apa yang dikatakan oleh salah satu tokoh NU distasiun swasta beberapa waktu yang lalu, secara tegas menyindir kebobrokan KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang konon bercokol orang-orang pintar.&lt;br /&gt;Menurut hemat saya, golput merupakan pilihan demokrasi seseorang, privasi yang tidak boleh dipaksakan, bukankah hidup merupakan pilihan. Dan golput sendiri bentuk sebuah demokrasi. fatwa MUI justru mengkungkung demokrasi dan sebuah pembodohan publik. Kampanye anti golput -dengan mengharamkannya- dijadikan hukum absolut. Apakah tidak ada cara yang lebih efektif. Haram merupakan hukum yang mau tak mau jangan dilaksanakan, dan berdosa besar bagi yang melanggarnya. Begitulah pengertian haram dimata masyarakat awam. Ada guyonan teman yang nyeletuk menyikapi fatwa MUI yang terlihat gegabah itu,’Sekalian aja semuanya diharamin biar pada taat’. &lt;br /&gt;Kata-kata seorang teman tersebut wajar terucap, karena MUI seolah-olah mempunyai hak Veto yang terpimpin sehingga harus dipatuhi. Golput bukanlah masalah aqidah dan mua’malah, hanya hasrat dan kepedulian terhadap kepemimpinan. Taat kepada pemimpin (ulil ‘amri) yang dijadikan pedoman untuk mengharamkan golput. Tapi harus diingat, Indonesia bukanlah Negara agama, tapi merupakan Negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD’45 yang tidak bisa digangu gugat keberadaannya.&lt;br /&gt;Semoga MUI lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi fatwa-fatwanya demi keutuhan Bangsa dan Negara, dan mohaon untuk meninjau kembali fatwa yang sudah terlanjur diikrarkan dan menghebohkan itu. &lt;br /&gt;Fatwa MUI itu berdasarkan politis, bukan berlandaskan theologis. Fatwa yang cacat dan tidak ada qias ulama terdahulu. Apakah fatwa haram yang diucapkan MUI tersebut sama dengan vonis haramnya miras, berzinah yang telah ditegaskan alqur’an dan qias.&lt;br /&gt;Tapi, jangan terlalu diributkan, itu dinamika politik dan hukum di Indonesia, yang terpenting tetap jaga persatuan dan kesatuan bangsa, keutuhan Negara Republik Indonesia. Jelasnya, NKRI harga mati dan fatwa MUI terlalu kecil untuk menggoyahkan bangsa ini. (***)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-7829738778389596614?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/7829738778389596614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=7829738778389596614&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7829738778389596614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7829738778389596614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/02/golput-divonis-haram.html' title='GOLPUT DIVONIS HARAM'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SZwz26ekgOI/AAAAAAAAAU4/qUEhc5Fsia0/s72-c/68675.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2295546947151917619</id><published>2009-02-04T01:06:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T09:31:31.166-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>TIMAH MEMBUNUH BUMI</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 10"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Crizk@05%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City" downloadurl="http://www.5iamas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-no-proof:yes;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bumi &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aku pijak &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kini begitu panas dan gersang. &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; sejuk, dengan semilir angin sepoi-sepoi dan nyiur melambai hanya tinggal nyayian rayuan Sang Kelana. Saat ini mata silau dengan kesilauan matahari yang kian menggigit. membakar penghuninya, Si Kholifah Bumi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place&gt;Bangka&lt;/st1:place&gt; belitung, propinsi yang baru berusia delapan tahun itu adalah tempat kelahiranku. Tepatnya dipulau bangka aku dilahirkan. Kepulauan itu memang sejak dahulu kala terkenal dengan timahnya yang melimpah ruah. Sehingga ada yang menjulukinya atau hanya pengakuan dengan Kota Timah (Tertib, Indah, Menawan, Aman, Harmonis).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bumi Bangka gersang dan bolong acak-acajkan. Itu pun pernah aku amati dari atas pesawat beberapa kali -saat mudik- &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Menurut sejarah, konon penambangan itu terjadi sejak zaman kolonialisme dan imprealisme. Koran Kompas juga pernah menyoroti pulau penghasil Lada dan Timah tersebut beberapa bulan yang lalu. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Bangkaku makin terpuruk dan gersang, bolongan bekas penambangan terlihat bagai &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;padang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; pasir. Kerukan bekas penambangan yang tidak dipulihkan oleh sang pemilik memberi tanda kebiadaban dan keserakahan manusia terhadap Bumi. Tapi, semua karena Timah, harta karun yang banyak mengorbankan nyawa karena ratusan penambang liar-tradisional- terperosok ke lubang penambangan yang mereka gali sendiri. Lubang yang berbentuk botol memang mudah longsor. Mengeruk Bumi tanpa perasaan, persis dracula yang haus darah. Timah bagaikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i&gt;tete’&lt;/i&gt; majikan yang selalu siap menggoda untuk disedot Tuyul.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Animo masyarakat membludak, meraup harta karun berwarna hitam itu, sehingga banyak orang kaya baru (OKB) disebabkan oleh Timah. Hanya orang tuaku yang setia dengan perahunya, masih konsisten dengan sebutan seorang nelayan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bumi kian tua, Bumi cukup merana dan tersiksa dengan tindak tanduk manusia. Fenomena diatas bisa memberi oposan untuk cinta kepada Bumi agar tak menggali makam sendiri. Kasihanilah Bumi &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Cintailah Tanah Air ini. Bumi subur rakyat makmur.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2295546947151917619?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2295546947151917619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2295546947151917619&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2295546947151917619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2295546947151917619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2009/02/timah-membunuh-bumi.html' title='TIMAH MEMBUNUH BUMI'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7729142537334776972</id><published>2008-12-14T07:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-14T08:24:55.822-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Bangga VS Kecewa</title><content type='html'>Aku melangkah tersendat-sendat mengikuti cela yang datang. terkadang aku surut ikuti gerakan ideologi yg super memukau.tapi, itulah nuansa, ideologi yg aku pilih-jalan hidupku-tak perduli kau bilang apa?mesti kata orang kelabu tetap dia merah, mungkin ada yg bilang buram tetap aku berteriak dia merah. ada yg menyebut dia kiri, tak mengapa dialah banteng muda yg gagah  perkasa, banteng yg frontal.siapa dirimu?hanya secercah boneka yg siap mengikuti mandat sepuhmu. boneka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupunya teman yg selalu senang  saat aku senang, sehingga sampai-sampai merekapun senang menghilang saat aku butuh sentuhan dan  perlu melihat mimik wajahnya. padahal hanya itu yg aku butuh.aku kecewa!apa aku kurang baik ?apa aku terlalu jahat pd mereka?&lt;br /&gt;persetan dgn senyum kalian, para kawan picik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lupakan mereka yg hanya menjadi kaum hedon. kaum instans pragmatis. yg terpenting aku punya kasih yg selalu kasih dgn kasihnya. menjagaku dan menjaga hatiku yg terlanjur aku titipkan padanya.aku menikmati sukarelanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideologiku menolongku. dia adalah terapi kejut yg sporadis membingkaiku. aku menyayanginya dan akan tetap aku bela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih.... aku telah dibukakan inti dari kebenaran bukan hakekat pembenaran. aku bisa tahu apa itu kawan dan siapa itu pecundang dan para lokalisasi benalu persahabatan.&lt;br /&gt;dalam memang kekecewaanku saat ini....aku yakin ada  hikmahnya. hikmah dari pelajaran para pembual opportunist.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-7729142537334776972?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/7729142537334776972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=7729142537334776972&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7729142537334776972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7729142537334776972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/12/raksasa-amarah.html' title='Bangga VS Kecewa'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2374333593646572148</id><published>2008-11-15T22:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T22:55:24.906-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Amarah Beranak Karya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SR_CNnn9IlI/AAAAAAAAAUs/X2Xj0su8iVs/s1600-h/w.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SR_CNnn9IlI/AAAAAAAAAUs/X2Xj0su8iVs/s400/w.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269143628277424722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhir dari kerja keras terciptalah sudah karya perdana yang bernama Buletin Sikap Edisi november (12/11). "jendral" baru, tentu juga didukung oleh "kopral dan Prajurit"baru jua. kegembiraan tak terhingga saat yang suram itu jadi terang-meski baru pemanasan-bangun dari pesimis karena sempat merasa tergusur-tak dianggap-mundur satu langkah maju beberapa langkah, kata itu cukup jadi penyemangat diri, dikala labil emosi menguasai asa yang sulit terkendali.&lt;br /&gt;terima kasih kepada Pinum dan kru seperjuangan dengan solid menggarap edisi buletin yang sarat api dan amarah tawa. untuk editor Thanks berat. Tak tertinggal buat my sweety girl, yang selalu beri segudang spirit demi kebangkitan ruh Joe Siregar dialam komunitas internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Sekred, Imonk! apresiasi semua jempol atas kesetiaannya, kesabarannya menghadapi pemred yang kadang tak segan-segan membentak-berkata kasar-to Ubaidillah, fatner yang asik tetap semangat ok cayooo! kita tunjukan pada dunia bahwa SiGMA juga punya Laskar-bukan Laskar Jihat-tapi Laskar hitam-Putih, kenapa? karena Dua warna itu selalu ada dalam setiap napas, misalnya Issu Baik dan buruk, menyajikan semua aspek yang layak dikonsumsi kaum akademis-saya pikir semua berpasangan-"Hitam-Putih"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup di coretan inieee....saya ucapkan Terima kasih Tuhan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2374333593646572148?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2374333593646572148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2374333593646572148&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2374333593646572148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2374333593646572148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/11/akhir-dari-kerja-keras-terciptalah.html' title='Amarah Beranak Karya'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SR_CNnn9IlI/AAAAAAAAAUs/X2Xj0su8iVs/s72-c/w.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5766196956127980381</id><published>2008-10-27T03:40:00.000-07:00</published><updated>2008-11-15T22:54:55.944-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Buramku?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SQWfy_LWHCI/AAAAAAAAAUk/ig3TjhT80wg/s1600-h/bodoh_dan_bingung1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 248px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SQWfy_LWHCI/AAAAAAAAAUk/ig3TjhT80wg/s320/bodoh_dan_bingung1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261787437953588258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lama nian aku enggak corat-coret blog ini....sekedar info mklum banyak kesibukan dibulan-bulan ini-terutama di External (GMNI)-akh...kenapa ya!&lt;br /&gt;Ada buram pesimis dalam diriku tentang komunitasku yang selam ini menemaniku di internal kampus. Apa aku masih terkontaminasi pada suasana mudik. Apa memang aku yang masih terdegredasi?&lt;br /&gt;Kemaren aku habis sepikan diri dengan membaca sebuah buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kecik &lt;/span&gt;Tragedi dan Komedinya Ayup Yahya. menceritakan tragedi sehari yang lucu, lugas dengan bahasa tutur semi formal. buku yang lumayan menyedot daya tarikku. Benang merah penggugah motivasi.&lt;br /&gt;Delema kehidupan bak show. Konser dan teatrekal yang di hiasi pernak pernik dan manuk manik lampu hiasan dengan daya terang, gelap dan buram. Begitu hal yang menjemputku saat ini.&lt;br /&gt;Tadi aku berbincang dengan sahabatku, Malik al-Mughni. pamerkan optimismeku tumpahkan kepadanya tentang kegiatanku di Eksternal kampus. aku menikmatinya. juga aku muntahkan pesimisnya aku berada dalam kancah kegiatan diinternal.&lt;br /&gt;Endingnya, Dia memberi motivasi dengan gaya petuahnya yang khas, "mungkin lu perlu fatner saja," katanya.&lt;br /&gt;terjatuh itu yang terjadi padaku, saat ini...!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5766196956127980381?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5766196956127980381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5766196956127980381&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5766196956127980381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5766196956127980381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/10/buramku.html' title='Buramku?'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SQWfy_LWHCI/AAAAAAAAAUk/ig3TjhT80wg/s72-c/bodoh_dan_bingung1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2804878278526332126</id><published>2008-09-24T08:12:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T08:30:36.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Kok! ^_^</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpcKgfdG2I/AAAAAAAAAPg/YSkbavX34Bw/s1600-h/wajah-indonesia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpcKgfdG2I/AAAAAAAAAPg/YSkbavX34Bw/s320/wajah-indonesia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249609651244047202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Oleh Joe El-Bangka&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sebegitu parahnya kau negeri?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Negeri kaya tapi kok rakyat sengsara&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Apakah kemiskinan memang telah merajaimu garuda sakti?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pantaskah yang katanya kau makmur dan sejahtera tapi kok malah melahap makanan sampah?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kayu di lempar bisa tumbuh kok makan nasi aking?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Penghasil migas tapi migas kok langkah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Manjunjung adab kok ternyata biadab &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dimana sanjunganmu dulu, wahai bangsaku!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Mana gelar macan &lt;st1:place&gt;Asia&lt;/st1:place&gt; yang dulu mengaum?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sudah ompongkah gigimu garuda!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kemana kharisma yang gagah itu? &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Enggan aku untuk tersenyum&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sedih! Perih menyaksikan sakitmu semakin hari semakin&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;parah saja!&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Dalam doa ku haturkarkan ‘semoga kau lekas pulih’&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-style: italic;"&gt;(foto: aboutmiracle.files.wordpress.com)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2804878278526332126?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2804878278526332126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2804878278526332126&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2804878278526332126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2804878278526332126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/09/kok.html' title='Kok! ^_^'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpcKgfdG2I/AAAAAAAAAPg/YSkbavX34Bw/s72-c/wajah-indonesia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5674407994168049734</id><published>2008-09-24T07:58:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T08:31:06.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>DEMONSTRAN, SEBUAH OBSESI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpYe1LhRoI/AAAAAAAAAPY/hHZPEBEG-yc/s1600-h/gmni+jaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpYe1LhRoI/AAAAAAAAAPY/hHZPEBEG-yc/s320/gmni+jaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249605602348451458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Di atas atap Bis, kami&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berteriak sambil serempak menyanyikan yel-yel penyemangat, &lt;i style=""&gt;“Permisi-permisi kami mau lewat, kalau &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;enggak dikasih urusan bisa gawat.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Itu terjadi tiga tahun yang lalu, saat aku melepas kostum celana abu-abu (seragam SMA). Terngiang dalam hatiku bahwa aku akan menjadi siswa yang tertinggi, yang bernama Mahasiswa. Saat itu juga perang batinku membayangi apa itu mahasiswa dan mau melakukan apa ketika aku nanti menjadi mahasiswa. Gembira sekali dan tak sabar lagi, aku ingin cepat-cepat mengenakan predikat &lt;i style=""&gt;agent of change&lt;/i&gt; dan&lt;i style=""&gt; social control&lt;/i&gt;. Indah &lt;i style=""&gt;nian&lt;/i&gt; ketika aku bebas dari aturan yang selama ini meng-&lt;i style=""&gt;cut &lt;/i&gt;kebebasanku berekpresi, terutama bebas dari seragam yang telah 12 tahun menggerogoti, memaksa aku tunduk untuk mengenakannya semenjak SD (Sekolah Dasar).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Aturan yang aku rasa melanggar HAM (Hak Asasi Manusia) tersebut sangat membunuh kreativitasku. Baju harus dimasukan kedalam celana dibarengi ikat pinggang. Pada suatu waktu,dimasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SD &lt;i style=""&gt;doeloe&lt;/i&gt; aku dan dua temankutidak memasukkan baju kedalam celana. Tanpa ampun tiba-tiba ada seorang guru yang “&lt;i style=""&gt;rese” &lt;/i&gt;langsung menyeret kami ke depan kelas. Kami ditelanjangi di depan teman-teman sekelas, miris yang menggerigis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Cukup sudah konstitusi itu mengungkungku. Dan tidak heran aku begitu sumringah ketika memasuki dunia kampus. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tergambar olehku saat itu, mahasiswa adalah manusia yang penuh kharisma. Bisa berkoar mengkritisi kebijakan penguasa dan pengusaha. Demonstrasi, ya! satu obsesi ku waktu itu, ingin berdemo menentang segala kebiadaban aparat dan birokrat. kini, hal itu sudah ku jalani, waktu semester satu demo menjadi tradisi, baik dengan issu lokal maupun nasional. Kesan terindah waktu aku berkesempatan untuk berunjuk rasa -aksi damai- menentang kebijakan presiden SBY menaikan BBM pada tahun 2005 di bundaran HI, Istana hingga gedung MPR/DPR RI Jakarta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Gegap gempita aku rasakan ketika naik di atas Bis, membawa bendera almamater kampusku, IAIN “SMH” Banten. Aku duduk-berdiri di atap Bis&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Berbaur dengan Mahasiswa yang mengenakan almamater kuning, perwakilan dari kampus UI. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Di atas atap Bis, kami &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berteriak sambil serempak menyanyikan yel-yel penyemangat, &lt;i style=""&gt;“Permisi-permisi kami mau lewat, kalau &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;enggak dikasih urusan bisa gawat.”&lt;/i&gt; Obsesi untuk &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menjadi pendemo telah aku sandang meskipun tidak senakal dan seganas Soe Hok Gie dan Hariman Siregar sehingga malahirkan Tragedi ‘malari’. Itu cukup jadi ingatan walau belum seberapa..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Sekarang aku menginjak semester tujuh, kadang aku hanya bisa tersenyum dan nyengir jika mengenang obsesi anehku saat itu. Juga bisa mengerutkan dahiku jika melihat Indek Prestasiku saat itu kurang dari tiga. &lt;i style=""&gt;heheey&lt;/i&gt;…tapi tidak mengapa! Setidaknya batinku puas bisa mengepalkan tangan kiri tanda perlawanan kepada penguasa yang otoriter dan bisa berteriak lantang mengutuk kebejatan mereka yang tidak membesarkan kemaluan nya (tidak malu) mengindahkan amanat penderitaan rakyat. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;Bukankah &lt;i style=""&gt;founding father&lt;/i&gt;, Bung Karno telah mencontohkan kegigihannya, kepintarannya dalam menyusun strategi demi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memerdekakan bangsa ini? Sang Proklamator pernah berkata &lt;i style=""&gt;“aku akan bekerjasama kepada siapa saja, meskipun kepada setan terkutuk sekalipun asal bisa menjamin membebaskan negeriku dari cengkaraman penjajah.”&lt;/i&gt; Semangat itulah yang mendorong aku untuk tetap bangga sebagai anak &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan berupaya membangun dan menjaganya dari tidak-tanduk edan para penghianat Bangsa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;Salam Pemikir-Pejuang, Pejuang-Pemikir&lt;i style=""&gt; &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;Tulisan ini hanyalah      gejolak penulis, emosi aneh &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang membahana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5674407994168049734?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5674407994168049734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5674407994168049734&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5674407994168049734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5674407994168049734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/09/demonstran-sebuah-obsesi.html' title='DEMONSTRAN, SEBUAH OBSESI'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SNpYe1LhRoI/AAAAAAAAAPY/hHZPEBEG-yc/s72-c/gmni+jaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6152059885211190226</id><published>2008-09-16T09:18:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T08:31:42.696-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_dw_YH1zI/AAAAAAAAAPQ/ZIRgLtxM1UE/s1600-h/sukses.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_dw_YH1zI/AAAAAAAAAPQ/ZIRgLtxM1UE/s320/sukses.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246655924625987378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam Persma!&lt;br /&gt;Untuk kru Pers Mahasiswa Di Graha LPM SiGMA IAIN "SMH" Banten. Semoga semakin gesit dan menggigit pada kepengurusn yang baru akan dilantik dan raker pada  jumat (19/09)  mendatang. Sesuai dengan temanya "SiGMA Gesit-SiGMA Menggigit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.jasmerah1954.blogspot.com&lt;br /&gt;Mengucapkan  selamat dan sukses dengan terpilihnya Hendri Goenawan, Pimpinan Umum Priode 2008-2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6152059885211190226?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6152059885211190226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6152059885211190226&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6152059885211190226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6152059885211190226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/09/salam-persma-untuk-kru-pers-mahasiswa.html' title=''/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_dw_YH1zI/AAAAAAAAAPQ/ZIRgLtxM1UE/s72-c/sukses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2212903897256920275</id><published>2008-09-16T08:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T08:31:23.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Pengakuanku Untuk Dirinya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_YIOkjNmI/AAAAAAAAAPI/tNu_38sTZD8/s1600-h/02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_YIOkjNmI/AAAAAAAAAPI/tNu_38sTZD8/s320/02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246649726771869282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Untuk mu yang nenyembuhkan tatkala aku terjatuh//Mengingatkan saat aku lupa//Kau segala-galanya bagiku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siang tadi, Medio September (16/09) aku tergeletak jatuh di Graha SiGMA-masuk angin- badan panas dingin dan kepala terasa di tusuk-tusuk. Hari itu aku benar-benar down. Sebenarnya itu bermula ketika aku bolak-balik keatas-kebawah fakultas Uswah, nungguin salah satu pegawai akademik fakultas. Panasnya mentari bakarkan otak kepala ku juga gersangnya kampus jingga menambah penat di hari yang kelabu itu.&lt;br /&gt;Bukan berarti mengikuti penyakit Naga Bonar-diperankan oleh Dedi Mizhar, mengisahkan tentang seorang pencopet dari medan yang mempunyai jiwa nasionalisme tinggi- ya! Malarianya akan datang spontan tatkala ia kenah air alias mandi. Aku juga mengalami hal yang sama jika kebanyakan bersentuhan dengan air, aku akan meradang kedinginan-menggigil-biasanya langganan tiap pecan/bulan. Tapi bukan berarti aku enggak pernah mandi-aku tetap mandi-apalagi jika ada acara atau kuliah, aku giat untuk mandi. Meskipun hanya kadang satu kali sehari…heheey.dari pada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;Jika malaria datang langsung membunuh sendi kekebalan tubuhku, Tapi hari ini tidak lagi  karena ada dia, dokter hati yang lembut. Beruntung dan sangat beruntung, aku masih bisa tersenyum dan bangkit dari kejemuan karena di dampingi oleh gadis manis nan setia merawatku,Syifa nama gadis yang cantik dan  cerdas itu. perhatiannya begitu besar dan tak ada alasan bagi ku untuk menyembunyikan rasa bahagia ini.&lt;br /&gt;Dengan ikhlas ia menemaniku di studio. Menggosok badan ku dengan minyak kayu putih dan sibuk mengompres jidatku yang besar ini. Alhamduliillah aku cepat pulih dan siuman dari tidur menjelang buka puasa (Maghrib).&lt;br /&gt;Terima kasih sayang-terima kasih, ya hanya kata terima kasih yang bisa aku katakan padamu. Mungkin tanpa dirimu aku akan terus tergeletak lalu menggigil sampai tiga atau seminggu. Karena aku sudah biasa terserang penyakit ini semenjak kecil, bawaan dari orok mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Thanks My God!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kehendakmu telah pertemukan aku padanya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebuah anugerah yang tak terhingga”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2212903897256920275?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2212903897256920275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2212903897256920275&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2212903897256920275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2212903897256920275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/09/pengakuanku-untuk-dirinya.html' title='Pengakuanku Untuk Dirinya'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SM_YIOkjNmI/AAAAAAAAAPI/tNu_38sTZD8/s72-c/02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6045760588141777178</id><published>2008-09-04T12:48:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T12:57:11.674-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>OKNUM MANTAN PEJABAT EKSEKUTIF SEBARKAN KWITANSI FIKTIF</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SMA8jSYu-OI/AAAAAAAAAO4/yRkcS3kI-pk/s1600-h/WMN_1548.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SMA8jSYu-OI/AAAAAAAAAO4/yRkcS3kI-pk/s320/WMN_1548.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242256543187925218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Meskipun tulisan ini sedikit usang karena pembayaran regestrasi telah berakhir pada Jum’at (29/08), tapi bisa-mungkin- menjadi kajian untuk pelajaran, antisipasi serta pengawasan yang tajam-ketat- pada tahun berikutnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Siang itu (28/08) bertepatan dengan hari terakhir OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik) KBM IAIN Banten. kebetulan jam istirahat-makan- aku mampir di Salah satu Kantin Kampus. Memesan Ektra joss . di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; telah ada teman-teman yang aku kenal (aktivis kampus), kami pun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bertegur sapa, dan ngobrol santai &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan sesekali serius dengan diselingi canda tawa. Satu gelas extra joss telah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ludes ku minum dan dua batang rokok filter hanya tinggal buntutnya (cangkang). Aku melirik ke depan kantin-jalan lalu lalang mahasiswa/i-Dua orang teman lewat kemudian mampir di kantin sebut saja namanya Boncoe dan Bonex. Selesai bersalaman, dia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menanyakan tentang pembayaran Regestrasi kepada ku. Dan ujung-ujunngnya merembet pada urusan pembayaran DKM (Dana kegiatan Mahasiswa) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang memang selalu di pungut setiap tahunnya sebesar Rp.50.000 untuk pendanaan kegiatan KBM. Spontan dia berujar “bro jangan bayar aja lu uang DKM nya , lumayan khan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; puluh ribu. Mendingan lu nyecan aja sih!gue juga abis nyeken ” Koarnya, sambil memperlihatkan secanan /duplikat kwitansi DKM, persis dengan yang asli. Aku sempat kaget, bisa aja? Berani banget…gumamku dalam hati. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kemudian dia menambahkan pernyataan ide gilanya kepada diriku yang meskipun gila tapi masih punya hati ini…hehe “Cuma seribu Lho satu lembarnya, lu datangin aja cetak foto/foto copy samping warteg belakang kampus, udah ada tau setingannya dan bayakan lagi yang beli di situ”. Jelasnya dengan tanpa dosa. “ngak bakal ketahuan ini” lanjutnya penuh meyakinkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketika aku bertanya siapa saja yang menduflikat kwitansi DKM. Seperti hapal terhipnotis oleh pertanyaanku,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dia menjawab senuanya dengan lugas. Usut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;punya usut-sesuai pengakuan atau saksi Boncoe sendiri- ternyata yang menyebarkan Kwitansi Fiktif tersebut&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah salah satu Oknum Mahasiswa yang tersebar dari beberapa jurusan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;” Banyakan tahu yang pake Kwitansi skenan. Dan ada yang ngejualinnya dengan harga tiga puluh ribu, gue juga ditawarin tadi ama Mr. X, tapi mending gue nyeken ajalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Cuma seribu”,Tandasnya. Miris ketika aku mendengar pengakuan dari Teman ini. Dan lebih miris tatkala aku mengetahui penyuplai alias penyebar DKM Fktif adalah Mr. X, mantan Oknum pejabat eksekutif Mahasiswa tempo Lalu priode. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Lolosnya Kwitansi DKM Fiktif ini ke pihat lembaga keuangan Intitusi bertanda masih longgarnya pengawasan bagian keuangan- karena tidak bisa membedakan mana asli dan Palsu-juga kemalasan pihak keuangan untuk memperhatikan secara teliti juga ada &lt;i style=""&gt;gap, &lt;/i&gt;kurang komunikasi antara pihak penjaga loket regestrasi dengan penjaga pembayaran DKM yang dimotori BEMI . Presiden Mahasiswa, Deni Febriana ketika menanggapi fakta di atas. Dia menyesali tindakan pemalsuan dan penyebaran kwitansi Fiktif. Dia juga mengutuk oknum yang tega melakukan sikap pragmatis tersebut.” Pantesan saja belum Memenuhi target”,Cetusnya. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6045760588141777178?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6045760588141777178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6045760588141777178&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6045760588141777178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6045760588141777178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/09/oknum-mantan-pejabat-eksekutif-sebarkan.html' title='OKNUM MANTAN PEJABAT EKSEKUTIF SEBARKAN KWITANSI FIKTIF'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SMA8jSYu-OI/AAAAAAAAAO4/yRkcS3kI-pk/s72-c/WMN_1548.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3550624735779673998</id><published>2008-08-31T05:00:00.001-07:00</published><updated>2008-09-02T12:01:58.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>OPAK 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SL16ybF-tVI/AAAAAAAAAOo/4cU6ztojW88/s1600-h/bareng+peserta+ospek+08.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SL16ybF-tVI/AAAAAAAAAOo/4cU6ztojW88/s320/bareng+peserta+ospek+08.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241480548014011730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dipaksa action bareng Peserta Opak 2008-sore menjelang malam- Opak terakhir (29/08). Sedot terus cerutunya Coy...hehee....yang di samping cakep gk bro? dilelang...hehe (gue juga lupa namanya)..heemmmmm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SL126d6Bh1I/AAAAAAAAAOg/TNp0RSYNfW4/s1600-h/joget+malam+inagurasi.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SL126d6Bh1I/AAAAAAAAAOg/TNp0RSYNfW4/s320/joget+malam+inagurasi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241476288161613650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SLqJUGrChUI/AAAAAAAAAOY/HEloV6QYhBg/s1600-h/inagurasi+ospek.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SLqJUGrChUI/AAAAAAAAAOY/HEloV6QYhBg/s320/inagurasi+ospek.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240652094880515394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;.......Malam Inagurasi Opak (Orientasi Pengenalan Akademik) 2008...karena cape jadi panitia, biar plong gue pun ikut jingkrak-jingkrakan (29/08). apalagi pas denger lagu bendera-Coklat-...&lt;br /&gt;buru-buru gue ke depan...hehee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........................................Goyang Mbak....Meskipun cuma Jempol Loe doang!haha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3550624735779673998?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3550624735779673998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3550624735779673998&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3550624735779673998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3550624735779673998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/blog-post.html' title='OPAK 2008'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SL16ybF-tVI/AAAAAAAAAOo/4cU6ztojW88/s72-c/bareng+peserta+ospek+08.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2124399737733978814</id><published>2008-08-14T01:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T01:54:43.523-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>BENALU RAKYAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKPw_ZfQSsI/AAAAAAAAANs/7l5qAhfALd0/s1600-h/yoi.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKPw_ZfQSsI/AAAAAAAAANs/7l5qAhfALd0/s320/yoi.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234292163899050690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Gegap gempita cahaya bulan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Enggan untuk redup&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bumi binasakan kenistaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hanguskan rimba kebohongan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Binal liukan manja benalu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Merangkai pohon rindang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ketergantungan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Merambah ke hulu &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hiasan unik nyentrik&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lambaikan mahkota kebanggaan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Rakyat Tersenyum pilu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tertawa muak&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mati sisakan nama&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hilang tanpa makna&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makanan sisa pelampiasan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Terinjak kaki koruptor&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:date year="2008" day="8" month="9"&gt;&lt;b style=""&gt;09/08/08&lt;/b&gt;&lt;/st1:date&gt;&lt;b style=""&gt; 12:43&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2124399737733978814?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2124399737733978814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2124399737733978814&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2124399737733978814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2124399737733978814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/benalu-rakyat.html' title='BENALU RAKYAT'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKPw_ZfQSsI/AAAAAAAAANs/7l5qAhfALd0/s72-c/yoi.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4067529730551974426</id><published>2008-08-12T02:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T04:22:41.193-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Hasrat “Membabi Buta”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFZv27bKMI/AAAAAAAAANk/li857_vtISw/s1600-h/pungguk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFZv27bKMI/AAAAAAAAANk/li857_vtISw/s320/pungguk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233562920714709186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                 &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;    Masa lalu tak harus jadi ingatan, tapi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ada seorang “gadis manis” bilang kepadaku bahwa hari ini adalah bagian dari masa lalu. Saat berbicara&lt;i style=""&gt; doeloe&lt;/i&gt; atau dengan kata kiasan zaman firaun &lt;i style=""&gt;ngojek&lt;/i&gt; atau zaman sumpah palapah, aku sering tertawa sendiri. Bagaimana perkembanganku waktu kecil dimanjai dengan seragam aparat hukum oleh bapakku –dari seragam polisi, angkatan laut sampai Abri- itu wajar saja karena &lt;i style=""&gt;doeloe &lt;/i&gt;saat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kecil, ketika ditanya oleh sanak keluarga, aku selalu bilang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ingin menjadi ABRI karena ingin punya &lt;i style=""&gt;tembakan&lt;/i&gt;. Untuk saat ini, jujur aku sulit untuk berbicara masa depan. Masa yang belum jelas kejadiaanya. Apakah mungkin seorang anak nelayan biasa yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berasal dari pesisir kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di desa Tanjung Sangkar -Lepar Pongok ( Bangka- Selatan ) mampu jadi kebanggaan tanah leluhur?&lt;br /&gt; Tanya ini sering jadi lamunanku saat menjelang tidur. Apa mampu? Akankah malu yang diterima jika semua jadi semu. Atau hanya menjadi penyesalan yang tiada akhir? kesuksesan tidak dinilai dari keberhasilan tapi bagaimana prosesnya, begitu kata yang pernah aku dengar dari seorang teman. Banyak sudah energi yang ku habiskan dalam berproses. Demi kelangsungan hobiku yang doyan dunia politik, aku berproses aktif disalah satu organisasi yang beasaskan Marhaen Bung Karno,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). atau mengingat hobiku yang sering berlama-lamaan hanya sekedar nongkrong rutin di kantin kampus, untuk mencari issu berita demi almamater yang aku sandang sebagai insan jurnalis kampus.&lt;br /&gt; Keaktifan aku di salah satu gerakan mahasiswa demi hasrat yang ingin menjadi pengambil kebijakan di daerah asalku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau setidaknya belajar jadi pemimpin dengan berorganisasi. Tapi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ada tekad besarku “membabi buta” menjadi jurnalis handal atau penulis lepas yang mencerdaskan. Aku sadar bahwa tulisanku jauh dari paripurna (mungkin membosankan pembaca). Mengasah tulisan agar berkembang demi kualitas diri yang telah memilih menjadi penulis merupakan program prioritasku. meski aku tahu belum ada karya yang berarti yang telah aku persembahkan.(heeheeeeeeey).&lt;br /&gt; Sering aku berkhayal, indahnya dunia jika suatu saat nanti (entah kapan) karyaku menjadi &lt;i style=""&gt;best seller &lt;/i&gt;selalu ditunggu-tungu oleh pembaca. Tulisan yang merangsang pembaca untuk berempati dengan koar yang ku tuangkan. Undangan numpuk untuk diminta mengisi pelatihan atau seminar. Wah sungguh khayalan tingkat tinggi yang sulit untuk ku gapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt; Ketakutan terus membayagiku. dia mengejar, menghimpit&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan terus mengikuti kemana aku melangkah. Kadang bayangan itu mengancam jika aku terlena tanpa kegiatan apapun. Meskipun hanya Ancaman halusinasi tapi ancaman itu keras dan ganas. Sesuatu malapetaka besar-melebihi tragedi bintaro atau tsunami aceh- akan datang jika aku gagal. Kadang halusinasi itu memberi motivasi tepat waktu ketika kondisiku sedang labil alias &lt;i style=""&gt;mumet.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;    Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; seorang teman karib dari seberang &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; (teman SMP). Dia selalu bertanya ‘&lt;i style=""&gt;Joe kapan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;jadi wartawan beneran?&lt;/i&gt;- pertanyaannya sempat membuat aku sesak, pertanyaan itu sering menjadi kata pengantar ketika dia menelponku-karena dia tahu kalau aku aktif di pers kampus, LPM SiGMA- aku jawab dengan sekena ku, &lt;i style=""&gt;“ini dah jadi wartawan, wartawan kampus…” heheey.&lt;/i&gt; Diapun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ikut tertawa. Meskipun aku tidak tahu itu tipe ketawa ngejek atau ketawa kekecewaan.&lt;br /&gt; Kapan aku bisa duduk sama rata berdiri sama tinggi, sejajar satu meja –dengan yang lain-untuk mengupas dan mengulas issu. Menjadi jurnalis professional?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;/b&gt;&lt;st1:date year="2008" day="8" month="9"&gt;&lt;b style=""&gt;09/08/08&lt;/b&gt;&lt;/st1:date&gt;&lt;b style=""&gt;/ &lt;/b&gt;&lt;st1:time minute="22" hour="14"&gt;&lt;b style=""&gt;14: 22&lt;/b&gt;&lt;/st1:time&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4067529730551974426?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4067529730551974426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4067529730551974426&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4067529730551974426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4067529730551974426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/hasrat-membabi-buta.html' title='Hasrat “Membabi Buta”'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFZv27bKMI/AAAAAAAAANk/li857_vtISw/s72-c/pungguk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6387932978413426969</id><published>2008-08-08T20:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-12T02:51:02.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Tangisanku Amarah Bagi Bapak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFXKGchwKI/AAAAAAAAANc/3YNwMTp23eY/s1600-h/gila.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFXKGchwKI/AAAAAAAAANc/3YNwMTp23eY/s320/gila.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233560073021800610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Waktu kecil-sekitar umur enam tahunan gitu deh. aku selalu dekat dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;my bokap nu ghokil tea. &lt;/span&gt;saking dekatnya setiap bapak yang doyan ngisep rokok Surya ini bepergian selalu aku buntuti. dari pergi ke laut-my bokap adalah pelaut ulung-hehey sampai maen gaple bareng teman-temannya selalu aku ikuti. ya! begitulah bokapku yang super gaul-bergaul dengan siapa saja-sikapnya yang ramah, murah senyum-sering diobral kalee-membuat aku betah berlama-lama berbicara dengannya. setiap pulang mudik-ketika nyampe rumah-aku selalu menanyakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kemane ba'&lt;/span&gt; (kemana bapak?). kadang ku sempatkan untuk ngobrol-ngobrol dan nonton bola bareng  dengan ditemani cemilan sekadarnya. nah mungkin juga diriku terkontaminasi oleh sifat bapakku.heee! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"buah apel emang tidak jauh jatuh dari pohonnnya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa lucu penuh tawa dan canda saat disisi bapakku. dia tidak keras tapi tegas. ya! bijaksana kalee...kebijaksanaannya imenurut ingatanku saat mau marah dia selalu senyam-senyum dan menyuruh aku untuk minggat dari pandangannya sebelum kemarahannya klimak. dia tak pernah memanjakan aku (boro-boro)haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada kisah unik yang pernah terjadi pada diriku. terjadi waktu aku kelas 4 SD. tempat sekilahku berada dikawasan pemukiman suku Bugis-pendatang dari Sulawesi- waktu itu selalu terjadi ketegangan antara pribumi asli (disebut suku Melayu) dengan pendatang ( Suku Bugis). anak-anak Bugis sering mengindimidasi anak melayu. berantem gitu deh! karena aku muak melihat anak-anak Bugis yang sok jagoan, pernah aku membawa golok bokapku yang aku ambil dari tempat penyimpanannya untuk sekedar unjuk bela diri.  setiap pulang sekolah aku bersama teman-teman melayu lainnya sepakat mengajak anak bugis sparing dilapangan bola-tempat orang2 kampung berlatih-yang tidak jauh dari sekolahan. perkelahian kecil terjadi satu lawan satu, tapi tidak sampai mengeluarkan golok yang tadi aku bawa karena musuh kami tidak bersenjata-lagian tadi hanya keisengan diriku-maklum anak kecilll...heheeey&lt;br /&gt;itu terus terjadi, dan ngak tahu siapa kalah dan menang. karena setiap ada yang nangis baik pasukan melayu atau bugis langsung mengunakan jurus alternatif  langkah seribu alias kabuuuur....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya!hari-hari di sekolahku selalu bersitegang, hari na'as bagiku. kelabu yang mencekam. saat aku melewati belakang sekolahan dengan seorang diri. ternyata di situ ada pentolan bugis yang badannya besar, Kona' namanya. langsung dia menarik leherku dan memukulku mukaku yang imut (item mutlak). sebenarnya aku sempat melawan, tapi karena badannya memang terlalu besar untuk ukuran tubuhku yang semampai (semeter tidak samapai)hehee! setelah kejadiaa itu aku lari terbirit-birit dengan tangisan merdu, lantang (cengeng,,,,..banget)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spontan aku langsung pulang kerumah - melapor kepada bokap- karena menurut tradisi  yang aku ketahui orang tua disana  selalu membela anaknya meskipun anaknya salah.tapi lain dengan   bokapku, bukannya membela tapi dia marah besar dengan diriku yang lemah, cengeng dan  pengecut.  dia membentakkku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"jangan pulang keumah kaluk nages, cepet kehane pulik lawan die. jangan takut, awas hekali-kali ,pulang keumah nages gara-gara betinju kala" &lt;/span&gt;(jangan pulang ke rumah kalau nangis, capat kesana lagi cari dan lawan. jangan takut.awas ya sekali-kali lagi pulang kerumah nangis karena berantem kalah). itulah pesan bokapku  yang menjadi pelajaran berharga bagiku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Bersambung)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6387932978413426969?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6387932978413426969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6387932978413426969&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6387932978413426969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6387932978413426969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/hanya-cerita.html' title='Tangisanku Amarah Bagi Bapak'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SKFXKGchwKI/AAAAAAAAANc/3YNwMTp23eY/s72-c/gila.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8002345103045236455</id><published>2008-08-04T03:36:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:06.725-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Ayo Bersuara!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbcGURaD5I/AAAAAAAAAM8/256pgHwzswk/s1600-h/suara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbcGURaD5I/AAAAAAAAAM8/256pgHwzswk/s320/suara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230610018316455826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berteriak bebas lantangkan suara pedas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ciptakan tulisan ganas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sebagai bentuk kreatifitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Demi kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tunduk itu perlu tanda tawadhu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;tunduk pada tirani &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sama dengan banci&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Banci saja berani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pejabat kaya luar biasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kaya karena mencuri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Memakan harta rampasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tak perlu jadi banggaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kaum tertindas makin tersikat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tersikut bangkrut gulung tikar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Borjuis semakin bengis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Najis!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;23:23/030308&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8002345103045236455?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8002345103045236455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8002345103045236455&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8002345103045236455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8002345103045236455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/ayo-bersuara.html' title='Ayo Bersuara!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbcGURaD5I/AAAAAAAAAM8/256pgHwzswk/s72-c/suara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5264705459306131284</id><published>2008-08-04T03:32:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:06.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Sang Pencabut Nyawa Dari Jombang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbbg_0161I/AAAAAAAAAM0/kWI8lvfEu0c/s1600-h/pmbhn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbbg_0161I/AAAAAAAAAM0/kWI8lvfEu0c/s320/pmbhn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230609377172777810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mata terbelalak lebar ketika menyaksikan berita di sebuah station televisi swasta, santer media massa menceritakan kesadisan Ryan, Penjagal dari Jombang. Ryan mungkin terobsesi menjadi malaikat pencabut nyawa atau memang itu cita-cita lelaki kemayu yang katanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mantan guru ngaji tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ternyata tidak hanya media massa yang aktif mempopuliskan Ryan. Demam Ryan juga terjadi di sekitar komunitasku. Ryan sering jadi bahan olok-olokan dan penghangat situasi, karena hanya sekedar berkata &lt;i style=""&gt;“Ryan loe, mirip Ryan ya si ini”&lt;/i&gt; kemudian disambut spontan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;oleh tawa berantai teman-teman yang terbahak-bahak&lt;i style=""&gt;. (mungkin &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;termasuk yang lagi baca ini, mirip banget ama Ryan, gay n&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;killer… takuuuttttt)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Berita Gay Ryan menurut saya hanya mengalihkan issu kenaikan BBM dan kematian mahasiswa Universitas Nasional (UNAS), Maftuh Fauzy yang gugur pasca&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kebijakan pemerintah yang nekat kumandangkan kenaikan BBM .Rating berita Ryan melonjak tinggi dan entah sampai kapan berita itu redup. Atau mungkin sampai di film-kan seperti aktor sadis lainnya, sebut saja Dukun As dan Kanibal Sumanto. Semakin hari semakin gila &lt;i style=""&gt;(mau kiamat kale bro)&lt;/i&gt;. Manusia di kubur dekat rumahnya sendiri, apa dia tidak takut gentayangan. &lt;i style=""&gt;(hikh…hikh..seremm, jadi merindinng bulu…bulu apa ya! hehe).&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;“Bangkai di manapun disembunyikan pasti ke bau juga.” &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pepatah &lt;i style=""&gt;kolot &lt;/i&gt;yang cocok buat Fery Idham Heryansah alias Anto alias Ryan tersebut. Sebenarnya Ryan hampir menumbangkan pepatah &lt;i style=""&gt;kolot&lt;/i&gt; di atas jika bangkai yang ia sembunyikan tidak diketahui. Kegagalan Ryan adalah keberhasilan yang tertunda buat dirinya. Ryan berhak masuk jeruji besi atas tindakannya dan siap terkenal. &lt;i style=""&gt;(Selamat ya Ryan!hmmmmm&lt;/i&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Semoga yang ingin berbuat serupa dengan Ryan bisa lebih kratif dan inovatif. Berpikir jernih dan lebih hati-hati agar tidak ketahuan. Jadilah penjagal yang cerdik, kanibal yang pintar dan dukun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang sakti agar bebas dari penciuman aparat hukum. Sebuah pesan buat siapa saja yang berminat melanjutkan program kerja aktor Ryan, Sumanto atau Dukun As. &lt;i style=""&gt;(kamu &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mau?met mencoba aja dah…,haha). &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 4in; text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;             &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;23:05/020808&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5264705459306131284?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5264705459306131284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5264705459306131284&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5264705459306131284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5264705459306131284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/killer.html' title='Sang Pencabut Nyawa Dari Jombang'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJbbg_0161I/AAAAAAAAAM0/kWI8lvfEu0c/s72-c/pmbhn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-1961584136111221883</id><published>2008-08-02T01:50:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:07.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Ne' jadi ape ngka nie</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJQrpycHsvI/AAAAAAAAAMs/nALSr_Fqgks/s1600-h/Sebuah_Renungan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJQrpycHsvI/AAAAAAAAAMs/nALSr_Fqgks/s320/Sebuah_Renungan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229853064198337266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Mentari tak lagi hagat/Air mati kesejukan/Es tak mampu dinginkan Ia/pun api tak kuasa membakarnya/karena Ia tanpa batas"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Renungan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialektika, segumpal kamuflase diriku yang yang terjerak ke lubang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;status quo&lt;/span&gt;-nya kehidupan. menjalar panjang ke utara-selatan, timur-barat, lalu bergerilya kesana-kemari, sebaliknya terus berotasi tanpa kenal lelah. Mimpi, ya mungkin hanya secercah mimpi manis sang rantauan kecil seperti diriku. senyum itu bayangi alur yang berbasis kedamaian, cinta dan berbagi kasih. kehidupan keras penuh duri, derita mungkin juga memhembuskan keringat darah yang amis bukan kepalang. sebuah desahan manis untuk semua yang telah menemaniku-doeloe-sekarang ini-kawan! kerasnya tanah rantauan yang ku tempuh, memberi arti kehidupan. meskipun kadang tak mau jua bersahabat serta angkuh memusuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat termangu ria. terbesitlah hasrat yang selalu mengusik ketenangan, galau bercampur ambigu. cita-cita yang terus berkobar untuk membuat semua senang, semua riang gembira serta tertawa lepas tanpa beban. tapi mampukah khayalan itu terwujud? keganasan pikiranku penuh anarki. megerucut -klimaks pada satu titik kebahagiaan dan kesuksesan. tak terharapkan kegagalan yang menikam, penyesalan yang berat, tindakan super bodoh. jika itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sudah cukup, jika aku korek masa orientasi, adaptasi yang sekarang ku geluti. mencoba rakus, menyelam minat dan bakat demi eksistensi diri. tertelan jua rasa pahit, asin ,manis dan asam dalam separuh pencarian  status diri ini.  dambakan eksekusi  di penghujung pencarian yang belum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ending&lt;/span&gt;-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidah yang berbusa dan kata yang berbisa menjadi motivator yang dasyat. apalagi itu terlahir kurang lebih 15 tahun yang lalu. kalimat yang terus aku ingat. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ne' jadi ape ngka nie&lt;/span&gt;" (mau jadi apa kamu nanti, bahasa bangka). ya kalimat yang tersusun dari lima kata itulah pemicunya. yang di cetuskan dang ketus oleh seorang Ibu (tetangga),koar nya dengan nada tinggi. Melabrak Joe kecil. Itu terjadi tatkala karena ulah nakalku yang konyol, berantem (berkelahi) dengan  si cenggeng (anak tetangga). laki-laki kecil berbadan kurus berkolaborsi tinggi (udah kurus tinggi dan cenggeng lagi,heee) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata tetangga tadi selalu jadi ingatan, agar aku bisa sadar siapa diri ini dan mau jadi apa nanti. hujatan berharga buat Joe ingusan pada saat itu. meskipun hanya lima kata yang disemaikan olehnya kepada Joe yang memang lucu dan lugu (sekarang juga masih kaleee,heee) , tapi bagiku itu semua  bagai dicambuk dan mengeluarkan darah segarku yang masih perawan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-1961584136111221883?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/1961584136111221883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=1961584136111221883&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1961584136111221883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1961584136111221883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/08/ne-jadi-ape-ngka-nie.html' title='Ne&apos; jadi ape ngka nie'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SJQrpycHsvI/AAAAAAAAAMs/nALSr_Fqgks/s72-c/Sebuah_Renungan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-1025645522286051500</id><published>2008-07-17T07:38:00.001-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:07.255-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Bengkel Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9chigauvI/AAAAAAAAAMc/fygrnPyCExE/s1600-h/hand.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9chigauvI/AAAAAAAAAMc/fygrnPyCExE/s320/hand.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223995824041278194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku kedinginan&lt;br /&gt;kau beri selimut kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila aku kepanasan&lt;br /&gt;kau kipas dengan Lembut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin suka&lt;br /&gt;Semakin sayang&lt;br /&gt;Semakin aku Gemes&lt;br /&gt;he...he.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaulah Bengkel Cintaku&lt;br /&gt;Bengkel  paling Dasyat&lt;br /&gt;Bengkel kedamain&lt;br /&gt;Pelipur sedih sedu dan sedan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelukan Terakhirku!&lt;br /&gt;hmmmmmm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-1025645522286051500?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/1025645522286051500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=1025645522286051500&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1025645522286051500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1025645522286051500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/07/bengkel-cinta.html' title='Bengkel Cinta'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9chigauvI/AAAAAAAAAMc/fygrnPyCExE/s72-c/hand.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3998542409208965098</id><published>2008-07-17T06:05:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.083-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Koruptor Sengsara (KS)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9MsmKt3DI/AAAAAAAAAMM/IxAh5UAqfy8/s1600-h/lounchingalbumslankthebks4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9MsmKt3DI/AAAAAAAAAMM/IxAh5UAqfy8/s320/lounchingalbumslankthebks4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223978421816515634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul        : Seperti Para Koruptor&lt;br /&gt;Album    : Slank-The big Hip, 2008&lt;br /&gt;Artis         : Slank&lt;br /&gt;Produksi: PT. Virgo Ramayana Records &amp;amp; Slank Record&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup sederhana/enggak punya apa-apa tapi banyak cinta/hidup bermewah-mewahan/punya segalanya tapi sengsara...seperti para koruptor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lagu pemacu buat para pecinta, meskipun hidup sederhana tapi bahagia. bermewah-mewahan,megah tapi hidup penuh ketakutan, kesengsaraan, was-was, seperti para koruptor. lagu ini sangat bervariatif, di satu sisi Slank ( Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho dan Ivan) mencoba membangkitkan Cinta, disisi lainnya mengungkit sikap bejat "kerah putih". Video Klipnyapun penuh arti, mungkin unik. di mana tongkrongan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;slengean &lt;/span&gt;bisa menyatukan semua golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, ya karena Cinta bisa menyatukan segala yang berbeda. musik yang tidak cengeng! Slank "Rock n Rool" menghimpit pada sisi humanis suara rakyat seperti lagu Gosip jalanannya.  kenyataan  pada saat ini, dimana para wakil rakyat yang tidak lagi menjadi wakil rakyat, tapi lebih mewakili mulut, kaki para partainya sendiri. wakil rakyat wakil partai. mafia peradilan begitu kata Slank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti para koruptor, tiga kata dalam lagu yang baru rilist ini dapat menjadi peringatan, bahwa korupsi bukan suatu yang tabu lagi. setiap berita selalu saja menyajikan tentang kebobrokan wakil partai baik di senayan maupun di emperan (luar senayan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan humanis dalam lagu Slank kali ini sangat mengena, melihat kondisi para koruptor makin menjadi-jadi, tumbuh subur dan makmur. yang ujung-ujungnya duit (UUD) di kasih uang habis perkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergelimang uang tapi sengsara! antri masuk Bui.&lt;br /&gt;So enggak denger lagu "Seperti Para Koruptor" Rugi...hehee!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3998542409208965098?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3998542409208965098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3998542409208965098&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3998542409208965098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3998542409208965098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/07/kerah-putih-sengsara.html' title='Koruptor Sengsara (KS)'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SH9MsmKt3DI/AAAAAAAAAMM/IxAh5UAqfy8/s72-c/lounchingalbumslankthebks4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4851531647266290249</id><published>2008-07-15T01:51:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.110-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Pengolaan Migas Masa Soekarno</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHxtfkFHw7I/AAAAAAAAAME/ztnTqtwdFTo/s1600-h/romusha-03b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHxtfkFHw7I/AAAAAAAAAME/ztnTqtwdFTo/s320/romusha-03b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223170056871461810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini sedikit nostalgia kepada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;founding father&lt;/span&gt; "Soekarno" yang keras terhadap imprialisme, tegas dalam setiap tindakan dan marah jika harga diri bangsa terkoyakkan. bapak bangsa!dan kita sekarang menginjak pada zaman  "Reformasi" ada yang bilang "Era Setengah hati" penuh duri, menusuk pelan tapi pasti menghujam dengan tajam. sebelum itu ada yang namanya Orde baru, sebuah orde yang berkuasa selama 32 tahun. Selama itu pula, berbagai cerita sukses dan masa kejayaan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dimasa lalu dicoret dari buku-buku sejarah, termasuk soal cerita sukses pengelolaan migas di era “Bung Karno”. Kesuksesan Bung Karno dalam tata kelolah migas bukan saja terletak pada besarnya keuntungan dari migas yang mengalir kekantong negara, tetapi juga terlihat pada begitu berdaulatnya pemerintah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dihadapan korporasi-korporasi asing (Stanvac, Shell, dan Caltex). Kemajuan terbesar dari tata kelola migas yang “&lt;i&gt;berdikari&lt;/i&gt;” dimasa itu adalah kemajuan di sektor pendidikan. &lt;span style="" lang="NO-BOK"&gt;Pada tahun 1950, orang yang bisa baca-tulis diperkirakan 10% dan diperkirakan terdapat 230 orang Indonesia yang memiliki pendidikan lanjutan (setingkat SMU) lulusan lembaga-lembaga pendidikan kecil yang didirikan Belanda. Dalam sepuluh tahun, orang-orang yang bisa baca-tulis telah meningkat menjadi lebih dari 80% dan sekolah-sekolah hampir ada di setiap desa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Prinsip Pengelolaan Migas&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Visi soal pengelolaan kekayaan alam termasuk migas sebenarnya termaktub dalam pasal 33 UUD 45, bahwa pengelolaan migas harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Setelah penyerahan kedaulatan pada tahun 1949, Bung Karno banyak berfikir tentang cara mentransfer kepemilikan kekayaan alam dan perusahaan vital dari tangan asing ketangan rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Nasionalisme menjadi sentimen umum rakyat &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; setelah merdeka, segera setelah itu, tuntutan nasionalisasi perusahaan milik asing bergolak dimana-mana. Meskipun sudah merdeka, kepemilikan asing terhadap sektor pertambangan masih dominan, diperkuat dengan masih berlakunya &lt;i&gt;Mining Law 1899&lt;/i&gt;, yang merupakan produk kolonial Belanda &lt;span style="color:black;"&gt;(&lt;i&gt;Higgins 1990: 40&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Bung Karno menyadari, ekonomi nasional tidak akan tumbuh jikalau masih dikuasai oleh perusahaan-perusahaan Belanda dan asing lainnya. Tidak akan ada reorganisasi produksi, tidak akan ada industrialisasi, dan tidak akan ada kemakmuran bagi rakyat jikalau tidak ada kontrol terhadap kekayaan alam, tidak ada perusahaan negara yang mengelolah dan memasarkannya. Kita tidak anti asing (baca; investasi asing), tetapi investasi asing memiliki logikanya sendiri yang belum tentu sama dengan kepentingan pembangunan ekonomi nasional yang bertumpu pada rakyat. Inilah prinsip ekonomi “&lt;i&gt;berdikari&lt;/i&gt;” yang didengun-dengunkan oleh Bung Karno. Di bawah Bung Karno, kontrol terhadap migas beralih ketangan pemerintah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, setelah selama ratusan tahun berada dibawah penguasaan penjajah. Kendati perusahaan asing tetap mendapatkan ijin beroperasi tetapi mereka diwajibkan mengakui kedaulatan bangsa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; terhadap kekayaan migas sampai kepada tempat penjualan (point of sale). Bung Karno selalu mengingatkan, janganlah kita sebagai “&lt;i&gt;A Nation Among Coolie And Coolie Among Nation&lt;/i&gt;” (bangsa kuli atau menjadi kuli di tengah bangsa-bangsa lain).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Tata Pengelolaan Migas&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bersamaan dengan gelombang anti-imperialisme, beberapa kilang minyak yang pada awalnya berada dibawah kendali Shell, diambil alih oleh putera-putera &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Tahun 1956, dikeluarkan Peraturan Pemerintah No. 34/1956 yang memutuskan mengambil alih Tambang Minyak Sumatera Utara (TMSU) dari tangan Sheel. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Berikutnya&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:state st="on"&gt;NV&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;i&gt;Nederlands Indische Aardolie Maatschappij&lt;/i&gt; milik Belanda, diambil alih oleh pemerintah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, kemudian namanya berubah menjadi PT. PERMINDO (PERMIGAN). Pada saat itu, Ketika pemerintah membentuk tiga buah perusahaan negara (Permina, Pertamin, dan Permigan), ide yang terkandung di belakangnya adalah untuk mengarahkan masing-masing perusahaan pada bidang-bidang khusus dengan harapan dapat mengusai sektor hulu sampai hilir migas. Konsep ini diperkenalkan oleh Chaerul Saleh, Menteri Muda Perindustrian Dasar dan Pertambangan saat itu, bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan negara dari tiga sektor pelayanan secara sekaligus, yakni: eksplorasi, transportasi/distribusi, dan penyulingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terhadap perusahaan asing, terutama “Tiga Besar” (Stanvac, Caltex, dan Shell), presiden Soekarno mengeluarkan kebijakan membekukan konsesi bagi MNC dan memberlakukan UU Nomor 44 Tahun 1960. UU ini menegaskan, “&lt;i&gt;Seluruh pengelolaan minyak dan gas alam dilakukan negara atau perusahaan negara&lt;/i&gt;.” Selain itu, presiden Soekarno menawarkan renegoisasi terhadap MNC dengan point-point sebagai berikut; pembagian keuntungan/laba (PSA) sebesar 60:40 (60% Indonesia dan 40 % asing), penyerahan area eksplorasi dan konsesi dalam batas waktu tertentu (5 sampai 10 tahun), MNC wajib memenuhi kebutuhan domestik dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah, serta menjual asset dan distribusi pemasaran setelah jangka waktu tertentu. Kesuksesan pengelolaan migas pada masa itu menjadi alasan diterimanya &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; bergabung dalam kelompok negara pengekspor minyak (OPEC), tahun 1962.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keuntungan besar dari sektor migas, yang merupakan 25% dari total ekspor &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, diinvestasikan besar-besaran pada sektor pendidikan dan perumahan rakyat. Bung Karno berfikiran, investasi besar-besaran pada sektor pendidikan jauh lebih menguntungkan dimasa depan ketimbang investasi di sektor yang menghasilkan profit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sumber : &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Rudi Hartono, Pengurus DPP PAPERNAS.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4851531647266290249?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4851531647266290249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4851531647266290249&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4851531647266290249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4851531647266290249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/07/pengolaan-migas-era-bung-karno.html' title='Pengolaan Migas Masa Soekarno'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHxtfkFHw7I/AAAAAAAAAME/ztnTqtwdFTo/s72-c/romusha-03b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5078092820428529479</id><published>2008-07-10T06:33:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.246-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Titik Jenuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHYUbUPMVxI/AAAAAAAAAL8/ApY6opxsEEs/s1600-h/gerakan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHYUbUPMVxI/AAAAAAAAAL8/ApY6opxsEEs/s320/gerakan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221383277504124690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa dipungkiri kadang kejenuhan datang jua menghampiri keceriaan setiap insan. dalam jenuh yang mengecewakan ku larikan diri dalam kesibukan yang bisa menghibur diri. eksistensi cukup berbuih meski sumbangsih untuk semua itu belum seberapa apa adanya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;take n give, try n error &lt;/span&gt;sebuah penyemangat yang selalu tertuang saat kegusaran hadir menngelitik pendirian yang juga kadang luntur karena terlalu terfokus pada satu titik. saat titik yang bisa berubah menjadi apa saja. begitu juga keadaan sikap bisa berevolusi menjadi darah dan air mata, tawa terpaksa atau hanya sekedar senyum penghormatan menjadi jalan alternatif. beruntung ada yang bisa diajak berbagi meskipun itu belum optimal penyegar diri. kadang sikap seperti ini susah dikendalikan, dan orang bijaklah yang bisa mengatasi titik jenuh ini dengan lapang dada. itu pun  masih diragukan implementasinya seperti apa?.  tak ada kata terlambat jika berbuat yang terlambat hanya bagi  yang tidak berbuat, begitu kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kokolot bijak&lt;/span&gt;.......!&lt;span&gt;sebuah tulisan yang dimengerti oleh penulis saja...hehe!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Segala sesuatu yang terpusat akan bergerak jika ditiup dengan kencang dari segala penjuru mata angin, kadang gerakan baru terejahlantahkan tatkala anarkis telah terjadi (seperti hak angket DPR, mengenai BBM) , jadi bergeraklah sebelum gerakan itu menyakitkan dan merugikan banyak pihak "&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5078092820428529479?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5078092820428529479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5078092820428529479&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5078092820428529479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5078092820428529479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/07/titik-jenuh.html' title='Titik Jenuh'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SHYUbUPMVxI/AAAAAAAAAL8/ApY6opxsEEs/s72-c/gerakan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5463450588087929477</id><published>2008-07-01T01:10:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.417-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>(BBM) Beban Berat Masyarakat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGnucFttAcI/AAAAAAAAAL0/LPFW_GFGPtg/s1600-h/bbm1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGnucFttAcI/AAAAAAAAAL0/LPFW_GFGPtg/s320/bbm1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5217963809623048642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiruk pikuk alunan di sekelilingku  tampak sepi, hanya kokok wirok (tikus liar) yg memggema tat kala malam tiba...nyanyian masa silam masih terekam meski agak error. dalam coretan yg berbaur tanpa klimaks ini ku berharap bisa melepas beban yg ntah aku juga gak mengerti beban apa itu?hehe!ya, aku ingat...sebuah Beban yg akan di genggam oleh  kaum Marhaen dan Proletar!beban berat akan menghampiri,atau memang selalu datang tiada akhir...Ironis!&lt;br /&gt;ya...belakangan ini, santer diberitakan baik media cetak dan elektronik terusik untuk mengangkat aksi mahasiswa (24/06)yg lalu  dalam aksi Penolakan kenaikan BBM, aksi solidaritas atas kematian mahasiswa UNAS,Rizal Ramly. asap ngebul di depan  Gedung DPR, menumbangkan pagar dan merusak pembatas tol,juga  membakar mobil flat merah....wow seram!!! itu belum seberapa saya pikir dengan menaikan harga BBM, pemerintah secara pelan-pelan menghunuskan pedang kesakitan kepada kaum marhaen, mengibar bendera penderitaan dan detik-detik malapetaka. mungkin imbas dari itu semua banyak!BBM naik rakyat tercekik,mati perlahan. Elpiji juga naik yg juga akan menghujam perut kaum proletar. kebijakan yg kata mereka rasional itu akan berimbas kepada menyusutkan hak hidup rakyat yg akan mati kekeringan gizi, busung lapar dan haus air bersih. BLT bukan solusi yg konkret Mister! andai aku jadi raja....hmmmm mimpi kaleee yeee....&lt;br /&gt;smoga Para pengambil kebijakan peka dan masih punya nurani. BBM jangan hanya menjadi Beban Berat Masyarakat. Semoga saja!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5463450588087929477?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5463450588087929477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5463450588087929477&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5463450588087929477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5463450588087929477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/07/beban-datang-lagi.html' title='(BBM) Beban Berat Masyarakat'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGnucFttAcI/AAAAAAAAAL0/LPFW_GFGPtg/s72-c/bbm1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-1439261372795326067</id><published>2008-06-25T02:04:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Sakit Saraf Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGIORFhy7II/AAAAAAAAALk/T-6HEpVp0Mg/s1600-h/saraf.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGIORFhy7II/AAAAAAAAALk/T-6HEpVp0Mg/s320/saraf.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215747005152947330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kesejatian!&lt;br /&gt;konon....&lt;br /&gt;merasa tanpa meraba&lt;br /&gt;mengetahui tanpa melihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemurnian!&lt;br /&gt;mengerti tanpa penjelasan&lt;br /&gt;memahami tanpa mendengar&lt;br /&gt;katanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puaskah?&lt;br /&gt;akankah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya tinggal ocehan&lt;br /&gt;Nada penenang tidur&lt;br /&gt;lagu sakit saraf!!!!&lt;br /&gt;atau itu kunang-kunang liar?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-1439261372795326067?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/1439261372795326067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=1439261372795326067&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1439261372795326067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1439261372795326067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/06/lagu-sakit-saraf.html' title='Sakit Saraf Sejati'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SGIORFhy7II/AAAAAAAAALk/T-6HEpVp0Mg/s72-c/saraf.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8293092099730465728</id><published>2008-06-18T06:00:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:10.868-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Konsep Diri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFkPeM2F2QI/AAAAAAAAALc/EU6iqZ_jLoY/s1600-h/Art+02.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFkPeM2F2QI/AAAAAAAAALc/EU6iqZ_jLoY/s320/Art+02.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213215055176653058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sore itu alarm dikosan berbunyi pukul 16.00, ketika ku llihat ternyata jadwal kajian mingguan di LPM SiGMA. bergegas ku mencuci muka, karena dari siang aku hanya tergeletak (tidur-tiduran). menuju markas yang konon katanya markas independen. Konsep diri, itulah tema kajian Rabu ini (18/06) di LPM SiGMA. kajian mingguan yang diisi kang Sobari, Alumni LPM SiGMA (senior kaliii ya) begitu santai tapi membeludak naluri imajinasiku menyimak materi yang dia keluarkan. yang hadir pada kajian kali ini cukup sepi sekelas LPM (pengurus hanya ada 5 orang dan wartawan Magang hanya 2 orang) mungkin terlalu sibukkah crew?atau emang lupa kalau hari ini ada kajian? ku tahu, itu bukan urusan diri ku yang ingin menambah potensi diri. kang sobari begitu antusias meski tampak serius terlihat dari raut wajahnya. ternya ada tiga hal yang di perhatikan dalam konsepsi diri, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cita-cita, citra dan harga diri &lt;/span&gt;seseorang itu sendiri begitu kata kang Sobari. materi yang disampaikan Kang sobari ini Bertajuk  cerita/cerpen berkolaborasi dengan teoritis Konsep Diri ini menambah ransangan pada diriku untuk mengarungi kehidupan."Materi kajian kali ini sengaja mengusung tema  konsepsi diri karena untuk menumbuhkan Konsepsi diri  di LPM SiGMA ".Jelas Ibu Litbang, Yuwi Manisa  diakhir Kajian(18.25 Wib).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8293092099730465728?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8293092099730465728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8293092099730465728&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8293092099730465728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8293092099730465728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/06/konsep-diri-ala-kang-sobari.html' title='Konsep Diri'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFkPeM2F2QI/AAAAAAAAALc/EU6iqZ_jLoY/s72-c/Art+02.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3857798946121524471</id><published>2008-06-12T12:01:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:11.070-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Siapa Dia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFF09gW5TwI/AAAAAAAAALU/aKMRBfE7IC4/s1600-h/puisiBM88.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFF09gW5TwI/AAAAAAAAALU/aKMRBfE7IC4/s320/puisiBM88.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211074843851181826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;terhempas dari kegersangan&lt;br /&gt;terpana pada khayal yang berkecamuk&lt;br /&gt;tanpa kejelasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;binggung&lt;br /&gt;linglung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tawa tetap jadi penyemangat&lt;br /&gt;meski menertawakan diri sendiri&lt;br /&gt;yang hanyut oleh endapan cerita&lt;br /&gt;cerita tanpa makna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah aku&lt;br /&gt;bergerilya cari pelipurlara&lt;br /&gt;yakinkan hati&lt;br /&gt;itu pelabuhan terakhir&lt;br /&gt;meski ku tak tahu siapa dia&lt;br /&gt;sungguh!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( joe dalam imaji"13 Juni 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3857798946121524471?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3857798946121524471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3857798946121524471&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3857798946121524471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3857798946121524471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/06/siapa-dia.html' title='Siapa Dia'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SFF09gW5TwI/AAAAAAAAALU/aKMRBfE7IC4/s72-c/puisiBM88.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4424390331010699235</id><published>2008-05-30T08:53:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:11.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Blog "Tiri "Karena Waktu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SEAnLQ3ZhyI/AAAAAAAAALM/suvhWmDixT4/s1600-h/jo+dan+waktu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SEAnLQ3ZhyI/AAAAAAAAALM/suvhWmDixT4/s320/jo+dan+waktu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206204243699664674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;met jumpa lagi blog yg imut...hehey&lt;br /&gt;sory bin maaf bgt klw dah lama enggk mengunjungimu, maklum banyak hal yg msti kulakukan dan byk alasan yg mesti diterangkan. kajian mingguan (baca: tiap mlm jumat) dan diskusi menanggapi kebijakan pemerintah menaikknan BBM ke tiga kalinya, kan dah pd tahu Social control itu perlu...hmmm!!! memperingati 100 thn Harkitnas dan 10 thn Reformasi jg merupakan alasan kealfaan yg sempat membuat blog ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;basi,&lt;/span&gt; Pekan Penerimaan anggota Baru+ Kaderisasi Tingkat Dasar GMNI (24-25 Mei) jg hal yg trjd demi estafeta perjuangan kaum Marhaen. ini pun ku sempatkan karena kebetulan lg ngerjain tugas RTF (Radio TV dan Film) sebuh UTS (ujian tgh Smstr) yg dikrm lwt email. so ya ku smptkan jenguk blog ini. 30 mei-01 juni di LPM SiGMA lg-lg agenda yg tersetting sbgai penitia pekan literasi pelajar non fiksi....akhhhh apologi x ya!!&lt;br /&gt;yg pnting kndala utamanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;malesssssss!!!!&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; biar waktu yg bicara!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"sekali layar terkembang pantang surut kebelakang"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biar Gepeng gue tetap Banteng!!!hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4424390331010699235?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4424390331010699235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4424390331010699235&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4424390331010699235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4424390331010699235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/05/met-jumpa-lagi-blog-yg-imut.html' title='Blog &quot;Tiri &quot;Karena Waktu'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SEAnLQ3ZhyI/AAAAAAAAALM/suvhWmDixT4/s72-c/jo+dan+waktu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6778190360743514344</id><published>2008-05-13T09:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:11.551-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Trisakti Yang Dilupakan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SCnQ6CYq79I/AAAAAAAAALE/FjhjERo2wtQ/s1600-h/fidel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SCnQ6CYq79I/AAAAAAAAALE/FjhjERo2wtQ/s200/fidel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199916940267286482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanah air atau mati, demi kemenangan" Partia o muerte venceremos "  sebuah kata2 yg mmbuat ku terpanah, sang revolusioner fidel Castro yg konon katanya merupakan reankarnasi dari singa eropa, Napoleon Bonaparte di abad ini. idealis sejati penentang para durjana penjajah.&lt;br /&gt;patut dijdikan rujukan bagi anak bangsa yg msh mempunyai nurani pd kecintaannya pd tanah air. aku terenyuh, terhanyut meskipun sempat ku berfikir, msh ada org langka seperti fidel Castro. konsistensi dlm revolusi sampai mati yg memang merupakan jargon sang revolusioner.&lt;br /&gt;melihat kenyataan yg ada saat ini bagaimana NKRI berpetak-petak pd perpecahan, mengabaikan ajaran Bungkarno  yg terkenal dgn Trisaktinya "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan"&lt;/span&gt;. skrg INA (Indonesia) terjajah oleh arus globalisasi! dan akar rumput  kerepotan menghias dapur yg jarang ngebul. konsep Trisakti dilupakan di negeri sendiri dan aplikasikan oleh negara seperti Malaysia dan RRC.&lt;br /&gt;BBM kemungkinan akan naik (menutut berita2 pasti naik), mahasiswa serentak turun kejalan. Reformasi pasca ORBA tak ada perubahan yg signifikan. justru apakah akan terjadi reformasi yg kedua?&lt;br /&gt;repotnasi justru akan menggilas para marhaen dan proletar di  INA.  berapa bayak lagi  akan bertambah busung lapar, gizi buruk dan buta aksara. globalisasi atau ngegombalisasi?&lt;br /&gt;dimana letak kemenangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wong cilik...&lt;/span&gt; yang menang pasti yg banyak uang, begitu kata Iwan Fals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partia o muerte venceremos !&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6778190360743514344?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6778190360743514344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6778190360743514344&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6778190360743514344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6778190360743514344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/05/abaikan-trisakti-jadi-repotnasi.html' title='Trisakti Yang Dilupakan'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SCnQ6CYq79I/AAAAAAAAALE/FjhjERo2wtQ/s72-c/fidel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8681893759250068076</id><published>2008-04-17T00:33:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:11.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>JOMBLO AJA  KOK REPOT!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SActHlLDAlI/AAAAAAAAAK0/NFK4zi9pEJ0/s1600-h/jomblologo.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SActHlLDAlI/AAAAAAAAAK0/NFK4zi9pEJ0/s200/jomblologo.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190166703828566610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu datang  lagi, malam yang mengembirakan bagi pasangan muda-muda untuk membagi kasih. Indah menawan bak di Nirvana, apalagi bagi yang baru kasmaran sungguh malam indah yang dinanti-nantikan. Bertolak belakang dengan sang Jomblo, malam minggu adalah malam kesakitan, malam neraka yang menjemukan.&lt;br /&gt;Di malam itulah segalanya dimulai , Ketika dua orang sahabat berstastus Jomblo berada di sebuah tempat tanpa ada orang lain yang di sekitar dan tanpa kegiatan yang melibatkan fisik, maka forum curhat tak akan pernah bisa dihindari. Itulah yang terjadi pada Ajie dan Joe. Kedua sahabat yang satu tempat tinggal (kosan) ini saling melempar isi hati, mengungkapkan kegundahan hati yang selama ini dipendam karena tak kuasa untuk diungkapkan. Padahal mereka berdua sudah hapal sekali kata-kata bijak yang megatakan “Seribu Rahasia Dapat Disembunyikan, Tapi Satu Perasaan Harus Dinyatakan.”&lt;br /&gt;Dengan membawa segelas susu hangat  dan satu bungkus Rokok Filter , Joe menghampiri Ajie yang sibuk sendiri melamun seperti tak ada semangat hidup&lt;br /&gt;“Jie, malam minggu ini kau enggak kemana-manakan?” Tanya Joe pada sobatnya Ajie&lt;br /&gt;“Enggak Joe” jawab Ajie Singkat.&lt;br /&gt;“Bagus kalau gitu, kau ada waktukan? Aku pengen ngomong sama kau, mungkin ini waktu yang tepat untuk Aku ceritakan ke kau tentang sebuah aib besar yang menimpa diriku, mungkin juga diri kau Jie”.&lt;br /&gt;“To the point Aja Joe, jangan banyak basa- basi, entar keburu basih lagi, “tandas Ajie.&lt;br /&gt;Setelah mengatur napas sesaat Joepun mulai menyampaikan keluh kesah yang menganjal perasaannya yang selama ini dipendam karena gengsi yang berlebihan.&lt;br /&gt;“Jie, belakangan ini Aku enggak ngerti dengan diri ku.” Joe membuka forum deklarasi tersebut dengan  logat Seberang yang melekat, sebuah peryataan yang sangat menggelitik rasa ingin tahu Ajie.&lt;br /&gt;“Emang kenapa sih elu, tadi salah makan ya?”&lt;br /&gt;“Enggak tahu Jie, aku merasa ada yang aneh dalam hidup Aku”&lt;br /&gt;“Emang Baru tahu gitu kalau Elu unik dan makhluk teraneh semargasatwa” Cetus Ajie sekenanya.&lt;br /&gt;“Sialan Kau! Ngomong semaunya saja” dengan sedikit jengkel.&lt;br /&gt;“Sory deh- sory, masa Kuda Nil tersinggung sih..hehey, yaudah lanjutin dongeng Elu, anggap tadi Intermezo, Oke!”&lt;br /&gt;“Santai saja kau Jie, aku Cuma pengen tidak ada dusta antara kita, aku pengen kau juga berkata Jujur, saling bercerita, shering mengenai Aib Besar ini kawan ” jelas Joe.&lt;br /&gt;“Emang apasih, maksud Elu, bikini gue ngeri aja?”&lt;br /&gt;“Maksud Aku gini Bung! Coba kau perhatikan dengan seobjek-objektifnya, kurang apa sih Aku? Tampangkan sudah mirip Dirly Idol gini! tapi kok sudah setahun lebih ini Aku terjerembab dalam lembah hina kejombloan, jujur Aku gak habis pikir Jie.”&lt;br /&gt;“Joe, kalau menurut gue sih kekurangan elo itu cuma satu doang…”&lt;br /&gt;“Oh ya, apa itu?”&lt;br /&gt;“Elu nggak punya kelebihan…”&lt;br /&gt;Sialan!! Spontan jidat Ajie dipoles Joe.&lt;br /&gt;“Hati-hati kau kalo ngomong” ujar Joe sambil melotot dan kelihatan marah.”Kau bikin Aku naik darah saja, kelebihan Aku kan banyak! tampang keren, macho, dompet tebal, apalagi coba?”&lt;br /&gt;Ajie menarik nafas panjang. Ia tak sanggup untuk berkata-kata. Takut menyinggung perasaan Joe yang sudah terlanjur kecebur ramuan GR dan Sok Ganteng bikinan Paranomix semenjak usia dua bulan dalam kandungan. Akhirnya atas nama pertemanan Ajie memberi nasehat yang kali ini cukup menyenangkan Joe dan terkesan Tua atau Sok Kolot.&lt;br /&gt;“Yah, ambil hikmahnya saja Joe, kalau dilihat sepintas jujur saja kita ini lebih beruntung, meskipun sekarang menjadi jomblo tetapi setidaknya kita masih bisa menjaga harapan dan tetap mempunyai kemungkinan untuk dapetin Nabila Shakieb atau Agnes Monica.”&lt;br /&gt;Joe manggut-manggut...lalu nyeletuk “KITA” loe ja kalee gue mah enggak.,hehe....&lt;br /&gt;“Jie, itu yang Aku suka dari Kau. Kau selalu bisa memandang hidup ini dari sisi positif. Thanks Bung, Aku jadi punya semangat lagi untuk terus hidup, berjuang dan berjuang. Ada keyakinan yang besar  kalau Aku bakal  jadian sama Sandra Dewi.”&lt;br /&gt;“Busyeet……!!!???” Ajie tak bisa berkata-kata.&lt;br /&gt;“Tapi Joe, sejujurnya elu tuh lebih beruntung ketimbang gue. Bagaimanapun elu pernah merasakan pacaran, merasakan kelembutan belaian wanita. sementara gue sampai detik ini tak sekalipun ada cewek yang mau membukakan hatinya buat gue. Gue selalu di tolak coy ”Dengan Muka memelas.&lt;br /&gt;“Hmmm…”.&lt;br /&gt;Joe menarik nafas panjang, ada keharuan yang menyeruak dari dalam dadanya atas nasib na’as  yang di derita sahabatnya. Bayangin saja, 24 tahun belum pernah pacaran! Dan kalau sampai ulang tahun ke-25 nanti Ajie belum juga dapat gebetan atau cewek, sudah dapat dipastikan Predikat JOPER alias JOMBLO PERAK akan disandang Ajie. Sebuah predikat yang aib-nya bisa dirasakan sampai tujuh turunan. Padahal aib besar yang disandang atas predikat STMJ (Semester Tujuh Masih Jomblo)-pun belum sepenuhnya terehabilitasi.&lt;br /&gt;Selain itu, dengan predikat Jomblo Perak di tangan, Ajiepun akan mempunyai kesempatan emas untuk menjadi kandidat ketua IJI (Ikatan Jomblo Indonesia), serta masuk nominasi dewan juri sebagai nominator penerima anugerah Jomblo of The Year atau Panasonic Award Katagori Jomblo Senior .&lt;br /&gt;Itulah nasib dari seorang Ajie, pakar cinta yang tak pernah bisa menggapai cinta. Sungguh sebuah ironi kehidupan yang demikian nyata, sebuah Fenomena  jejak manusia  aneh tapi ada. Padahal jika dilihat secara Objektif Ajie merupakan sosok pemuda yang tidak  diragukan lagi kecerdasannya, disamping pandai bergaul dan punya tampang tidak begitu jelek dia juga sosok pekerja keras.&lt;br /&gt;“Kau kurang usaha kali Jie,” ujar Joe mencoba membesarkan hati Ajie.&lt;br /&gt;“Yah Joe, kalau usaha mah jangan ditanya. Semenjak berseragam Putih-Merah gue udah praktek uji coba nyatain Cinta meskipun masih bau kencur. Lalu pas SMP  gue cari refferensi Puisi-puisi percintaan anak-anak ABG. Kemudian waktu SMA gue udah lahap buku-buku tentang PDKT ,Novel-Novel  tentang percintaan dari karya Khalil Gibran sampai karya Frendi.S. Juga Film-film Romantis dari versi Indonesia sampai Mancanegara juga tak ketinggalan gue tonton. Yang tak terlupakan dalam hidup  gue dari SMA sampai Sekarang (baca=Mahasiswa) tak ketinggalan tiap malam gue berdo’a. Usaha apalagi yang kurang Joe.” Ungkap Ajie dengan tegas.&lt;br /&gt;“Do’anya yang salah kali Jie.”&lt;br /&gt;“Gue rasa nggak Joe,dah maut banget do’a gue, apalagi itu doa gue curi dari buku catatan harian abang gue yang konon kata dia  kramat banget”&lt;br /&gt;“Lu sih pake curi-curi doa aja, curi mantra kali, kayak difilm-film kuno  zaman kerajaan aja lu” ledek Joe.&lt;br /&gt;“Zaman Fir’aun ngojek kali!terus aja ledek gue, biar elu puas sampai kenyang” Gerutu Ajie.&lt;br /&gt;“Peace! Lanjutin saja cerita kau Bung” pinta Joe.&lt;br /&gt;“Lagian lu Bikin gue kesel aja, bukan cari solusi malah bikin polusi, ujar Ajie.&lt;br /&gt;“Yo..mari hehe! Yaudah Emang gimana do’a yang kau curi dari kitab Mahabrata abang kau?”&lt;br /&gt;“Iyakan ngeledek lagi”&lt;br /&gt;“Bukan ngeledek Bung! kau saja yang terlalu sensitif dari tadi” tutur  Joe.&lt;br /&gt;“Tapi elu jangan nyontek ok!Gini nih Do’anya,  Ya Tuhan mohon Engkau bukakan hati seorang wanita yang manis untuk mencintai hamba, Tunduk patuh pada hamba, mau terima hamba apa adanya, ya Tuhan datangkanlah, kalau dia jauh suruh dia mendekat, kalau dia dekat suruh dia melekat. ya Tuhan Datangkanlah, datangkanlah”&lt;br /&gt;“Oooh gitu Do’anya, keren juga tuh, Aku jadi merinding!dan tapi  sampai sekarang Do’a kau belum terkabul juga Jie…”&lt;br /&gt;“ya..iyala...masa Iya-kanaq budu waiya-kanasyta’in sih!. Kalau udah Terkabul ngapain gue Cerita Rahasia berharga ini ke loe”&lt;br /&gt;“Yo sepakat deh dari pada aku bonyok, Jie Aku ada saran untuk Kau?” kata Joe&lt;br /&gt;“Saran Apaan?” Dengan Acuh tak acuh&lt;br /&gt;“Nah itu Jie, menurut Aku  Tuhan nggak suka dengan do’a kau yang seperti itu. Berbelit-belit tanpa tujuan yang pasti. Saran Aku, kau ganti aja do’a kau itu , kalau wanita yang mencintai kau nggak datang-datang juga, sekarang kau minta saja supaya kau enggak mencintai wanita...gitu aja kok Repot, hehe!”&lt;br /&gt;“EDAN!” ujar Ajie kesal lalu pergi meninggalkan  Joe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·         Hanya Imajinasi Penulis, terinspirasi dari obrolan yang zig-zag ( April 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8681893759250068076?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8681893759250068076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8681893759250068076&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8681893759250068076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8681893759250068076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/jomblo-aja-kok-repot.html' title='JOMBLO AJA  KOK REPOT!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SActHlLDAlI/AAAAAAAAAK0/NFK4zi9pEJ0/s72-c/jomblologo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4383301474584572743</id><published>2008-04-17T00:20:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:11.849-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Pengecut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SAct0lLDAmI/AAAAAAAAAK8/I6gRfe9pb2U/s1600-h/COFFEE.GIF"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SAct0lLDAmI/AAAAAAAAAK8/I6gRfe9pb2U/s200/COFFEE.GIF" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190167476922679906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya  aku datang juga. Aku tidak bisa menahan perasaanku untuk tidak menhadiri pesta ulang tahunnya. Aku hanya ingin melihatnya dari jarak yang agak jauh, dari tempat yang agak terlindung dari keramaian. Dari balik malam, dengan leluasa aku bisa melihatnya tertawa dan tersenyum tawa dan senyum yang dibuat-buat  di hadapan para tamu.&lt;br /&gt;Tempat dia berdiri menunggu tamu cukup terang bagi mataku, meski tempat itu hanya ditaburi cahaya merah yang redup. Aku masih bisa merasakan pancaran matanya yang pedih. Aku merasa dia sedang menunggu kehadiranku . Aku berusaha bersembunyi di balik kerumunan para undangan yang berseliweran di dalam ruangan. Tapi sejenak aku ragu, apakah benar dia menungguku? Ah, jangan-jangan itu hanya perasaanku saja. Aku yakin dia kecewa dengan aku. Dia kecewa karena pernah kusakiti.&lt;br /&gt;Hampir setiap malam aku resah dan gelisah memikirkan dirinya. Kadang  dari kegelapan malam aku berdoa semoga dia baik-baik saja. Malam itu Aku seperti mata-mata atau intelejen yang sedang mengintai mangsa dan buruannya. Atau mungkin aku seorang pengecut yang tidak berani menunjukkan batang hidung setelah kegagalan yang menyakitkan hatinya. Atau bisa jadi aku telah menjadi pecundang dari kenyataan pahit ini.&lt;br /&gt;Seiringkali aku dibakar api cemburu ketika ada lelaki yang menghampirinya dan menggodanya. Api cemburu itu semakin menjadi-jadi malam itu ketika ku lihat dia meladeni lelaki yang tak ku kenal dengan senyum dan tawa. Dan hatiku benar-benar hangus ketika kulihat dia memberikan potongan kue ultahnya yang biasanya untuk diriku seperti ultahnya tahun lalu. Saat itu juga batok kepalaku terasa remuk melihatnya.&lt;br /&gt;Oh! Acha andai kau tahu betapa aku menyesal dan sangat menyesal ,apakah kau masih sudi menerimaku.&lt;br /&gt;Aku merasa aku telah membunuh dirinya dengan cintaku.  Masih ku ingat bagaimana proses jatuh hati ini kualami?. Saat itu aku diajak oleh kawan karibku, Batex teman waktu SMA datang pada reunian SMPnya. Kawanku itu menemui mantan pacarnyanya, Ira. Sedangkan aku hanya bengong-bengong di ruangan sambil minum menikmati hidangan alakadarnya. lalu Seorang gadis manis paruh baya menghampiriku. Dengan mata genit dia menyapa “kenapa kamu diam saja? Aku bilang bahwa aku lagi Sariawan hehe!, biasa bercanda adalah hobiku dari dulu. Lalu dia menghampiriku dan duduk disamping kursiku. dia bilang  nama kamu siapa? dia mengajakku berkenalan , aku jawab dengan dingin namaku Bim-Bim, biasa nama panggilan dari teman-teman,  lalu akupun antusias menanyakan namanya, ternyata gadis montok nan seksi itu bernama Acha, Umur 17 tahun. Dalam hati aku tertarik juga dengan tu cewe.&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu Acha begitu cepat akrab denganku bercerita ria tanpa beban dari bertukar pengalaman sampai bertukar nomor Handphone (HP) kami lalukan.akhirnya acara reunian itu selesai aku  mengantar gadis itu samapi keluar ruangan. Dengan malu-malu gadis montok nan seksi itu menggandeng tanganku. aku hanya diam dan tidak berkata-kata. Kalau rezeki memang takkan kemana pikirku .kulitnya halus  membuat jiwa kelelakianku berontak. Tapi akh! Aku berusaha biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;Di luar ternyata kawanku, Batex asik bermesraan dengan pacarnya. Batex melihat kami dengan bersiul dia menggoda kami. Acha hanya tersenyum simpul  dan salting (salah tingkah) menanggapi siulan Batex yang biasa untuk menggoda burung tetangga tersebut.&lt;br /&gt;Setelah semua selesai kamipun pulang ke rumah masing-masing.  Sebelum pergi kukerlingkan mataku kewajah Acha.Dari wajah imutnya terpancar perasaan gembira dan penuh keceriaan. Aku jadi gembira melihat tingkahnya yang memelas seakan ingin  selalu bersamaku (PD banget!!!) .&lt;br /&gt;Malam itu aku jadi tak bisa tidur memikirkan senyuman mautnya. Apakah ini yang disebut jatuh cinta?ukhhh gumamku.&lt;br /&gt;Karena kantuk tak juga datang ku beranikan diri untuk menelponnya. Wah nada sambungnya juga seksi terdengar nada lagu Band Padi, Maha Dewi. membuat aku semakin terenyuh dan tak sabar untuk berbicara dengannya.&lt;br /&gt;Singkat cerita, kamipun janjian untuk ketemuan di Ramayana Cimone-Tangerang.pulang sekolah aku langsung naik mobil 01 dari Ahmad Yani, tempat SMA ku menuju Ramayana. Tak ku duga ternyata Acha sudah duduk manis menungguku didepan halte Ramayana. Akupun menghampirinya lalu kamipun berjabat tangan.&lt;br /&gt;Aku menatap wajah yang manis itu. Entah kenapa hari itu aku sangat bahagia. Mungkinkah karena ada dia disampingku.Aku benar-benar terbius dengan kecantiakan wajahnya. Bibir merah dibaluti lipstik tipis. Semakin menambah keseksian bibirnya. Mungkin aku terjebak pada pancaran matanya yang begitu diliputi kepolosan sekaligus apa adanya. Tanpa bertele-tele akupun mengunggkapkan isi perasaanku dengan sejujurnya padanya. Dia diam dan mengatur napasnya sejenak. Setelah itu tanpa kuduga dia menerima aku sebagai pacarnya. Dan yang membuat aku semakin gembira, katanya kamulah orang pertama yang bisa membuatku jatuh cinta.(ceilee segitunya bro…!! bohong!bhong, hehe)&lt;br /&gt;Kemudian kamipun masuk kedalam Ramayana untuk minum es krim dan setelah itu kami pulang.&lt;br /&gt;Keesokan harinya kami selalu bertemu, meskipun hanya sepulang sekolah. Itu hanya Senen, Rabu dan kamis. Karena tiga harinya Acha aktif diekstrakulikuler SMAnya.meskipun baru baru kelas dua dia aktif di kepramukaan dan OSIS. Dan aku juga sibuk dengan bimbel (bimbingan belajar) karena aku akan menghadapi ujian akhir kelulusan.&lt;br /&gt;Sabtu itu ketika sehabis bimbel HP ku berdering. Spontan aku angkat karena yang nelpon adalah Acha sang penghibur hatiku. Dia mengajakku makan malam dirumahnya sekalian apel (malam mingguan). Aku amini permintaannya walaupun aku segan kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;Malam itu bisa dibilang malam istimewa karena aku hadir ditengah keluarganya, walaupun aku merasa asing dalam keluarganya.&lt;br /&gt;Ayahnya termasuk demokratis dan tidak neko-neko, welcome dengan kedatanganku tidak seperti ibunya yang cenderung acuh tak acuh dengan kehadiranku.&lt;br /&gt;Akupun diajak  Acha keruang tamu dengan disuguhkan bajigur hangat yang membuat dinginnya AC Ruangan tamunya tak terasa.&lt;br /&gt;Malam telah menunjukkan pukul  09.00 WIB, kami asik berdua saja.&lt;br /&gt;plak ! spontan dia mendekapkan kepalanya ke dadaku. Aku membelai-belai rambutnya yang sebahu. Tiba-tiba saja aku merasa menjadi seorang raja yang selalu ingin bersanding pada permaisurinya.( romantis banget coy! Gue gitu loh..hehe).&lt;br /&gt;setelah itu akupun pamitan dan pulang.&lt;br /&gt;Ujian telah satu minggu lagi dimulai, aku sibuk dengan bimbel dan persiapan-persiapan lainnya. Kami pun break bertemu untuk sementara. Dan dia juga memahami keadaanku saat itu, aku harus berjuang demi kelulusan ujianku dan demi masa depanku.&lt;br /&gt;Ujian selesai. Aku pun lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Dan sampailah aku berpikir untuk melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi terkemuka di Serang- Banten.&lt;br /&gt;Dari situlah petaka Neraka  itu datang menghampiri kasih kami. komunikasi sempat terhambat, disamping dia sibuk mempersiapkan ujiannya aku pun sibuk dengan kegiatanku sendiri. Misscomunicatiaon antara kami tak bisa dielakkan. Padahal aku telah berjanji untuk sering menemui dan berkunjung kerumahnya. Janji hanyalah tinggal janji tapi realitanya tidak terbukti. Mungkin dia berpikir yang macam-macam akhirnya dia memutuskan untuk pisah dengan ku. (sedih oyyyyy).&lt;br /&gt;Aku terima keputusannya meskipum itu juga hanya via SMS pada hari sabtu jam 17.30 wib aku masih ingat. Aku sebenarnya sakit tapi mungkin inilah yang terbaik saat itu.&lt;br /&gt;Ketika Aku terenyuh dari lamunan Nostalgia yang klise itu dan tanpa kusadari pesta ulang tahunpun selesai dan aku pulang dengan langkah kaki gontai, seperti langkah panglima yang kalah dalam perang dan bak bandar togel yang bangkrut.&lt;br /&gt;Itulah kisah pahit hidupku yang sampai detik ini tak bisa kulupakan dan tersimpan rapi dalam catatan harianku. (&lt;em&gt;April 2008)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*Terinspirasi dari kisah Sahabat&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4383301474584572743?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4383301474584572743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4383301474584572743&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4383301474584572743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4383301474584572743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/pengecut.html' title='Pengecut'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SAct0lLDAmI/AAAAAAAAAK8/I6gRfe9pb2U/s72-c/COFFEE.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8956000654117010006</id><published>2008-04-15T05:48:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:12.098-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Aneh!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SASnAVLDAjI/AAAAAAAAAKQ/Rw1l59oAe0Y/s1600-h/migrate_in_dream_by_liquidkid1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SASnAVLDAjI/AAAAAAAAAKQ/Rw1l59oAe0Y/s200/migrate_in_dream_by_liquidkid1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189456294762971698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dinginnya malam membawakan kakiku melangkahkan ke taman kota kawasan ciceri-Serang. seperti biasanya, ketika kejenuhan datang dan tatkala energi hampir terkuras, menyendiri itu hobi tambahanku disamping ngecengin temen-teman.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Malam itu entah mengapa sebuah kebingungan menyoroti pikiranku sebagai tunas bangsa dan manusia yang tentu membutuhkan kebutuhan &lt;i&gt;biologis, psikologis, sosiologis dan theologis&lt;/i&gt;. Ambigu pada pikiranku malam itu tanpa arah dan tujuaan. semua bergejolak pada satu titik yang mengelitik, tentang keanehan yang terjadi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Aku semakin ragu untuk tuangkan sebuah &lt;i&gt;issue&lt;/i&gt;. Ragu dengan yang mengatasnamakan cinta, damai dan kasih sayang! Ragu pada apa yang ada, pada semua yang nampak, ragu dan ragu!  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Persetan ya persetan!&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Senyuman palsu menakutkan, berjuta milyar kali ku tertipu. Tertipu oleh kemasan &lt;i&gt;Narsis&lt;/i&gt; dengan motif tinggi. Sangat menyakinkan kepada siapa yang memandang, mendengarkan, pasti tergoda dan terpesona. Tapi di balik layar itu hanya bualan  horor yang meyeramkan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Bullshit!&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Ingin ku enyahkan semua yang mesti dilenyapkan dari bumi, ku musnahkan dengan sekuat tenaga dan pikiran!mungkinkah Ku remuk kepalanya lalu ku masukkan dalam mesin penggiling timah agar otak kotornya raib dari peradaban yang  memang semakin edan ini. Tapi aku ragu apakah perlu?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Heran aku dengan drama kehidupan yang semakin lucu dan &lt;i&gt;geli&lt;/i&gt;. Lucu membuat senyum pahit. Sebuah legenda &lt;i&gt;klasik&lt;/i&gt; dan cenderung &lt;i&gt;klenik&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Boring&lt;/i&gt; !&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dengar cerita perang yang semakin dasyat tiada akhir. perang panjang  yang takkan usai, perang  yang terjadi terjadi dari zaman &lt;i&gt;sejadah &lt;/i&gt;sampai zaman &lt;i&gt;haram jadah&lt;/i&gt;  (saat ini). Dan yang memuakkan lagi-lagi Motif perang hanya satu&lt;b&gt; &lt;/b&gt;yaitu &lt;b&gt;kekuasaan&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;kekuasaan&lt;/b&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;Bosen&lt;/i&gt; aku!menyaksikan mereka yang saling sikat, saling sikut, berebut kursi. bangsa aneh, Generasi aneh!hahaa….Aneh memang aneh! &lt;b&gt;(15/04/08)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 3in; text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;    &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8956000654117010006?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8956000654117010006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8956000654117010006&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8956000654117010006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8956000654117010006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/aneh.html' title='Aneh!'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/SASnAVLDAjI/AAAAAAAAAKQ/Rw1l59oAe0Y/s72-c/migrate_in_dream_by_liquidkid1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2154987819515551164</id><published>2008-04-10T08:00:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:12.527-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Indonesia Dalam Derita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_4uuqh3c1I/AAAAAAAAAJI/ZEXWYkvM27E/s1600-h/AMI+Lombok+Ombak+Putih+sailing+ship+in+Labuhan+Kayangan+harbour+indonesian+flag+3008x2000.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_4uuqh3c1I/AAAAAAAAAJI/ZEXWYkvM27E/s200/AMI+Lombok+Ombak+Putih+sailing+ship+in+Labuhan+Kayangan+harbour+indonesian+flag+3008x2000.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187635200002585426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Ku teguk anggur mahadewa&lt;br /&gt;Kucicipi madu sabdanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p face="arial" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Ingin kumakan Bumi&lt;br /&gt;Jika kulihat dirinya&lt;br /&gt;Menghisap darah Bumiputera&lt;/p&gt;&lt;p face="arial" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Ingin kutelan Bintang&lt;br /&gt;Tatkala kusaksikan kisahnya&lt;br /&gt;Grogoti negeri sendiri&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Ingin kupecahkan Matahari dan Bulan&lt;br /&gt;Andai kuikuti jejaknya&lt;br /&gt;Menjajah bangsa sendiri&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Menagis&lt;br /&gt;Mestikah kutangisi&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Merintih&lt;br /&gt;Perlukah?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Indonesia tanah subur “Gemah Ripah Loh Jinawi”&lt;br /&gt;Katanya!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Indonesia pusaka&lt;br /&gt;Sampai kapan kau keluar dari derita?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Indonesia&lt;br /&gt;Tetap kubangga&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Sampai akhir raga!&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(JOE' 22:00 10/04/08)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2154987819515551164?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2154987819515551164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2154987819515551164&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2154987819515551164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2154987819515551164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/indonesia-dalam-derita.html' title='Indonesia Dalam Derita'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_4uuqh3c1I/AAAAAAAAAJI/ZEXWYkvM27E/s72-c/AMI+Lombok+Ombak+Putih+sailing+ship+in+Labuhan+Kayangan+harbour+indonesian+flag+3008x2000.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-167054635364614880</id><published>2008-04-08T11:02:00.001-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:12.693-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Suka VS Duka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_uzVYqYUEI/AAAAAAAAAIg/Sv6_nJeEiAo/s1600-h/edensor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_uzVYqYUEI/AAAAAAAAAIg/Sv6_nJeEiAo/s200/edensor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186936575826088002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Judul buku : Edensor&lt;br /&gt;Pengarang : Andrea Hirata&lt;br /&gt;Penyunting : Imam Risdiyanto&lt;br /&gt;Penerbit : Bentang (Mei 2007)&lt;br /&gt;Tebal : xii + 290 halaman; 20,5 x 13 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Suka duka pasti selalu berjalan berdampingan dalam kehidupan, ya begitulah romantika manusia.Buku ketiga Andrea, melanjutkan kisah Ikal dan Arai dari buku keduanya, Sang Pemimpi.Dalam buku ini, cerita diawali dengan sedikit kenangan masa kecil si Ikal di pulau  Belitung, dan juga asal-usulnya yang berganti-ganti nama, hingga berakhir dengan nama yang tak lazim itu, Andrea."Lucu dan &lt;em&gt;fun&lt;/em&gt;" dengan suguhan nuansa bahasa yang sangat kental humoris dengan bahasa lebih menggelitik terlebih dari setiap paradoks - paradoks yang disajikan sungguh menggelikan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Novel ini mengajak kita &lt;i&gt;(lu ja kali gue gak..hehe) &lt;/i&gt;mengikuti perjalanan Ikal dan Arai ke Eropa, kisah mengharukan yang mereka alami berdua, pertama kali menginjak negeri 4 musim itu, di musim yang paling keras, musim dingin. Seperti biasa, Arai tetap menjadi pelindung Ikal, dalam situasi apapun dan dimanapun, sahabat sekaligus pahlawan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Kuliah dimulai. Banyak hal yang dilihat Ikal di negeri orang. Bertemu dengan para mahasiswa dari berbagai bangsa, kita diajak berkenalan dengan teman-teman Ikal. Dari mulai para mahasiswa Inggris dan Amerika Serikat yang selalu bersaing, para mahasiswa Jerman yang luar biasa pintar, dan kelompok marginal yang berasal dari negara-negara berkembang, termasuk dirinya. Kisah cinta singkat juga mewarnai hari-hari Ikal di Perancis.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Lalu di liburan musim panas, petualangan dimulai! Ide mengelilingi Eropa, bahkan hingga ke Afrika, sudah menjadi impian Ikal dan Arai sejak kecil di pulau Belitung.Tak disangka, impian itu kini sudah dekat di tangan, namun ada sedikit halangan : UANG. Dari mana bisa mendapatkan dana untuk membiayai perjalanan itu? Ternyata akhirnya dantang juga maksudnya bantuan datang dari teman yang tak diperkirakan sebelumnya.Ikal dan Arai pun mengelilingi Eropa, bermodalkan pertunjukan kostum putri duyung. Dari uang yang mereka peroleh dari para penonton mereka, kedua orang tersebut berhasil mewujudkan impian masa kecil mereka.Kisah perjalanan mereka, dimulai dari Belanda, hingga ke Rusia, bahkan sampai juga ke Afrika, dipenuhi berbagai suka dan duka. Di setiap tempat yang mereka datangi, Ikal berusaha mencari jejak-jejak sang kekasih dari masa lalu, A Ling.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Cerita dalam novel ini cukup serius dan sedih, apalagi juga menceritakan kehidupan Mahasiswa dan juga mengalir kisah cinta masalalu yang hilang.sungguh membuat &lt;i&gt;ngeplay&lt;/i&gt;..banget...hehey!&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.49in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-167054635364614880?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/167054635364614880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=167054635364614880&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/167054635364614880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/167054635364614880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/suka-duka-perjuangan.html' title='Suka VS Duka'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_uzVYqYUEI/AAAAAAAAAIg/Sv6_nJeEiAo/s72-c/edensor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-820776735646681282</id><published>2008-04-08T10:28:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:12.840-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Perjuangan Panjang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_usroqYUDI/AAAAAAAAAIY/tDlvGHo_pMs/s1600-h/Sang+Pemimpi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_usroqYUDI/AAAAAAAAAIY/tDlvGHo_pMs/s200/Sang+Pemimpi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186929261496782898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="western" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;      &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Judul  :Sang Pemimpi&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Penulis   : Andrea Hirata&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Penerbit  : Bentang Pustaka&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Cetakan  : I, Juli 2006&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Tebal   : x + 292 hlm  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Perjuangan memang belum berakhir dan masih panjang, Sukses novel pertamanya, Laskar Pelangi, Andrea Hirata meluncurkan Sang Pemimpi sebagai kelanjutannya. Masih berkutat di dunia sekolahan, Sang Pemimpi memunculkan tokoh ”pahlawan” Arai yang mirip dengan Lintang pada Laskar Pelangi. Dengan semangat juang yang tinggi, Arai dan Ikal bertekad mewujudkan impian mereka: sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika. Apa pun yang terjadi!  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Jika Laskar Pelangi melibatkan sebelas orang anak SD, pada Sang Pemimpi cerita berpusat pada tiga orang anak (SMA) saja. Mereka adalah Ikal, Arai, dan Jimbron. Yang telah membaca novel pertama pasti tak asing lagi dengan tokoh Ikal. Dialah si empunya hikayat. Padanyalah kisah kedua novel ini bersumber.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Latar cerita masih tetap di Belitong, kampung halaman ketiga anak muda itu. Tak jauh dari kampung mereka, kira-kira 30 km, kini berdiri satu unit bangunan sekolah SMA Negeri. Sebelumnya, SMA terdekat ada di Tanjong Pandan, berjarak 120 km dari kampung tempat para pegawai PN Timah bermukim. Sepantasnyalah seluruh penduduk kampung tersebut bersuka-cita dengan kehadiran SMA yang dirintis oleh Pak Mustar, sang Wakil Kepala Sekolah.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Ikal, Arai, dan Jimbron adalah siswa-siswa angkatan pertama SMA Bukan Main yang dipimpin oleh Pak Balia, guru sastra lulusan IKIP Bandung yang memegang teguh aturan moral itu. Berbahagialah para siswanya karena memiliki para pendidik seperti Pak Balia dan Pak Mustar, orang-orang idealis dengan komitmen tinggi pada profesi guru yang disandangnya bukan pada mereka yang terlalu mudah menjual idealisme demi Rupiah dan Konsumen penyakit CARMUK “Cari Muka”&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Dongeng Sang Pemimpi yang berisi kisah-kisah lucu, sedih, pahit, mengharukan, semasa SMA. Misalnya, sewaktu pembagian rapor.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Bagi ayah Ikal, saat pembagian rapor anak-anaknya adalah saat istimewa yang membanggakan. Lantaran itu, ia senantiasa menyiapkan segala sesuatu pada hari pembagian rapor. Ia akan mengambil cuti dua hari, memangkas rambut serta merapikan kumisnya, dan tak lupa mengenakan busana terbaik miliknya, yakni baju safari yang dijahit istrinya tahun 1972. Itu baju keramat yang hanya dipakai pada acara-cara penting saja, baju keajaiban bagi sang ayah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Bagian ini amat menyentuh, memperlihatkan kasih sayang seorang ayah yang lugu dan tulus kepada putranya tercinta. Bagi Ikal, dialah ayah juara satu seluruh dunia.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Karya agung andrea Hirata “Sang Pemimpi Sungguh Mengesankan, hanyut dengan Kisah-kisahnya  penyentuh jiwa dengan bahasa yang halus mengalir apa adanya.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-820776735646681282?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/820776735646681282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=820776735646681282&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/820776735646681282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/820776735646681282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/perjuangan-panjang.html' title='Perjuangan Panjang'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_usroqYUDI/AAAAAAAAAIY/tDlvGHo_pMs/s72-c/Sang+Pemimpi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5646433175639350149</id><published>2008-04-08T05:12:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:12.979-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>SPIRIT KEHIDUPAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tj3oqYUCI/AAAAAAAAAIQ/K8bXktBB1Hg/s1600-h/laskar-pelangi.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tj3oqYUCI/AAAAAAAAAIQ/K8bXktBB1Hg/s200/laskar-pelangi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186849203306385442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Judul Novel   :Laskar Pelangi&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Penulis    : Andrea Hirata&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Penerbit    : Bentang Pustaka  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Tebal    :  534 Halaman  &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Terinspirasi sebuah kisah nyata, nyata dan ada. Andrea Hirata yang memulai  menulis novel yang bercerita tentang pengabdian dua orang guru (Pak Harfan dan Ibu Muslimah) dan sebelas anak miskin, yang berjuang untuk bersekolah meski sekolahnya, SD Muhammadiyah Pulau Belitung (SD yang paling tua di Belitung, yang miskin dan papa), terancam ditutup oleh pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt; Belitung sendiri meski terkenal sebagai Pulau Timah, namun tak dapat dinikmati oleh penduduk aslinya. Belitung adalah kabupaten kepulauan yang dikelilingi hampir 200 pulau besar dan kecil. Sejak akhir tahun 2000, kabupaten berpenduduk lebih dari 2 ratus ribu jiwa ini menjadi bagian dari propinsi Bangka Belitung. Beragam etnis hidup berdampingan di kawasan yang memiliki panorama indah ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Meskipun mengaku tidak memiliki latar belakang sastra, namun sebagaimana ciri khas orang Melayu, Andrea terbiasa mendengarkan cerita dari para orang-orang tua di kampungnya yang bercerita tentang sejarah dan cerita-cerita klasik Melayu Belitung. Sehingga tak heran, dalam menulis Laskar Pelangi, Andrea memiliki gaya penuturan yang kuat, filmis dan cerdas dan bisa membawa pembaca berempati, hanyut dengan sajian-sajian kisah nya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Begitu banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu—bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan orang Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka, kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka, dan temukan diri Anda tertawa, menangis, dan tersentuh saat membaca setiap lembarnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt; Buku ini dipersembahkan buat mereka yang meyakini the magic of childhood memories, dan khususnya juga buat siapa saja yang masih meyakini adanya pintu keajaiban lain untuk mengubah dunia pendidikan.  tak ada yang tak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;Semua bisa menjadi mungkin.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0cm; font-family: lucida grande;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0cm;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5646433175639350149?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5646433175639350149/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5646433175639350149&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5646433175639350149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5646433175639350149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/spirit-kehidupan.html' title='SPIRIT KEHIDUPAN'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tj3oqYUCI/AAAAAAAAAIQ/K8bXktBB1Hg/s72-c/laskar-pelangi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3590198845314526982</id><published>2008-04-08T04:55:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:13.097-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>Andrea dalam bayangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tdmoqYUBI/AAAAAAAAAII/L2iwvtaUZ2w/s1600-h/andrea.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tdmoqYUBI/AAAAAAAAAII/L2iwvtaUZ2w/s200/andrea.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5186842314178842642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt; Senyap kegagalan  menghantuiku yang terus berjuang tanpa batas meski terbata-bata, kadang ku terlena dengan waktu yang sering kupermainkan dengan tak berarti.        tapi juga ku berfikir menghayal itu perlu meski hanya gombalan penyemangat untuk hidup, menghibur diri sendiri. tak perduli meskipun khayalan itu kadang melampaui batas jangkauan.Jauh di sana orang tuaku menanti akan mimpi-mimpinku. Membangun kepribadian dalam pencapaian semua yang di cita-citakan. Ku kadang terpesona dengan mereka yang sukses. Terkenal dengan karya cipta yang bersumber dari keintelektualannya. Apalagi baru-baru ini sempat menjamur demam karya   Andrea Hirata, seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitong, propinsi Bangka Belitung yang bisamembuat orang berempati dengan sajian novel best sellernya Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt;Dia  adalah satu dari orang-orang yang aku bilang top saat ini. Salut  buat bang andrea.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt;Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi--dan tentu saja sastra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt;Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sungguh mengagumkan bagi ku sebagai pencari identitas diri, siapa aku dan kapan aku bisa menjadi aku-nya aku?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt; Mimpi-mimpiku kan ku semai dan  kan kupersembahkan kepada mereka yang berjuang habis-habisan untuk ku.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt;kadang terlintas dalam pikiranku, takut ini semua kan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt;Sungguh sebuah kesalahan fatal jika   membuat  mereka kecewa.&lt;br /&gt;tulisan ini hanya bayanganku , dunia khayalku kepada mereka yang bisa menambah spiritku dalam melangkah dan berkarya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm;" align="left"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr" style="margin-bottom: 0cm;" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3590198845314526982?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3590198845314526982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3590198845314526982&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3590198845314526982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3590198845314526982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/andrea-dalam-bayanngan.html' title='Andrea dalam bayangan'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_tdmoqYUBI/AAAAAAAAAII/L2iwvtaUZ2w/s72-c/andrea.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7098828862682385886</id><published>2008-04-04T06:47:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:13.334-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>PERTENGAHAN JALAN “NEGERI ORANG”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YyKoqYT2I/AAAAAAAAAGw/9JuHY8jEk1g/s1600-h/menda2k+ngamen.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YyKoqYT2I/AAAAAAAAAGw/9JuHY8jEk1g/s200/menda2k+ngamen.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185387179258957666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;            Tulisan ini hanya sekedar menceritakan secuil kisahku, hidup di rantauan yang jauh dari sanak keluarga. memang semua ini harus memerlukan keberanian. berani bergaul dengan siapa saja, begitu pesan bapakku. jika sang rantauan tidak mau terlindas, tergilas oleh zaman (pribumi) sang Rantauan harus mampu mengolah emosi  dan bisa jaga diri, yang tak kalah penting juga harus siap diri takut tiba-tiba di tilang Polisi (jika ada razia orang jelek).hehe &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Enam tahun telah berlalu ku &lt;i&gt;terdeportasi&lt;/i&gt; dari tanah kelahiranku (Tanjung Sangka-Bangka).Semenjak 2002 ku terdampar di pulau Jawa demi &lt;i&gt;mereformasikan&lt;/i&gt; diri.  Serang begitu kota yang sekarang ku injak (sebelumnya Tangerang, SMA) Banten. &lt;i&gt;nomaden&lt;/i&gt; tempat ku bermukim berpindah dari kosan ke kosan. Beriringnya waktu akhirnya sampai juga ke kosan yang bisa di sebut sangat menyenangkan karena tiap bulan telat, ibu kosnnya gak pernah marah-marah,apalagi bawell (hanya cemberut doang n bibirnya tambah tebal 5cm…hehe).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Satu tahun lebih ku bermarkas di kontrakan (kosan) &lt;i&gt;elite&lt;/i&gt; (dalam kaca mata Mahasiswa rantau) milik &lt;i&gt;wong java&lt;/i&gt;, Sampono begitu nama sang pemilik Rumah, dia juga seorang produsen baso urat yang terkemuka di sumur Pecung-Serang.&lt;i&gt; Cek-in&lt;/i&gt; di gedung putih banyak menyisakan cerita yang lucu.why di sebut gedung putih?(gedung tua kali) &lt;i&gt;maybe&lt;/i&gt; semua lapisan ozon or catnya berwarna putih dan sampai-sampai yang nyenderin di temboknya ikut-ikutan &lt;i&gt;terkontaminasi &lt;/i&gt;oleh keaslian warna si tembok.(lengget bro!!!)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kosan unik&lt;u&gt; &lt;/u&gt;yang juga kadang-kadang sering dikunjungi teman-teman, baik wanita maupun pria ini memang memiliki kisah unik yang bisa dijadikan dongeng buat dicerita ke anak-cucu. tentu cerita yang ghokil. Begini salah satu ceritanya:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Setiap akhir bulan (habis masa aktif) ibu kosan yang biasa dipanggil Bu Pono or nama kodenya BP (pemberian dari salah satu teman). Pemberian nama BP, terinspirasi pada &lt;i&gt;stryker&lt;/i&gt; Timnas Merah-Putih, Bambang Pamungkas yang dipanggil “BP”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Aneh tapi ada, itulah yang terjadi, BP tak pernah Bete n Cape untuk bersilaturahmi tiap akhir bulan. Kadang membuat penghuni kosan gugup, gagap dan gagu.hehe…(mukanya sereem ya?) ya mungkin!salah satunya , maklum casingnya lumayan jadul sih,hehey.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Menjadi menarik di sini, ketika Rutinitasnya  dalam berkunjung BP gak pernah absen membawa &lt;i&gt;oleh-oleh &lt;/i&gt;or buah tangan yaitu &lt;b&gt;‘Struk Pembayaran Listrik’.&lt;/b&gt; Kesetiaannya membesuk gedung tua yang merupakan &lt;i&gt;schedule time&lt;/i&gt; nya&lt;i&gt; &lt;/i&gt;itu  telah jadi kebanggaan tersendiri baginya, ( jelasnya enak di dia celaka bagi sang penghuni…) imbasnya tak tanggung-tanggung, masyarakat kosan ling-lung termasuk gue, coz gue sering (pernah) jadi tumbal pelecehan sang rentenir BP …(Di lecehin bagaimana?) maksudnya di tagih mendadak coz belum &lt;i&gt;gradi resik&lt;/i&gt;  menyiapkan jawababan yang tepat untuk &lt;i&gt;berapologi&lt;/i&gt; ketika di tagih.hehey.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Ternyata teori &lt;i&gt;stratifikasi sosial&lt;/i&gt; benar-benar terjadi di kalangan masyarakat (Mahasiswa), saat Ini. Tingkat &lt;i&gt;strata&lt;/i&gt; buntuti jejak kehiduapan. Melihat fenomena di atas terlintas tatkala obrolan santai kami lakukan di kosan sambil ditemani rokok dan kopi (kadang-kadang susu). Dalam obrolan santai sedikit serius (kadang-kadang) pernah aku &lt;i&gt;beranalogi&lt;/i&gt; bahwa dalam setiap kehidupan mempunyai masing &lt;i&gt;strata&lt;/i&gt; “di atas langit pasti ada langit” begitu kata sangpenghibur (kata Bijak). Terlintas ketika melihat tingkatan pada manusia (khususnya di sekeliling Mahasiswa), lihat saja, dosen pasti takut sama ketua jurusan (Kajur), kajur takut pada Dekan, Dekan &lt;i&gt;fear&lt;/i&gt; dengan Pembantu Rektor (Purek), Purek segan &lt;i&gt;ama&lt;/i&gt; Rektor, Rektor hormat sama Menteri, Menteri patuh kepada Presiden n Presiden&lt;i&gt; kiut&lt;/i&gt; pada Mahasiswa…..so mentok-mentoknya Mahasiswa Takut ama ibu kos, ya gak?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Sosok Ibu kos memang menyimpan misteri (misteri Ilahi kali) dan malapetaka seperti malaikat maut  ( ketika belum inflasi). Tapi dia juga adalah Pahlawan lho (klo dia baik n enggak cerewet..hehe ). So carilah ibu kosan yang asik Kawan! Ibu Kosan yang lugu, demokratis dan kompromis. hehey&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Itulah sekelumit kisah yang mungkin enggak penting bagi sebagian Orang dan ini hanyalah kesan penulis saja, goresan ini tercipta ketika rindu pada kampoeng halaman terus menghantui pikiran, maka menulis adalah jalan satu-satunya menyibukkan diri dan bisa dijadikan Obat penawar kerinduan. ‘Di pertengahan jalan negeri orang’.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;     &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;19:30&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;04/04/08&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-7098828862682385886?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/7098828862682385886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=7098828862682385886&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7098828862682385886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7098828862682385886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/pertengahan-jalan-negeri-orang.html' title='PERTENGAHAN JALAN “NEGERI ORANG”'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YyKoqYT2I/AAAAAAAAAGw/9JuHY8jEk1g/s72-c/menda2k+ngamen.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6375511352702572808</id><published>2008-04-03T10:21:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:13.571-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>QUO VADIS KEPEMIMPINAN MAHASISWA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UT-oqYTsI/AAAAAAAAAFg/91mZrYcDghs/s1600-h/macan+kampus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UT-oqYTsI/AAAAAAAAAFg/91mZrYcDghs/s200/macan+kampus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185072512774983362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;/p&gt;            Kata &lt;i&gt;Quo Vadis&lt;/i&gt; &lt;i&gt;“ketidak jelasan” &lt;/i&gt;mengawali tulisan ini, Quo Vadis saat mata menyaksikan sebuah kenyataan yang kontraversi dengan harapan, harapan perubahan yang terlontarkan oleh para calon pemimpin mahasiswa (legislatif dan eksekutif ) di IAIN “SMH” banten tatkala berkampanye pada pesta demokrasi mahasiswa pertengahan 2007 silam. &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Saya masih ingat, ketika itu kata “Kebersamaan” menjadi kesan tersendiri bagi saya  pada  debat Visi dan Misi &lt;b&gt; &lt;/b&gt;calon presiden Mahasiswa (Capresma)&lt;b&gt; &lt;/b&gt;.Semua calon &lt;i&gt;leaders&lt;/i&gt; dengan penuh percaya diri (PD) mengulang kata “Kebersamaan”. Sebuah kata yang telah mendapat imbuhan (ke-ber-an) itu dasyat sekali, satu kata yang bisa membius semua mahasiswa yang hadir pada waktu itu, khususnya diri saya pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;i&gt;Medio&lt;/i&gt; pemerintahan telah berotasi, tahta yang dijadikan berhala tergenggamlah sudah. Tapi belum terlihat perubahan yang signifikan kecuali perubahan senyap, sepi dan hening  baik legislatif maupun eksekutif.  Tak terlihat pula kebersamaan yang menjadi &lt;i&gt;icon&lt;/i&gt; kampanye tempo lalu. Bahkan yang terlihat adalah keretakan, perceraian dan &lt;i&gt;kocar-kacir&lt;/i&gt; kroni-kroni legislatif dan eksekutif.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Padahal untuk meraih jabatan ini tak semudah membalik kedua telapak tangan tapi memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang tidak gampang. Entah terlalu sibuk di eksternalkah sehingga lupa akan kewajiban di internal KBM sendiri? Apabila ini akan terus berlanjut, legislatif dan eksekutif tidak mampu berbenah sampai akhir rezim pemerintahannya, maka dampaknya akan menjadi &lt;i&gt;Phobia&lt;/i&gt; pada salah satu organisatoris dan hancurnya&lt;i&gt; reputasi&lt;/i&gt;.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Runtuhnya persatuan memberi &lt;i&gt;signal&lt;/i&gt; bahwa&lt;i&gt; &lt;/i&gt;legislatif dan eksekutif&lt;i&gt; &lt;/i&gt;telah gagal menjadi pemimpin ideal sebagaimana impian pada setiap pelatihan kepemimpinan mahasiswa (PKM). Atau memang seperti itu pemimpin ideal? Mungkin itu hanya &lt;i&gt;kamuflase&lt;/i&gt;, halusinasi penulis yang terlalu mendramatisir, tapi lihat saja  kenyataannya, semua itu fakta atau rekayasa?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Menurut pisau analisis penulis, ini semua terjadi karena &lt;i&gt;Misscommunication,&lt;/i&gt; &lt;i&gt;missunderstanding&lt;/i&gt; dan kurang  mengertinya &lt;i&gt;jobdescription&lt;/i&gt; sehingga membuahkan &lt;i&gt;stagnasi&lt;/i&gt; di pertengahan roda pemerintahan. Naïfnya, hal itu sering terjadi mengingat jabatan&lt;b&gt; &lt;/b&gt;legislatif atau eksekutif menjadi buruan yang mahal., sebagai uji &lt;i&gt;soulmate&lt;/i&gt; antara pemimpin dan wakilnya serta uji coba kesolidan pendukung dan simpatisannya, juga kesempatan untuk menjadi Ratu adil yang ditunggu-tunggu. Dan yang terpenting ini menjadi ajang pembuktiaan  silat lidah yang telah terlanjur terkoarkan.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Matinya aktivitas eksekutif dan legislatif  di kampus “Jingga” (IAIN “SMH” Banten) sangat ironis, menginggat  fungsi dan perannya demi kemajuan keluarga besar mahasiswa (KBM) seperti merancang dan menjalankan konstitusi KBM, komando pada setiap kegiatan. dan corong aspirasi mahasiswa.  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Iwan Fals pernah menyindir ahli hipnotis pada bidang &lt;i&gt;ngebacot&lt;/i&gt; tersebut menjelang Pilpres RI pada Pemilu 2004. Syair lagunya yang berjudul  buktikan pada album manusia setengan dewa :&lt;i&gt;“Kata-kata  berbisa, mulut-mulut berbusa,Janji-janji bertebaran seperti biasa dari atas panggung atas nama bangsa ,yang mendengar terpesona bahkan ada yang terkesima akupun tergoda untuk mengikuti apa yang terjadi, apakah memang janji hanya janji&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Buktikan!buktikan itu yang dinanti-nanti, Buktikan!buktikan kalau hanya omong burung beopun bisa...”&lt;/i&gt; Sebuah potongan syair yang menyentuh jiwa, menyentil para calon &lt;i&gt;leaders,&lt;/i&gt; karya pembongkar fakta, sebuah album yang yang  fenomenal pada saat krisis kepercayaan melanda bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kepandaian berargumentasi menjadi modal kemenangan pada setiap pesta demokrasi meskipun tidak ada kalah dan menang, begitu kata Sutan Takdir Alisjahbana dalam salah satu  penggalan puisinya yang berjudul &lt;i&gt;“Kalah dan Menang.&lt;/i&gt;”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Sejarah takkan terulang kembali,dan kesempatan tak datang dua kali, begitu kata sang bijak. Potret  ini akan menjadi &lt;i&gt;refferensi&lt;/i&gt; untuk suksesi pemimpin pada pesta demokrasi  mahasiswa yang akan datang. Kaca perbandingan Agar kapal yang bernama KBM tak terombang ambing seperti saat ini. Justru “&lt;i&gt;golongan putih” (golput) &lt;/i&gt;menjadi salah satu  jalan  demokrasi terbaik sebagai bayaran &lt;i&gt;kejenggahan&lt;/i&gt; akan semua &lt;i&gt;koar-koar&lt;/i&gt; calon penguasa. Hanya bisa &lt;i&gt;speak and speak &lt;/i&gt;, Kalau hanya &lt;i&gt;omong &lt;/i&gt;burung beo pun bisa!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;         (&lt;b&gt;24 /03/08 -  03:45)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6375511352702572808?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6375511352702572808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6375511352702572808&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6375511352702572808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6375511352702572808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/04/quo-vadis-kepemimpinan-mahasiswa-oleh.html' title='QUO VADIS KEPEMIMPINAN MAHASISWA'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UT-oqYTsI/AAAAAAAAAFg/91mZrYcDghs/s72-c/macan+kampus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3962463796846272944</id><published>2008-03-30T10:34:00.001-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:13.792-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Che Guevara</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_SwQYqYToI/AAAAAAAAAE4/CDCVONti474/s1600-h/che-guevara-habano.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184962866554883714" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_SwQYqYToI/AAAAAAAAAE4/CDCVONti474/s320/che-guevara-habano.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ernesto Guevara Lynch de La Serna (Rosario, Argentina, 14 Juni 1928 - Bolivia, 9 Oktober 1967) adalah pejuang revolusi Marxis Argentina dan seorang pemimpin gerilya Kuba. Guevara dilahirkan di Rosario, Argentina, dari keluarga berdarah campuran Irlandia, Basque dan Spanyol. Tanggal lahir yang ditulis pada akte kelahirannya yakni 14 Juni 1928, namun yang sebenarnya adalah 14 Mei 1928.&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Pada tahun 1959, Guevara menikahi Aledia March, kemudian berdua mengunjungi Mesir, India, Jepang, Indonesia yang juga hadir pada Konfrensi Asia Afrika, Pakistan dan Yugoslavia.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Che manjadi legenda. dikenang karena keganasannya, penampilannya yang romantis, gayanya yang menarik, sikapnya yang tak kenal kompromi dan penolakan atas penghormatan berlebihan atas semua reformasi murni dan pengabdiannya untuk kekejaman dan sikapnya yang flamboyan. Ia juga idola para pejuang revolusi dan bahkan kaum muda generasi tahun 1960-1970 atas tindakan revolusi yang berani yang tampak oleh jutaan orang muda sebagai satu-satunya harapan dalam perombakan lingkup borjuis kapitalisme, industri dan komunisme.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Petualangan revolusioner terakhir Che adalah di Bolivia, karena ia salah memperkirakan potensi negara itu yang mengakibatkan konsekuensi yang buruk. Tertangkapnya Che oleh tentara Bolivia pada 8 Oktober 1967 adalah akhir dari segala usahanya dan hukuman tembak dijatuhkan sehari setelah itu.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Pada tanggal 12 Juli 1997 jenazahnya dikuburkan kembali dengan upacara kemiliteran di Santa Clara, di provinsi Las Villas, di mana Guevara mengalami kemenangan dalam pertempuran ketika revolusi Kuba. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sumber : &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;wikipedia indonesia&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3962463796846272944?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3962463796846272944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3962463796846272944&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3962463796846272944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3962463796846272944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/che-guevara.html' title='Che Guevara'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_SwQYqYToI/AAAAAAAAAE4/CDCVONti474/s72-c/che-guevara-habano.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3921538977202021126</id><published>2008-03-30T10:17:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:13.959-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>JASAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Sx6IqYTpI/AAAAAAAAAFA/yIcaR5XfsRk/s1600-h/mengheningkn+cipta.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184964683326049938" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Sx6IqYTpI/AAAAAAAAAFA/yIcaR5XfsRk/s320/mengheningkn+cipta.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Jasat &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Kau jasat &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Selalu tunduk dengan suruhan tangan&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Patuh pada petuah lidah&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Jasat&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Kau malu&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Jasat! Tapi kau mau&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Jasat !&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Sosok aneh mengundang tawa &lt;b&gt;(JOE" Renungan Meret’08)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3921538977202021126?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3921538977202021126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3921538977202021126&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3921538977202021126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3921538977202021126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/renungan.html' title='JASAT'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Sx6IqYTpI/AAAAAAAAAFA/yIcaR5XfsRk/s72-c/mengheningkn+cipta.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2010124853984801903</id><published>2008-03-30T10:10:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:15.722-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='celoteh'/><title type='text'>MAHASISWA RANTAU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-_Kl4qYTjI/AAAAAAAAAEI/Jhh6-0WWQJE/s1600-h/maladewa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-_Kl4qYTjI/AAAAAAAAAEI/Jhh6-0WWQJE/s320/maladewa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183584448340839986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;MAHASISWA RANTAU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Mahasiswa rantau Makan tak teratur&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Senen makan selasa puasa   &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Rabu ngutang e…kamis dibayar  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Jumat lapar lagi, Sabtu makan lagi&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Minggu ngutang lagi, Senen balik lagi&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Rambut metal gondrong  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Celananya bolong&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Jarang makan apalagi jajan&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Pacar tiada  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Duitpun dah punya  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Hutaang dimana-mana&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Aku ini memang mahasiswa ripuh&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Masuk kelas…(cret-cret)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Udah &lt;i&gt;injure time&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Datang telat pulang paling rajin  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Ip jeblok nol koma lima&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kagak lulus-lulus&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Udah tujuh belas tahun  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Jadi macan kampus  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Mahasiswa abadi  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Abadi sekali...&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;(Pemuda Harapan Bangsa/PBH)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Lucu n ghokil mengawali tulisan ini, karena tulisan ini terinspirasi dengan lagu (syair) nakal diatas. Ketika ku dengar lagu diatas. Apalagi musiknya begitu jadul kayak zaman orde lama, &lt;i&gt;( kayak pernah hidup dizaman itu aja…)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;** Kenapa lu JIL liat-liat, ko pergi…(&lt;b&gt;Skip&lt;/b&gt;  &lt;i&gt;trouble&lt;/i&gt; coz si &lt;b&gt;PINUM&lt;/b&gt; liat-liat gue ngetik, jadi takut coz mukanya lumayan &lt;i&gt;jadul,&lt;/i&gt; sereem!!hehey)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Lanjut key…&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Jengah, bosan, cape n bete’ mengikuti jejak langkah yang tak pasti, grogoti batang tubuh gue yang lumayan kasar kayak kulit badak ini. Banyak cerita , banyak kisah yang kadang sulit untuk dituangkan, &lt;i&gt;hese &lt;/i&gt;diutarakan karena lisan tak mampu berucap ( gagu di buat-buat) dan &lt;i&gt;body language &lt;/i&gt; melewati jalan buntu coz  &lt;i&gt;over dosis&lt;/i&gt;  pada ‘&lt;i&gt;body girls’&lt;/i&gt; yang selalu meyita perhatian&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Mahasiswa rantau memang tak luput dari kekurangan n kesederhanaan. kalau bahasa gaulnya&lt;b&gt; balangsat &lt;/b&gt;(&lt;i&gt;gue pribadi&lt;/i&gt;). Apalagi tanggal (bulan) tua seperti sekarang ini sebuah malapetaka yang menyiksa dan kalau bulan muda  &lt;i&gt;(janda kalie) &lt;/i&gt;datang sebuah mujizat yang begitu dasyat (itu juga kadang-kadang coy).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Telat kiriman itu rutinitas dalam catatan keseharian.kantong tipis itu udah enggak aneh lagi, tradisi yang sulit untuk dilenyapkan bahkan diminimalisirpun susah Kisah kasih anak rantauan juga banyak berbaur lucu (&lt;i&gt;orangnya juga lucu kan?)&lt;/i&gt; gini-gini banyak juga lho yang suka  &lt;i&gt;(suka Nimpukin.).&lt;/i&gt;Sebenarnya ada kesan tersendiri bahkan jadi koleksi kehidupan yang akan menjadi documenter pribadi  tentang  ‘&lt;i&gt;percintaan alah anak seberang‘ &lt;/i&gt;(Rantauan) &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Sifat kerasku kadang lebur jika berhadapan dengan berhala yang bernama ‘kaum Hawa’.Aku berusaha untuk konsisten dan memfilter diri agar tak lupa pada pasir di pantai. Hanya satu kata &lt;b&gt;“TAKUT”&lt;/b&gt;.Takut kebablasan tertipu pada lipstik merah yang menyingkirkan adam tatkala di surga &lt;i&gt;tempo doeloe&lt;/i&gt;, biang permusuhan antara khabil dan habil serta jatuhnya kekuasaan napoleon sang singa eropa. Tapi betapa sengsaranya adam menjomblo  bertahun-tahun sebelum tuhan berinisiatif menciptakan hawa, &lt;i&gt;so &lt;/i&gt;hargai wanita &lt;i&gt;(berapa sih harganya) “wanita dilahirkan bukan untuk disakitai tapi untuk dihargai, dicintai, disayangi dan dihormati”( &lt;/i&gt;kalau gak ada wanita mungkin gue gak terciptakan) terima kasih ibu yang telah berkolaborasi dengan bapak, banting tulang siang malam (jangan PIKTOR) sehingga terciptalah aku…hehey&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Lanjut ke permasalahan mahasiswa rantau. Diperkirakan (menurut analisis penulis) Mahasiswa rantau itu Hutangnya di mana-mana &lt;i&gt;(gue pribadi) &lt;/i&gt;tau gak, gue kalau kuliah males nulis tapi kalu nulis bon hutang rajin bannget, hehey!! saking rajin nulisnya di ‘file’ penuh dengan catatan hutang . hutang di kantin kampus, hutang di dekat areal kosan, di jalanan dan dimana lagi yaa jadi lupa. &lt;i&gt;“Dan akupun lupa kapan aku lupa”&lt;/i&gt; ...(Nukil dari Puisi Syifa yang berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"LUPA"&lt;/span&gt; ), oya..!! pokoknya lengkap banget deh admiministrasi hutang-hutang gue ).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Ku ucapkan terima kasih  kepada semua yang pernah gue hutangin, jangan kapok, nyantai aja entar gue ngutang lagi ok!! Hehey. Kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa. kalian selalu ada tatkala suka maupun duka, saat aku kelaparan saat boke menggerogoti kantong dan ketika perut ku yang agak buncit ini meringis kelaparan (tapi buncitnya bukan busung lapar bro..) perut gue kan perut tipe pejabat-pejabat gitu, liat aja pejabat-pejabat kalian pasti perutnya pada gede-gede, perut eksekutif , (Perut  Rahasia illahi kaleee). Anak rantauan jangan malu ngutang ok. Ngutang itu lebiyh baik dari pada nyolong or merampok dan ini lebih terpuji (tapi kudu dibayar..hehey)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dengan tulisan ini ku berharap bisa lepas, bebas tanpa batas ekspresikan semua keluh-kesah, sedih-seduh-sedan yang selalu &lt;i&gt;“datang tak di undang, pergi tak diantar”&lt;/i&gt;&lt;b&gt;..(kayak jaylangkung aja…) &lt;/b&gt;semua silih berganti ikuti roda nasib yang sudah ditentukan pada zaman azalali.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Thanx sobat (LBFC) ,  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;terima kasih SiGMA,  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Trims GMNI&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Kalian selalu menjadi inspirator dan motivatorku dalam bertindak.Memberi pembelajaran dan pengalaman tentang arti kehidupan. Arti  sebuah perjuangan pengorbanan dan pengabdian. ‘&lt;b&gt;Salam kompak selalu’(The End)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2010124853984801903?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2010124853984801903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2010124853984801903&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2010124853984801903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2010124853984801903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/mahasiswa-rantau.html' title='MAHASISWA RANTAU'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-_Kl4qYTjI/AAAAAAAAAEI/Jhh6-0WWQJE/s72-c/maladewa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8159649923584885016</id><published>2008-03-29T13:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:15.843-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Bang Iwan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6i34qYTiI/AAAAAAAAAEA/TiUagqMOLEM/s1600-h/fals.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6i34qYTiI/AAAAAAAAAEA/TiUagqMOLEM/s320/fals.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183259302136663586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Iwan Fals  (Bang Iwan) &lt;/b&gt;yang bernama lengkap &lt;b&gt;Virgiawan Listanto, &lt;/b&gt;lahir 3 September 1961 di Jakarta. Ia adalah seorang penyanyi beraliran balada yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia (terutama Jakarta) di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya tetapi juga sejumlah pencipta lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8159649923584885016?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8159649923584885016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8159649923584885016&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8159649923584885016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8159649923584885016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/bang-iwan.html' title='Bang Iwan'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6i34qYTiI/AAAAAAAAAEA/TiUagqMOLEM/s72-c/fals.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-6096514491185748077</id><published>2008-03-29T11:05:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:16.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>AKTIVIS HAM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6FyIqYThI/AAAAAAAAAD0/YVVi5BVkDTE/s1600-h/jadul+m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6FyIqYThI/AAAAAAAAAD0/YVVi5BVkDTE/s320/jadul+m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183227317515210258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Munir Said Thalib&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;  lahir di Malang, Jawa Timur, 8 Desember 1965 dan meninggal di pesawat Garuda dari Jakarta jurusan ke Amsterdam, pada tanggal 7 September 2004. Pria keturunan Arab ini adalah seorang aktivis HAM Indonesia dan jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial.Pendidikannya S1 FH Universitas Brawijaya(Unibraw) (1990).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Saat menjabat Koordinator Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu. Ketika itu dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus. Setelah Soeharto jatuh, penculikan itu menjadi alasan pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto dan diadilinya para anggota tim Mawar.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Jenazah Munir dimakamkan di Taman Pemakaman Umum, Kota Batu.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Sejak 2005, tanggal kematian Munir 7 September, oleh para aktivis HAM dicanangkan sebagai Hari Pembela HAM Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-6096514491185748077?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/6096514491185748077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=6096514491185748077&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6096514491185748077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/6096514491185748077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/aktivis-ham.html' title='AKTIVIS HAM'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6FyIqYThI/AAAAAAAAAD0/YVVi5BVkDTE/s72-c/jadul+m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-78537237387542532</id><published>2008-03-29T10:53:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:16.228-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Bapak Filsafat Yunani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6ClIqYTgI/AAAAAAAAADs/eUBErg4_kq4/s1600-h/Socrates.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6ClIqYTgI/AAAAAAAAADs/eUBErg4_kq4/s320/Socrates.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183223795642027522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;SOCRATES&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Socrates (Bahasa Yunani Σωκράτης, Sǒcratēs) (470 SM - 399 SM) adalah filsuf dari Athena, Yunani dan merupakan salah satu figur tradisi filosofis Barat yang paling penting. Socrates lahir di Athena, dan merupakan generasi pertama dari tiga ahli filsafat besar dari Yunani, yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles. Socrates adalah yang mengajar Plato, dan Plato pada gilirannya juga mengajar Aristoteles. Pengajaran&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Socrates diperkirakan berprofesi sebagai seorang ahli bangunan (stone mason) untuk mencukupi hidupnya. Penampilan fisiknya pendek dan tidak tampan, akan tetapi karena pesona, karakter dan kepandaiannya ia dapat membuat para aristokrat muda Athena saat itu untuk membentuk kelompok yang belajar kepadanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Metode pembelajaran Socrates bukanlah dengan cara menjelaskan, melainkan dengan cara mengajukan pertanyaan, menunjukkan kesalahan logika dari jawaban, serta dengan menanyakan lebih jauh lagi, sehingga para siswanya terlatih untuk mampu memperjelas ide-ide mereka sendiri dan dapat mendefinisikan konsep-konsep yang mereka maksud dengan mendetail.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Socrates sediri tidak pernah diketahui menuliskan buah pikirannya. Kebanyakan yang kita ketahui mengenai buah pikiran Socrates berasal dari catatan oleh Plato, Xenophone (430-357) SM, dan siswa-siswa lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Filosofi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Salah satu catatan Plato yang terkenal adalah Dialogue, yang isinya berupa percakapan antara dua orang pria tentang berbagai topik filsafat. Socrates percaya bahwa manusia ada untuk suatu tujuan, dan bahwa salah dan benar memainkan peranan yang penting dalam mendefinisikan hubungan seseorang dengan lingkungan dan sesamanya. Sebagai seorang pengajar, Socrates dikenang karena keahliannya dalam berbicara dan kepandaian pemikirannya. Socrates percaya bahwa kebaikan berasal dari pengetahuan diri, dan bahwa manusia pada dasarnya adalah jujur, dan bahwa kejahatan merupakan suatu upaya akibat salah pengarahan yang membebani kondisi seseorang. Pepatahnya yang terkenal: "Kenalilah dirimu".&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Socrates percaya bahwa pemerintahan yang ideal harus melibatkan orang-orang yang bijak, yang dipersiapkan dengan baik, dan mengatur kebaikan-kebaikan untuk masyarakat. Ia juga dikenang karena menjelaskan gagasan sistematis bagi pembelajaran mengenai keseimbangan alami lingkungan, yang kemudian akan mengarah pada perkembangan metode ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Kematian&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Socrates percaya akan gagasan mengenai gaya tunggal dan transenden yang ada di balik pergerakan alam ini. Dengan demikian, Socrates memiliki pandangan yang bertentangan dengan kepercayaan umum masyarakat Yunani saat itu, yaitu kepercayaan pada kuil (oracle) dari dewa-dewa.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Pandangan yang ia bawa tersebut akhirnya membuatnya dipenjara dengan tuduhan merusak ahlak pemuda-pemuda Athena. Pengadilan dan cobaan yang dialaminya digambarkan dalam catatan Apology oleh Plato, sedangkan serangkaian percakapannya dengan para siswanya ketika ia dipenjara digambarkan dalam Phaedo, juga oleh Plato. Bagaimanapun, Socrates dinyatakan bersalah dan ia ditawarkan untuk bunuh diri dengan meminum racun. Penawaran tersebut diterimanya dengan tenang, meskipun para siswanya telah berulangkali membujuknya untuk melarikan diri. Menurut Phaedo, Socrates meninggal dengan tenang dengan dikelilingi oleh kawan-kawan dan siswanya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pengaruh&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Sumbangsih Socrates yang terpenting bagi pemikiran Barat adalah metode penyelidikannya, yang dikenal sebagai metode elenchos, yang banyak diterapkan untuk menguji konsep moral yang pokok. Karena itu, Socrates dikenal sebagai bapak dan sumber etika atau filsafat moral, dan juga filsafat secara umum.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;Sumber&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Yenne, Bill. 100  Pria Pengukir Sejarah Dunia (hal 32-33). Alih bahasa: Didik  Djunaedi. PT. Pustaka Delapratasa, 2002, Jakarta.   &lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-78537237387542532?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/78537237387542532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=78537237387542532&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/78537237387542532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/78537237387542532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/bapak-filsafat-yunani.html' title='Bapak Filsafat Yunani'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-6ClIqYTgI/AAAAAAAAADs/eUBErg4_kq4/s72-c/Socrates.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5948344552360921709</id><published>2008-03-29T10:40:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:16.609-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Bangka Belitung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-5_8YqYTfI/AAAAAAAAADk/DKEX2Jz-Q84/s1600-h/peta+bb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-5_8YqYTfI/AAAAAAAAADk/DKEX2Jz-Q84/s320/peta+bb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5183220896539102706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Bangka Belitung (Babel) adalah sebuah provinsi Indonesia yang terdiri dari Pulau Bangka dan Belitung serta beberapa pulau kecil yang terletak di bagian timur Sumatra, dekat dengan Provinsi Sumatra Selatan. Ibu kota provinsi ini ialah Pangkal Pinang. Provinsi ini disahkan pada tanggal 9 Februari 2002.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selat Bangka memisahkan Sumatra dan Bangka, sedangkan Selat Gampar memisahkan Bangka dan Belitung. Di bagian utara provinsi ini terdapat Laut Tiongkok Selatan, bagian selatan adalah Laut Jawa dan Pulau Kalimantan di bagian timur yang dipisahkan dari Belitung oleh Selat Karimata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Kepulauan Bangka Belitung merupakan bekas Provinsi Sumatra Selatan, namun menjadi provinsi sendiri bersama Banten dan Gorontalo pada tahun 2000. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didirikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2000 tanggal 4 Desember 2000. Propinsi Kepulauan Bangka Belitung berasal dari sebagian wilayah Provinsi Sumatra Selatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Batas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Propinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai batas wilayah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelah  utara dengan Laut Natuna &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelah  timur dengan Selat Karimata &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelah  selatan dengan Laut Jawa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelah  barat dengan Selat Bangka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Posisi Geografis&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Posisi geografis propinsi ini adalah 1º50' - 3º10' LS dan 105º - 108º BT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Rumah Adat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rumah  Panggung &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara umum arsitektur di Kepulauan Bangka Belitung berciri Arsitektur Melayu seperti yang ditemukan di daerah-daerah sepanjang pesisir Sumatera dan Malaka. Di daerah ini dikenal ada tiga tipe yaitu Arsitektur Melayu Awal, Melayu Bubung Panjang dan Melayu Bubung Limas. Rumah Melayu Awal berupa rumah panggung kayu dengan material seperti kayu, bambu, rotan, akar pohon, daun-daun atau alang-alang yang tumbuh dan mudah diperoleh di sekitar pemukiman. Bangunan Melayu Awal ini beratap tinggi di mana sebagian atapnya miring, memiliki beranda di muka, serta bukaan banyak yang berfungsi sebagai fentilasi. Rumah Melayu awal terdiri atas rumah ibu dan rumah dapur, yang berdiri di atas tiang rumah yang ditanam dalam tanah. Berkaitan dengan tiang, masyarakat Bangka Belitung mengenal falsafah 9 tiang , di mana bangunan didirikan di atas 9 buah tiang, dengan tiang utama berada di tengah dan didirikan pertama kali. Sedangkan atap ditutup dengan daun rumbia, untuk dinding biasanya dibuat dari pelepah/kulit kayu atau buluh (bambu). Rumah Melayu Bubung Panjang biasanya karena ada penambahan bangunan di sisi bangunan yang ada sebelumnya, sedangkan Bubung Limas karena pengaruh dari Palembang, dimana sebagian dari atap sisi bangunan terpancung. Selain pengaruh arsitektur Melayu ditemukan pula pengaruh arsitektur Non-Melayu seperti terlihat dari bentuk Rumah Panjang yang pada umumnya didiami oleh warga keturunan Tionghoa. Pengaruh Non-Melayu lain datang dari arsitektur kolonial, terutama tampak pada tangga batu dengan bentuk lengkung.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rumah  Limas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rumah  Rakit &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kain Tradisional&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kain  Cual &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="en-US"&gt;&lt;b&gt;Senjata tradisional&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Parang  bangka bentuknya seperti layar kapal. Alat ini digunakan terutama  untuk perkelahian jarak pendek. Senjata ini mirip dengan golok di  Jawa, namun ujung parang ini dibuat lebar dan berat guna  meningkatkan bobot dengan kegunaan supaya sasaran dapat terpotong  dengan cepat. Parang yang berdiameter sedang atau sekitar 40 cm juga  dapat digunakan untuk menebang pohon karena bobot ujungnya yang  lebih besar dan lebih berat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kedik  adalah alat tradisional yang digunakan sebagai alat pertanian. Alat  ini digunakan di perkebunan terutama di kebun lada. Dalam  menggunakannya si pemakai harus berjongkok dan bergerakan mundur  atau menyamping. Alat ini digunakan dengan cara diletakkan pada  tanah dan ditarik ke belakang. Alat ini efektif untuk membersihkan  rumput pengganggu tanaman lada. Kedik biasanya digunakan oleh kaum  wanita karena alatnya kecil dan relatif lebih ringan. Kedik hanya  dapat digunakan untuk rumput jenis yang kecil atau rumput yang  tumbuh dengan akar yang dangkal, bukan ilalang. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Siwar  Panjang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Alat Musik dan Tarian Tradisional&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dambus  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suling  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gendang  Melayu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tari  Tanggai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tari  Zepin &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tari  Campak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Masakan/Makanan Tradisional&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lempah  kuning adalah masakan khas dari Pulau Bangka. Bahan dasar makanan  ini adalah ikan laut dan diberi bermacam bumbu dapur seperti kunyit,  bawang merah dan putih serta lebngkuas dan terasi atau belacan yang  khas dari daerah Bangka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Getas  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rusip  adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar ikan bilis yang dicuci  bersih dan diriskan secara steril, kemudian dicampur dengan garam  yang komposisinya seimbang. Di samping itu ditambahkan juga air gula  kabung agar aroma lebih terasa, kemudian disimpan sampai menjadi  matang tanpa proses pemanasan. Adonan ini harus ditutup dengan wadah  yang rapat agar tidak tercampur dengan benda asing apapun. Dahulu  biasanya proses adonan ini ditempatkan dalam guci yang bermulut  sempit. Suhu ruangan harus dijaga. Makanan ini dapat dimasak dulu  atau dimakan langsung dengan lalapan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Calok  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Teritip  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Belacan  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tembiluk  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lempah  darat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Otak-otak  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sambalingkung  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Martabak  bangka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lempok,  makanan sejenis dodol yang terbuat dari campuran gula pasir dan  buah-buahan tertentu (umumnya cempedak, nangka dan durian). Buah  yang digunakan dilembutkan sampai memyerupai bubur, kemudian  dicampur dengan gula pasir dengan perbandingan tertentu dan  dipanaskan di atas api sampai kecoklatan dan mudah dibentuk. selama  pemanasan, campuran harus selalu diaduk. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Pembagian administratif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Bangka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Bangka Barat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Bangka Tengah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Bangka Selatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Belitung &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupaten  Belitung Timur &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kota  Pangkal Pinang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Sejarah kepahlawanan Bangka&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Depati  Bahrin &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Depati  Amir &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Batin  Tikal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tempat Wisata&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Khusus Pulau Belitung merupakan pulau yang indah dengan pasir putih, pemandangan unik dengan pantai pasir putih yang asli dihiasi oleh batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dan dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil. Salah satu pantai terbaik dan unik di Indonesia seperti :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanjung  Kelayang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanjung  Binga &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanjung  Tinggi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pulau  Lengkuas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pantai  Punai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify" lang="en-US"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;** http://id.wikipedia.org&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5948344552360921709?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5948344552360921709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5948344552360921709&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5948344552360921709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5948344552360921709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/sorot.html' title='Bangka Belitung'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-5_8YqYTfI/AAAAAAAAADk/DKEX2Jz-Q84/s72-c/peta+bb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-8878324941764142612</id><published>2008-03-29T10:12:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:16.881-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>GMNI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YzGoqYT3I/AAAAAAAAAG4/694dXRj3YLg/s1600-h/keren.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YzGoqYT3I/AAAAAAAAAG4/694dXRj3YLg/s200/keren.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185388210051108722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;Sekilas Tentang '&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;  GMNI'&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.13in; line-height: 150%;"&gt; &lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.13in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;GmnI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) didirikan pada 23 Maret 1954, berada dalam suasana berlakunya UUD Sementara 1950, ketika bangsa Indonesia baru 9 (sembilan) tahun merdeka. Ketika itu bangsa Indonesia sedang menyelenggarakan pemilihan umum yang pertama, untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, DPRD Provinsi, kabupaten / kota, dan anggota konstituante. GMNI lahir sebagai fusi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tiga Organisasi Mahasiswa,&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; yaitu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Gerakan Mahasiswa&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Marhaenis, Gerakan Mahasiswa Demokrat dan Gerakan Mahasiswa Merdeka.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;GmnI &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Microsoft Sans Serif,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa yang beraliran kebangsaan dan bersifat Nasional (bukan local). Bung Karno sebagai Tokoh Pendiri GMNI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in;font-family:arial;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;            Azas organisasi adalah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;: MARHAENISME ajaran Bung Karno&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;span lang="id-ID"&gt;Dilihat dari konteks sosio-nasionalisme, bangsa kita sekarang berada pada jaringan kapitalisme global karena eskalasi politik ekonomi suatu negara kapital menjajah negara-negara berkembang lewat pinjaman atau hutang dalam rangka melakukan penundukan terhadap negara-negara tersebut. Model penjajahan seperti ini tidak akan terasa secara langsung, namun implikasi yang ditimbulkan sangat berbahaya bagi kedaulatan suatu negara mereka bisa mengintervensi setiap persoalan politik dalam negeri melalui masalah HAM, Buruh, terorisme dan lain-lain&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.5in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;span lang="id-ID"&gt;Dilihat pada konteks sosio demokrasi,&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; negara kita memang negara yang menganut paham demokrasi dalam sistem politiknya. Dimana banyak partai politik lahir dalam rangka  kontestasi pemilu. Ini mencitrakan Indonesia menganut multi partai. Pada sisi demokrasi memang suatu hal yang sangat  bagus, namun terjadi pergeseran pada tatanan nilai demokrasi di Indonesia. Indonesia yang berdasarkan sistem demokrasi  pancasila berubah perlahan kearah demokrasi barat, karena bukan didasarkan prinsip dasar musyawarah   mufakat melainkan suara mayoritas yang kurang mencerminkan aspirasi berbagai golongan. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.5in; text-indent: 0.48in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;span lang="id-ID"&gt;Menanggapi persoalan bangsa tersebut, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia sebagai organisasi masyarakat yang memiliki g&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;raas root&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; pada mahasiswa. Menaruh perhatian terhadap perubahan bangsanya. Dalam rangka memajukan bangsanya agar maju, bermartabat, berdaulat, adil dan makmur mencoba  mentrasformasikan pemikirannya dalam memberikan  usul dan gagasan yang konstruktif dalam pengambilan keputusan oleh pemerintah serta  memberikan kontribusi perannya sebagai &lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;i&gt;agen of change&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; melalui partisipasi pembangunan demi kemajuan dan kejayaan yang dicita-citakan sebagimana   tertuang pada pembukaan UUD 1945 alenia ke IV.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.52in; text-indent: 0.48in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt; &lt;span lang="id-ID"&gt;GMNI yang memiliki basis pada tingkatan mahasiswa yang memiliki tradisi intelektual dan gerakan melakukan peran dan fungsinya sebagai motor penggerak perubahan bangsa dengan cara mendistribusikan kader-kadernya untuk siap mengisi pembangunan pada era reformasi ini. Yakni dengan menerjunkan kadernya ke masyarakat untuk mengintegrasikan diri sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat Indonesia membangun masyarakat bangsa, dan negara Indonesia. Sebab filosofi perjuangan organisasi &lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;b&gt;(pejuang pemikir - pemikir pejuang)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt; tetap mengkristal dalam diri kadernya untuk terus konsisten berjuang bersama rakyat menuju Indonesia jaya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 0.52in; text-indent: 0.48in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;GmnI  JAYA...!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 0.52in; text-indent: 0.48in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Marhaen MENANG!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;                        Merdeka!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 0.52in; text-indent: 0.48in; margin-top: 0.08in; margin-bottom: 0.08in; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-8878324941764142612?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/8878324941764142612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=8878324941764142612&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8878324941764142612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/8878324941764142612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/gmni.html' title='GMNI'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_YzGoqYT3I/AAAAAAAAAG4/694dXRj3YLg/s72-c/keren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5372082559013203326</id><published>2008-03-28T13:57:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:17.045-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>GERILYAWAN REVOLUSIONER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-1dCYqYTcI/AAAAAAAAADM/wwh8DWs6OXE/s1600-h/tan_malaka.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-1dCYqYTcI/AAAAAAAAADM/wwh8DWs6OXE/s320/tan_malaka.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182901041734634946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-weight: bold;" align="justify"&gt;TAN MALAKA&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Tan Malaka –lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka—menurut keturunannya ia termasuk suku bangsa Minangkabau. Pada tanggal 2 Juni 1897 di desa Pandan Gadang –Sumatra Barat—Tan Malaka dilahirkan. Ia termasuk salah seorang tokoh bangsa yang sangat luar biasa, bahkan dapat dikatakan sejajar dengan tokoh-tokoh nasional yang membawa bangsa Indonesia sampai saat kemerdekaan seperti Soekarno, Hatta, Syahrir, Moh.Yamin dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Pejuang yang militan, radikal dan revolusioner ini telah banyak melahirkan pemikiran-pemikiran yang orisinil, berbobot dan brilian hingga berperan besar dalam sejarah perjaungan kemerdekaan Indonesia. Dengan perjuangan yang gigih maka ia mendapat julukan tokoh revolusioner yang legendaris.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Seperti dikatakan Tan Malaka pada pidatonya di depan para buruh “Semua gerakan buruh untuk mengeluarkan suatu pemogokan umum sebagai pernyataan simpati, apabila nanti menglami kegagalan maka pegawai yang akan diberhentikan akan didorongnya untuk berjuang dengan gigih dalam pergerakan revolusioner”.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Ciri khas gagasan Tan Malaka adalah: (1) Dibentuk dengan cara berpikir ilmiah berdasarkan ilmu bukti, (2) Bersifat Indonesia sentris, (3) Futuristik dan (4) Mandiri, konsekwen serta konsisten. Tan Malaka menuangkan gagasan-gagasannya ke dalam sekitar 27 buku, brosur dan ratusan artikel di berbagai surat kabar terbitan Hindia Belanda. Karya besarnya “MADILOG” mengajak dan memperkenalkan kepada bangsa Indonesia cara berpikir ilmiah bukan berpikir secara kaji atau hafalan, bukan secara “Text book thinking”, atau bukan dogmatis dan bukan doktriner.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Madilog merupakan istilah baru dalam cara berpikir, dengan menghubungkan ilmu bukti serta mengembangkan dengan jalan dan metode yang sesuai dengan akar dan urat kebudayaan Indonesia sebagai bagian dari kebudayaan dunia. Bukti adalah fakta dan fakta adalah lantainya ilmu bukti. Bagi filsafat, idealisme  yang pokok dan pertama adalah budi (mind), kesatuan, pikiran dan penginderaan. Filsafat materialisme menganggap alam, benda dan realita nyata obyektif sekeliling sebagai yang ada, yang pokok dan yang pertama.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Bagi Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika) yang pokok dan pertama adalah bukti, walau belum dapat diterangkan secara rasional dan logika tapi jika fakta sebagai landasan ilmu bukti itu ada secara konkrit, sekalipun ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menjelaskannya dan belum dapat menjawab apa, mengapa dan bagaimana.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Semua karya Tan Malaka danpermasalahannya dimulai dengan Indonesia. Konkritnya rakyat Indonesia, situasi dan kondisi nusantara serta kebudayaan, sejarah lalu diakhiri dengan bagaimana mengarahkan pemecahan masalahnya. Cara tradisi nyata bangsa Indonesia dengan latar belakang  sejarahnya bukanlah cara berpikir yang “text book thinking” dan untuk mencapai Republik Indonesia sudah dicetuskan sejak tahun 1925 lewat “Naar de Republiek Indonesia”.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; Jika kita membaca karya-karya Tan Malaka yang meliputi semua bidang kemasyarakatan, kenegaraan, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan sampai kemiliteran (“Gerpolek”-Gerilya-Politik dan Ekonomi, 1948), maka akan kita temukan benang putih keilmiahan dan keIndonesiaan serta benang merah kemandirian, sikap konsekwen dan konsisten yang direnda jelas dalam gagasan-gagasan serta perjuangan implementasinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Berdasarkan keputusan Presiden RI No. 53, yang ditandatangani Presiden Sukarno 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah seorang pahlawan kemerdekaan Nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;BERGELAP-GELAPLAH DALAM TERANG, BERTERANG-TERANGLAH DALAM GELAP !&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(TAN MALAKA)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5372082559013203326?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5372082559013203326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5372082559013203326&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5372082559013203326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5372082559013203326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/gerilyawan-revolusioner.html' title='GERILYAWAN REVOLUSIONER'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-1dCYqYTcI/AAAAAAAAADM/wwh8DWs6OXE/s72-c/tan_malaka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7788863869040819721</id><published>2008-03-28T13:32:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:17.206-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Panglima dan Jenderal Pertama RI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Y7N4qYT6I/AAAAAAAAAHQ/MhOXQTaC_DE/s1600-h/73_gb4_patung_jend_sudirman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Y7N4qYT6I/AAAAAAAAAHQ/MhOXQTaC_DE/s200/73_gb4_patung_jend_sudirman.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185397130698182562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jenderal Sudirman (1916-1950)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jenderal Sudirman merupakan salah satu tokoh besar di antara sedikit orang lainnya yang pernah dilahirkan oleh suatu revolusi. Saat usianya masih 31 tahun ia sudah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Ia berlatarbelakang seorang guru HIS Muhammadiyah di Cilacap dan giat di kepanduan Hizbul Wathan.   &lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: left;"&gt;Ketika pendudukan Jepang, ia masuk tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor yang begitu tamat pendidikan, langsung menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Ia merupakan Pahlawan Pembela Kemerdekaan yang tidak perduli pada keadaan dirinya sendiri demi mempertahankan Republik Indonesia yang dicintainya. Ia tercatat sebagai  Panglima sekaligus Jenderal pertama dan termuda Republik ini.&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Sudirman merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Hal ini boleh dilihat ketika Agresi Militer II Belanda. Ia yang dalam keadaan lemah karena sakit tetap bertekad ikut terjun bergerilya walaupun harus ditandu. Dalam keadaan sakit, ia memimpin dan memberi semangat pada prajuritnya untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Itulah sebabnya kenapa ia disebutkan merupakan salah satu tokoh besar yang dilahirkan oleh revolusi negeri ini.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; Sudirman yang dilahirkan di Bodas Karangjati, Purbalingga, 24 Januari 1916, ini memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa, sebuah sekolah yang terkenal berjiwa nasional yang tinggi. Kemudian ia melanjut ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo tapi tidak sampai tamat. Sudirman muda yang terkenal disiplin dan giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan ini kemudian menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. Kedisiplinan, jiwa pendidik dan kepanduan itulah kemudian bekal pribadinya hingga bisa menjadi pemimpin tertinggi Angkatan Perang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Sementara pendidikan militer diawalinya dengan mengikuti pendidikan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor. Setelah selesai pendidikan, ia diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Ketika itu, pria yang memiliki sikap tegas ini sering memprotes tindakan tentara Jepang yang berbuat sewenang-wenang dan bertindak kasar terhadap anak buahnya. Karena sikap tegasnya itu, suatu kali dirinya hampir saja dibunuh oleh tentara Jepang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; Setelah Indonesia merdeka, dalam suatu pertempuran dengan pasukan Jepang, ia berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas. Itulah jasa pertamanya sebagai tentara pasca kemerdekaan Indonesia. Sesudah Tentara Keamanan Rakyat (TKR) terbentuk, ia kemudian diangkat menjadi Panglima Divisi V/Banyumas dengan pangkat Kolonel. Dan melalui Konferensi TKR tanggal 2 Nopember 1945, ia terpilih menjadi Panglima Besar TKR/Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia. Selanjutnya pada tanggal 18 Desember 1945,pangkat Jenderal diberikan padanya lewat pelantikan Presiden. Jadi ia memperoleh pangkat Jenderal tidak melalui Akademi Militer atau pendidikan tinggi lainnya sebagaimana lazimnya, tapi karena prestasinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; Ketika pasukan sekutu datang ke Indonesia dengan alasan untuk melucuti tentara Jepang, ternyata tentara Belanda ikut dibonceng. Karenanya, TKR akhirnya terlibat pertempuran dengan tentara sekutu. Demikianlah pada Desember 1945, pasukan TKR yang dipimpin oleh Sudirman terlibat pertempuran melawan tentara Inggris di Ambarawa. Dan pada tanggal 12 Desember tahun yang sama, dilancarkanlah serangan serentak terhadap semua kedudukan Inggris. Pertempuran yang berkobar selama lima hari itu akhirnya memaksa pasukan Inggris mengundurkan diri ke Semarang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Pada saat pasukan Belanda kembali melakukan agresinya atau yang lebih dikenal dengan Agresi Militer II Belanda, Ibukota Negara RI berada di Yogyakarta sebab Kota Jakarta sebelumnya sudah dikuasai. Jenderal Sudirman yang saat itu berada di Yogyakarta sedang sakit. Keadaannya sangat lemah akibat paru-parunya yang hanya tingggal satu yang berfungsi.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; Dalam Agresi Militer II Belanda itu, Yogyakarta pun kemudian berhasil dikuasai Belanda. Bung Karno dan Bung Hatta serta beberapa anggota kabinet juga sudah ditawan. Melihat keadaan itu, walaupun Presiden Soekarno sebelumnya telah menganjurkannya untuk tetap tinggal dalam kota untuk melakukan perawatan. Namun anjuran itu tidak bisa dipenuhinya karena dorongan hatinya untuk melakukan perlawanan pada Belanda serta mengingat akan tanggungjawabnya sebagai pemimpin tentara.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; Maka dengan ditandu, ia berangkat memimpin pasukan untuk melakukan perang gerilya. Kurang lebih selama tujuh bulan ia berpindah-pindah dari hutan yang satu ke hutan yang lain, dari gunung ke gunung dalam keadaan sakit dan lemah sekali sementara obat juga hampir-hampir tidak ada. Tapi kepada pasukannya ia selalu memberi semangat dan petunjuk seakan dia sendiri tidak merasakan penyakitnya. Namun akhirnya ia harus pulang dari medan gerilya, ia tidak bisa lagi memimpin Angkatan Perang secara langsung, tapi pemikirannya selalu dibutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;udirman yang pada masa pendudukan Jepang menjadi anggota Badan Pengurus Makanan Rakyat dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Keresidenan Banyumas, ini pernah mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan. Jenderal yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi, ini akhirnya harus meninggal pada usia yang masih relatif muda, 34 tahun.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;Pada tangal 29 Januari 1950, Panglima Besar ini meninggal dunia di Magelang dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Ia dinobatkan sebagai Pahlawan Pembela Kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;*** Ensiklopedi Tokoh Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-7788863869040819721?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/7788863869040819721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=7788863869040819721&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7788863869040819721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/7788863869040819721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/panglima-dan-jenderal-pertama-ri.html' title='Panglima dan Jenderal Pertama RI'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Y7N4qYT6I/AAAAAAAAAHQ/MhOXQTaC_DE/s72-c/73_gb4_patung_jend_sudirman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5793898970714075302</id><published>2008-03-27T20:03:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:17.680-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Singa Podium</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xhQ4qYTaI/AAAAAAAAAC8/htbwBrqOoKI/s1600-h/bknews1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xhQ4qYTaI/AAAAAAAAAC8/htbwBrqOoKI/s320/bknews1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182624213912538530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KUTIPAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Gantungkanlah  cita-citamu setinggi langit." &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia." &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Bung_Karno%2C_Penyambung_Lidah_Rakyat_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; : &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/wiki/Cindy_Adams"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Cindy Adams&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Bunga  mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya  harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya." &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Diucapkan ketika menyematkan bintang sakti kepada dua orang perwira, yaitu Mayor Benny Moerdani dari RPKAD dan Mayor Untung bin Sjamsuri dari Banteng Raiders. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;we have only scratched the surface ” (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Bung Karno di &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;29&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Juli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;1956&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Negeri  kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah,  berimagination. Gali ! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu  tanah air yang paling cantik di dunia"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;.  (Bung Karno di &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;,  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;29&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Juli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;1956&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;  )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Dan  agar yang tidak murni terbakar mati!" &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Pengguna:Terbangkelangit&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Terbangkelangit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 08:12, 16 Februari 2008 (UTC) &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;SEJARAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Massa  adalah penentu sejarah, “the makers of history!" &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Pidato Bung Karno di &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;29&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Juli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;1956&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.25in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Jangan  sekali-sekali meninggalkan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Sejarah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;sejarah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;."  &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Salah satu judul pidato beliau. Disingkat menjadi &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=JASMERAH&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;JASMERAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;) &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;MARHAENISME&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;*Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;*Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;*Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KEMERDEKAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Adakah Lenin ketika dia mendirikan negara Soviet Rusia merdeka telah mempunyai Dnepprprostoff, dan yang maha besar di sungai Dneppr? Apa ia telah mempunyai radio station yang menyundul ke angkasa? Apa ia telah mempunyai kereta-kereta api cukup untuk meliputi seluruh negara Rusia? Apakah tiap-tiap orang Rusia pada waktu Lenin mendirikan Soviet-Rusia merdeka telah dapat membaca dan menulis? Tidak, Tuan-tuan yang terhormat!” &lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Indonesia merdeka, political independence, politieke onafhankelijkheid, tidak lain dan tidak bukan ialah satu jembatan!” &lt;b&gt;( Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk kemerdekaan. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, Saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk merdeka. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus merdeka di dalam hatinya, sebelum kita mencapai political independence, saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia merdeka! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia merdeka itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia merdeka, Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia merdeka Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;**Di seberang jembatan, jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia merdeka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;**Apakah kita mau Indonesia merdeka yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya? “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad 'Merdeka, merdeka atau mati'! &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945)&lt;/b&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;NEGARA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan negara yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu Negara 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;( Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua! “&lt;b&gt; (Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;( Soekarno,Pidato di Surabaya, 24 September 1955)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga! Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin carilah pelajaran dari hal hal ini semuanya, agar supaya saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air!". &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Pidato Bung Karno di &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;29&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Juli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;1956&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KEBANGSAAN/NASIONALISME&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kebangsaan Indonesia yang bulat! Bukan kebangsaan Jawa, bukan kebangsaan Sumatra, bukan kebangsaan Borneo, Sulawesi, Bali atau lain-lain, tetapi kebangsaan Indonesia, yang bersama-sama menjadi dasar satu nationale staat.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Internationalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme. “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Jikalau ingin menjadi satu bangsa yang besar, ingin menjadi bangsa yang mempunyai kehendak untuk bekerja, perlu pula mempunyai “imagination!” &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kutipan Pidato Bung Karno di &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Semarang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;29&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Juli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;1956&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;imagination” , “ imagination” “imagination “!!! Ciptaan besar!!! Kita yang dahulu bisa menciptakan candi-candi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu yang sampai sekarang belum hancur ; kini kita telah menjadi satu bangsa yang kecil jiwanya, Saudara-saudara !! Satu bangsa yang sedang dicandra-cengkala kan didalam candra-cengkala jatuhnya Majapahit, sirna hilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang , sudah sirna sama sekali. Menjadi satu bangsa yang kecil, satu bangsa tugu “rong depa” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Pidato Bung Karno di &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Semarang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;29&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;Juli&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;1956)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KESEJAHTERAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau kita mencari demokrasi hendaknya bukan demokrasi barat, tetapi permusyawaratan yang memberi hdup, yakni politik economische democratie yang mampu mendatangkan kesejahteraan sosial! Rakyat Indonesia sudah lama bicara tentang hal ini. Apakah yang dimaksud dengan Ratu Adil? Yang dimaksud dengan faham Ratu Adil ialah social rechtvaardigheid. Rakyat ingin sejahtera. Rakyat yang tadinya merasa dirinya kurang makan kurang pakaian, menciptakan dunia baru yang di dalmnya ada keadilan, di bawah pimpinan Ratu-Adil.” &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;( Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;MONARKI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jikalau pada suatu hari Ki Bagoes Hadikoesoemo misalnya, menjadi Kepala Negara Indonesia, dan mangkat, meninggal dunia, jangan anaknya Ki Hadikoesoemo dengan sendirinya, dengan otomatis menjadi pengganti Ki Hadikoesoemo. Maka oleh karena itu saya tidak mufakat kepada prinsip monarki itu.” &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;GOTONG-ROYONG&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kekeluargaan adalah suatu faham yang statis, tetapi gotong-royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota terhormat Soekardjo satu karyo, satu gawe. “ (Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;“&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama! “&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;(Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945 )&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;KEMANUSIAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;'Bahwa manusia di dunia ini, Saudara-saudara, “basically” - pada dasar dan hakekatnya - adalah sama; tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah yang harus diperhatikan' (Pidato Bung Karno di &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Semarang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Semarang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;29&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=Juli&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Juli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;a href="http://id.wikiquote.org/w/index.php?title=1956&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;1956&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; )&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SUMBER&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a name="toc"&gt;&lt;/a&gt;  Wikiquote Indonesia, koleksi kutipan bebas berbahasa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" width="11"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td width="7"&gt;    &lt;p align="justify"&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;div id="Section2" dir="ltr"&gt;   &lt;/div&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5793898970714075302?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5793898970714075302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5793898970714075302&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5793898970714075302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5793898970714075302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/kutipan-gantungkanlah-cita-citamu.html' title='Singa Podium'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xhQ4qYTaI/AAAAAAAAAC8/htbwBrqOoKI/s72-c/bknews1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5451410347827526197</id><published>2008-03-27T19:55:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:17.868-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>KALAH DAN MENANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UVYoqYTtI/AAAAAAAAAFo/2mbyp5JBNxY/s1600-h/sutan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UVYoqYTtI/AAAAAAAAAFo/2mbyp5JBNxY/s320/sutan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185074058963209938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;Tidak &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Bagiku tidak ada kalah dan menang&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Sebab sudah&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Kuputuskan,&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Bahwa kemenangan&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Sudah pasti untukku saja.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Kalah tinggal pada mereka yang lain:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Yang mengeluh&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Bila terjatuh&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Yang menangis&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Bila teriris&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Yang berjalan&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Berputar-putar&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Dalam belantara&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;(Sutan Takdir Alisjabana)&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5451410347827526197?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5451410347827526197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5451410347827526197&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5451410347827526197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5451410347827526197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/puisi.html' title='KALAH DAN MENANG'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UVYoqYTtI/AAAAAAAAAFo/2mbyp5JBNxY/s72-c/sutan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3546109492744556477</id><published>2008-03-27T19:47:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>KASAMPURNAAN BIMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xdYoqYTYI/AAAAAAAAACs/MX4vJATZI3Y/s1600-h/nagasena.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xdYoqYTYI/AAAAAAAAACs/MX4vJATZI3Y/s320/nagasena.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182619949010013570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;"Sugih Tanpa Banda, Digdaya Tanpa Aji, Ngluruk tanpa Bala…Menang Tanpa Ngasorake..." &lt;b&gt;(Kasampurnan)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span lang="en"&gt;Why "&lt;/span&gt;&lt;span lang="en"&gt;Nothing to be worry" if we trust in GOD ? &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span lang="en"&gt; Di Pewayangan Jawa, Ilmu Kasampurnan adalah Ilmu Tertinggi..dimana tujuan akhirnya adalah Katentreman jati Yang dalam cerita dibawah, digambarkan oleh salah satu tokoh Pendawa – Bima yang awalnya ditipu oleh Begawan Dorna untuk mencari Air Suci, supaya Bima mati. Tapi tidak demikian, sebaliknya Bima  kemudian mendapat Ilmu Sejati dari Sang Guru Sejati, yang membuat Bima Sakti Mandraguna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;PERJALANAN BIMA – WERKUDARA DALAM MENCAPAI KASAMPURNAN &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Pendawa dan sepupunya yang jahat, Kurawa, adalah murid-murid dari Begawan Durna. Pendeta ini kemudian menjadi penasehat dari Kurawa, memerintahkan Pendawa, dalam hal ini Bima, untuk bertemu dengan Dewa Ruci.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Bima diutus untuk mencari "air kehidupan" yang dianggap terdapat di pegunungan Reksa Muka (simbol dari lima indera manusia). Bima tidak menemukan benda tersebut. Tetapi ia bertemu dengan raksasa kembar yang hampir saja membunuhnya. Kedua raksasa tersebut kemudian berubah wujud menjadi dewa-dewa yang memberi tahu Bima bahwa air kehidupan tidak terdapat di tempat itu.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Bima kembali untuk menemui Durna untuk meminta tambahan keterangan. Durna mengatakan bahwa air kehidupan itu terdapat di dasar lautan. Bima kemudian mohon pamit pada ibu dan saudara- saudaranya untuk mengembara. Meskipun mereka menahannya, Bima tetap berangkat. Ketika memasuki lautan, dia diserang oleh seekor ular besar yang hampir membunuhnya, tetapi dengan kekuatan kuku Panchanakanya, dia dapat membunuh ular tersebut. Makin dalam memasuki lautan, Bima menjadi tidak sadarkan diri. Ketika ia membukakan matanya, ia melihat mahluk seperti dirinya, tetapi dalam ukuran kecil yakni &lt;b&gt;DEWA RUCI. &lt;/b&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dewa Ruci meminta Bima untuk masuk kedalam badannya, melalui telinga kirinya. Walaupun dewa ini sangat kecil, tetapi Bima dapat masuk ke dalam tubuh Dewa Ruci dan menemukan dirinya berada pada suatu dunia yang sangat mengagumkan, damai, dan indah, dimana ia merasa sangat nyaman dan karena itu Bima ingin tetap tinggal disana. Dewa Ruci kemudian menjelaskan makna dari apa yang dilihatnya dan makna dari kehidupan. Menjawab keinginan Bima untuk tinggal disana, Dewa Ruci mengatakan ia boleh tinggal disana setelah kematiannya.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Tetapi untuk saat ini, ia harus kembali ke bumi bersama dengan saudara-saudaranya untuk melaksakan kewajiban sebagai ksatria. Bima mengikuti Dewa Ruci dan kembali ke dunia nyata untuk melanjutkan perlawanannya memerangi kejahatan, membela saudara-saudaranya melawan Kurawa.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;PERJALANAN BIMA - WERKUDARA PASCA KASAMPURNAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di Kerajaan Astina, prabu Duryudana mengkhawatirkan keamanan negaranya dengan adanya pendeta baru di perbatasan Astina (Sumur Jalatunda/Gunung Argakelasa) yang bernama Begawan Bimasuci. Semakin hari semakin banyak rakyat Astina yang berguru pada pendeta tersebut. Hal ini dipandang Duryudana akan mengurangi kewibawaan bahkan bisa dianggap merongrong kedudukannya. Kekawatiran ini didukung Sengkuni yang selanjutnya menyalahkan Pandita Drona. Karena sudah bisa diketahui bahwa Begawan Bimasuci tidak lain adalah Werkudara yang merupakan murid Drona. Kenapa Drona yang bersedia mencelakakan Bima tapi justru sebaliknya,Bima telah berhasil mendapatkan ilmu kasampurnan dan setelah itu tidak langsung kembali ke Amarta tapi justru mendirikan pertapaan di wilayah Astina.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Semua tuduhan Duryudana maupun Sengkuni dibantah oleh Drona, bahwa keberhasilan Bima mendapatkan ilmu kasampurna adalah berkat ketekunan dan ketabahan Bima dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan hal ini lain dengan Kurawa. Sedang kenapa Bima tidak langsung kembali ke Amarta dan justru mendirikan pertapaan di wilayah Astina ini merupakan strateginya, satu sisi ini justru menguntungkan Astina karena Bima berperan ikut mendidik dan membina moral rakyat Astina disisi lain untuk meringkihkan negara Amarta.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Karena kekuatan Pandawa terletak pada Bima, kalau Bima tidak berada di kerajaan berarti kerajaan Amarta kehilangan kekuatannya sehingga akan mudah dihancurkan. Maka untuk menunjukkan kebenaran pendapatnya dan kesetiaannya pada raja, Drona memanggil murid barunya untuk datang dan membantu menyerang Amarta. Sedang dirinya justru akan menemui Bima supaya selalu tekun tetap berada di pertapaan. Duryudana menyetujuinya, selanjutnya memerintahkan Sengkuni membawa para Kurawa membantu Raja sabrang untuk menyerbu Amarta.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di Kerajaan Amarta, Pandawa dirundung kesedihan karena kepergian Bima yang sehabis mendapatkan ilmu kasampurna tidak kembali ke kerajaan tapi malah menghilang entah dimana keberadaannya disamping itu juga disusul kepergian Arjuna yang tanpa pemberitahuan saudara- saudaranya pergi entah kemana. Hal ini akan membahayakan keselamatan negara. Tidak lama kemudian datanglah Patih Tambak Ganggeng yang melaporkan adanya musuh yang akan menyerang Negara Amarta. Selanjutnya Puntadewa memerintahkan para putra-putra Pandawa untuk menghadapi serangan musuh.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dalam peperangan para putra-putra Pandawa kewalahan menghadapi raja sabrang yang didukung prajurit Astina, semua dibentak jadi terlempar entah kemana jatuhnya. Sedang prajurit lainya kocar-kacir menyelamatkan diri.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di Kahyangan Jonggring Saloka, Batara Guru mengkawatirkan keberadaan Bimasuci yang mengajarkan ilmu kasampurnan. Hal ini akan mengurangi eksistensi keberadaan dan kedudukan para dewa. Karena dengan mendalami ilmu kasampurnan, manusia tidak lagi mau menyembah dan berbakti pada Dewa. Untuk itu Batara Guru memerintahkan para prajurit Dewa untuk mengusir Bimasuci dari pertapaannya. Yang menerima perintah selanjutnya sama berangkat yang dipimpin Batara Bayu, Brama, Endra dan lain-lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di tengah hutan, Arjuna merasa sedih mencari keberadaan Bima yang sehabis memperoleh ilmu kasampurnan tidak pulang tapi justru menghilang pergi entah kemana keberadaannya. Atas saran Semar Arjuna disuruh pergi ke wilayah negara Astina nanti akan menemukan dimana Bima berada.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di Gunung Argakelasa (Sumur Jalatunda) Bima sedang menerima kedatangan Anoman, niat awal Anoman mengingatkan Bima untuk segera pulang ke Amarta namun setelah tahu kedudukan Bimasuci sebenarnya justru Anoman malah berguru kepadanya. Tidak lama kemudian datanglah Drona, dengan maksud menyanjung dan mendorong Bima untuk tetap berada di pertapaan. Tak lama kemudian datang juga Arjuna yang bermaksud juga mengingatkan kakaknya untuk segera pulang ke Amarta, karena kalau ditinggal terlalu lama akan membayakan keselamatan negara. namun setelah menerima alasan dan wejangan dari Bima, Arjuna justru berguru sama Bimasuci dan ingin tetap tinggal bersama di pertapaan.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Untuk sementara Drona, Anoman dan Arjuna diminta meninggalkan tempat oleh Bimasuci karena akan kedatangan para dewa. Batara Bayu, Brama, Endra datang ingin mengusir Bima karena lewat perdebatan para dewa kewalahan selanjutnya para dewa menjatuhkan guntur api, angin, air namun semuanya dapat diatasi Bimasuci. Karena para prajurit Dewa tidak berhasil mengusir Bimamsuci, Batara Guru menghadapi sendiri. Terjadilah Bantah tentang kedudukan dan eksistensi para dewa sebenarnya yang dikaitkan dengan ketauhitan. Batara Guru kewalahan menghadapi Bimasuci dan mengetahui siapa sebenarnya yang sedang bersemayan dalam jiwa Bima suci yang tidak lain adalah Sang Hyang Wenang. Setelah bertobat akhirnya pergi Batara Guru pergi mmeninggalkan Bimasuci. Setelah itu Sang Hyang Wenang keluar dari dalam tubuh Bima kembali ke Kahyangan.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Arjuna, Anoman, Drona menghadap Bimasuci kembali, tak lama kemudian datanglah Kresna yang mengingatkan Bimasuci, bahwa usaha untuk mencapai kesempurnaan tidak harus dengan laku ibadat yang terus meninggalkan keduniaan. Tapi juga dengan darma dengan kehidupan sehari-hari . Siapa yang berbuat baik ikut memayu hayuning bawana dilandasi dengan rasa ikhlas dan pasrah pada Tuhan maka insya Allah amalnya akan diterima dan akan mencapai kesempurnaan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Selanjutnya Kresna juga mengingatkan bahwa Kerajaan Amarta sekarang dalam bahaya karena mendapat serangan dari musuh untuk itu Bima diminta segera pulang ke Amarta menyelamatkan negara dan rakyatnya menuju kedamaian dan ketentraman yang abadi. Tiba-tiba Gatutkaca, Antarja tiba (jatuh) tanpa sadarkan diri, setelah disadarkan Bima, mereka melaporkan keadaan negara Amarta yang porak poranda diserbu Musuh. Bima segera tergugah hatinya segera berangkat ke Amarta dengan para putera-puteranya.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Setelah tiba di Amarta, Bima, Arjuna dan para putra-putra Pandawa segera mengusir para musuh. Namun untuk menghadapi raja sabrang semua kewalahan akhirnya Semar yang menghadapinya. Raja sabrang dapat ditundukkan dan kembali ke wujudnya asli yakni Batara Kala. Tujuan Batara Kala menyamar lalu membuat onar tidak lain adalah ingin mengingatkan Bima supaya segera kembali ke Amarta. Para Kurawa merasa malu terus mengamuk namun dapat diusir Bima.  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Para pandawa bersyukur dengan kembalinya Bima dan bersatunya kembali Pandawa, sehingga ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan dapat hidup kembali di bumi Amarta. &lt;b&gt;Amiin. &lt;/b&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3546109492744556477?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3546109492744556477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3546109492744556477&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3546109492744556477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3546109492744556477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/kisah.html' title='KASAMPURNAAN BIMA'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-xdYoqYTYI/AAAAAAAAACs/MX4vJATZI3Y/s72-c/nagasena.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-5280808397088297792</id><published>2008-03-27T06:58:00.001-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.314-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>BIMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-u6XIqYTWI/AAAAAAAAACc/aamyVwMzAWE/s1600-h/bima.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-u6XIqYTWI/AAAAAAAAACc/aamyVwMzAWE/s320/bima.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182440702844882274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bima adalah  Salah satu"Pandawa Lima"dalam cerita wayang kerajaan Astina. Bima sosok yang gagah, kuat, cerdas, tegas dan cadas demi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menganyang&lt;/span&gt; kelicikan "kurawa ".&lt;br /&gt;mungkinkah akan datang Reinkarnasi Bima untuk menumpas kurawa-kurawa berdasi di abad Edan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiada penindasan tanpa perlawanan, hanya satu kata: LAWAN!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-5280808397088297792?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/5280808397088297792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=5280808397088297792&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5280808397088297792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/5280808397088297792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/bima.html' title='BIMA'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-u6XIqYTWI/AAAAAAAAACc/aamyVwMzAWE/s72-c/bima.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-2691888196570039993</id><published>2008-03-27T06:38:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.449-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>FOUNDING FATHER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwuoqYTRI/AAAAAAAAAB0/SDiaj2utSgI/s1600-h/ganyang_malaya%5B1%5D.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwuoqYTRI/AAAAAAAAAB0/SDiaj2utSgI/s320/ganyang_malaya%5B1%5D.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182430111455530258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;JASMERAH&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; “&lt;i&gt;Bagaimanapun, kehormatan dan keterbukaan sejarah adalah bagian layak bagi mereka yang berhak”&lt;/i&gt; &lt;b&gt;(Tajuk pidato Soekarno menjelang Epilog kekuasaannya)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;Sejarah modern Indonesia melahirkan  pemimpin besar, panglima tertinggi Revolusioner  sekaligus &lt;em&gt;founding father&lt;/em&gt; .“Soekarno “ yaitu  Tokoh Proklamator yang sering menyebutkan dirinya sebagai penyambung lidah Rakyat  ini sangat tegas. Ia adalah presiden pertama negeri ini, pemimpin kharismatik yang mengagumi tokoh Bima pada cerita wayang.  Ibarat bintang film, Soekarno adalah bintang rock yang menggebu-gebu, tegas dan cadas, karena melahirkan kebijakan-kebijakan yang berani seperti saat ia mengatakan “Ganyang Malaysia” dan terkenal juga dengan Trikora pada pembebasan Irian Barat tempo lalu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;a name="more-173"&gt;&lt;/a&gt; “JASMERAH” Singkatan dari “Jangan Sekali-Kali Melupakan Sejarah”, Itulah tajuk pidato Ir. Soekarno sebelum &lt;em&gt;lengser&lt;/em&gt; dari kursi kepresidenan. Pesan singkat agar orang tidak melupakan sejarah berujung menjadi harapan hampa. Sejarah hanya dimaknai dalam urutan tanggal untuk sekadar diperingati sebatas momen seremonial. Apa makna hakiki dari peristiwanya itu sendiri jarang atau bahkan sama sekali tak disentuh.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Demikian juga dengan Soekarno, presiden pertama RI yang juga dikenal sebagai &lt;em&gt;founding father&lt;/em&gt; republik ini. Di masa Orde Baru (Orba) peran Soekarno dikerdilkan sebatas sebagai proklamator atau presiden pertama RI yang di akhir masa pemerintahan tersangkut dengan ideologi komunisme yang dikembangkan oleh PKI.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Namun, tidak pernah terungkap bagaimana pemikiran-pemikiran Soekarno dan jiwa besarnya. Sebagai tokoh legendaris, ia dikenal sebagai orang yang visioner, populis, pemimpin karismatik dan orator ulung yang bergelar “&lt;i&gt;Singa Podium&lt;/i&gt;.”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Soekarno ialah sosok yang menjadi idola rakyatnya. Hanya karena keyakinan politiknya dan kurang cepat dalam menyelesaikan persoalan politik yang berkecamuk pada tahun 1965, sosok Soekarno &lt;em&gt;lengser&lt;/em&gt; dan hilang selama lebih dari tiga dekade.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;YANG TAK TERLUPAKAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 sejatinya adalah salah satu titik kulminasi dari perjuangan panjang dan idealisme menghapuskan imperialisme dan kolonialisme dari muka bumi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Konferensi Asia Afrika (KAA) atau juga sering disebut Konferensi Bandung adalah salah satu di antara berbagai kancah perjuangan besar Soekarno bagi bangsa Indonesia dan juga bangsa-bangsa lainnya. Satu hal pasti, Konferensi Bandung adalah penggerak penting dalam perubahan-perubahan besar di Asia Afrika, sesudah selesainya Perang Dunia II. Juga menjadi pendobrak utama sehingga di Afrika terjadi dinamika politik dan perubahan besar untuk mencapai kemerdekaan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Dalam tulisannya &lt;em&gt;Konferensi Bandung: Kancah Perjuangan Besar Bung Karno,&lt;/em&gt; pelaku sejarah dan seorang pengagum Bung Karno, A. Umar Said mengungkapkan bagi banyak pemimpin bangsa dan tokoh angkatan tua gerakan progresif berbagai negeri Asia-Afrika, Bandung dan Soekarno adalah dua nama yang tidak terpisahkan dan sampai sekarang, tertanam secara terhormat dalam ingatan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Ia menceritakan ketika Konferensi Asia Afrika diselenggarakan mulai 18 sampai 25 April 1955, sejak beberapa bulan sebelum dibuka, rakyat Indonesia sudah mengikuti (lewat pers dan RRI) persiapan-persiapan yang mendahuluinya. Antara lain, adanya Konferensi Kolombo (April tahun 1954) yang dihadiri oleh Jawaharlal Nehru dari India, U Nu dari Burma (Myanmar), Mohamad Ali dari Pakistan, John Kotelawala dari Sri Langka (Ceylon, waktu itu), dan Ali Sastroamidjoyo yang mewakili Bung Karno.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;Kemudian, hasil Konferensi Kolombo dilanjutkan dengan konferensi Panca Negara di Bogor (Desember 1954) untuk menetapkan acara konferensi Asia Afrika di Bandung (yang akan diadakan 5 bulan kemudian), merumuskan tujuannya dan juga negara-negara yang diundang.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Di Benua Afrika khususnya, kata Said, pada waktu itu masih banyak negara yang dalam status jajahan dan semi jajahan, dan karenanya tidak bisa atau belum bisa mengirimkan peserta secara resmi. Justru dari segi ini pulalah Konferensi Bandung memberikan sumbangan besar kepada berbagai rakyat Afrika, karena mereka kemudian mendapat dorongan untuk mempercepat dan mengembangkan perjuangan mereka untuk merebut kemerdekaan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Itulah sebabnya, sampai sekarang, nama Bandung dan Soekarno tetap sangat terkenal di Afrika. Konferensi Bandung dimasukkan sebagai bagian penting dalam buku-buku pelajaran sejarah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; Bagi para pemimpin perjuangan rakyat berbagai negeri di Afrika (waktu itu) nama Bung Karno (atau nama Bandung, atau nama Indonesia) adalah nama yang amat terhormat. Entah berapa kali Gamal Abdul Nasser (Mesir), Anwar Sadat (Mesir), Ahmad Ben Bella (Aljazair), L. Sedar Senghor (Senegal), Modibo Keita (Mali), Sekou Touri (Guinea), Dr. Kwame Nkrumah (Ghana), Patrice Lumumba (Conggo), Mugabe (Zambia), Julius Nyerere (Tanganyika, yang kemudian menjadi Tanzania), Salim Ahmad Salim (Zanzibar, yang kemudian menjadi Sekjen OAU/Organisasi Persatuan Afrika), dan Nelson Mandela (Afrika Selatan) menyebut-nyebut nama Soekarno dan Bandung dalam pidato-pidato atau tulisan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;SUMBER&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;b&gt;irenkdesign.wordpress.com&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-2691888196570039993?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/2691888196570039993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=2691888196570039993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2691888196570039993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/2691888196570039993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/tokoh.html' title='FOUNDING FATHER'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwuoqYTRI/AAAAAAAAAB0/SDiaj2utSgI/s72-c/ganyang_malaya%5B1%5D.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-1445354441404880487</id><published>2008-03-25T12:39:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.638-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Tuhan bete dan cape ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Ufd4qYTxI/AAAAAAAAAGI/f6Qp6VEb6dY/s1600-h/u.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Ufd4qYTxI/AAAAAAAAAGI/f6Qp6VEb6dY/s200/u.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185085144273800978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Mungkin Tuhan &lt;i&gt;Bete?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Menyaksikan Mulut kaki terkunci&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Diam  kaku bak peti mati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Alihkan wacana sibuk berteori&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;NATo!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt; &lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;i&gt;No Action Talking Only&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Malu atau takut!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Ungkapkan kesalahan sepuh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Tapi tak semua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Atau Dia mulai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;i&gt;Cape ?&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Menengok koar generasi picik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Berperas keringat &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Bermandikan darah &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Menjual idealisme&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Demi berhala yang bernama &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Kedudukan !&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;tapi tak semua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;berteriak turun kejalan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Berdemonstrasi?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Sekedar Aksi ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Cari Simpati atau Sensasi ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Idealiskah?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Semua mengatasnamakan kepentingan Rakyat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;Tapi tak semua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 1in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family:Georgia,serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Joe'siregar 2008)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; color: rgb(255, 255, 255);" align="right"&gt;&lt;span style="font-family:Copperplate Gothic Bold,sans-serif;"&gt;05/01/08&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-1445354441404880487?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/1445354441404880487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=1445354441404880487&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1445354441404880487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/1445354441404880487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/renunganku.html' title='Tuhan bete dan cape ?'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_Ufd4qYTxI/AAAAAAAAAGI/f6Qp6VEb6dY/s72-c/u.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-3055544111435989664</id><published>2008-03-25T12:32:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.846-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>IAIN POCO-POCO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UX4IqYTuI/AAAAAAAAAFw/Fp5ZNVTUA7o/s1600-h/iain.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UX4IqYTuI/AAAAAAAAAFw/Fp5ZNVTUA7o/s200/iain.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185076799152344802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara kampus “Jingga” (IAIN “SMH” Banten) tidak lepas dari problematika klasik yang belum tuntas. Sarana dan prasarana kurang itu hal yang biasa tapi toilet gersang di musim hujan bukanlah suatu kewajaran. Lembaga boleh berbangga karena bisa menekan mahasiswa dengan kebijakan baru, pengumpulan foto melalui CD jadi anggukan serempak mahasiswa dan aktivis kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan lembaga dengan pengumpulan foto melalui CD menambah kemacetan registrasi pengambilan Kartu Rencana Studi (KRS) yang selama ini menjadi momok setiap awal semester. Ketidakkonsistensian lembaga dalam jadwal registrasi juga semakin mewarnai antri panjang awal semester ini, seperti yang terjadi ketika fakultas Uswah melakukan registrasi (05/02). Mahasiswa Uswah adalah mahasiswa yang berkuantitas paling buncit (sedikit) di kampus jingga, sebagaimana yang diutarakan oleh Pembantu Dekan tiga bagian kemahasiswaan Fakultas Uswah, Syafi’in Mansyur pada Orientasi Pengenalan dan Keakraban Fakultas Ushuludin dan Dakwah (OPK’ USWAH) tempo lalu. Tapi ketika registrasi terlihat membludak karena bercampur dengan fakultas di luarnya yang juga berebut antri registrasi padahal telah ada jadwal  registrasi masing-masing. Anehnya, pihak akademik pun melayaninya sehingga antrian panjang tak terelakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktikum merupakan menu rancu yang hanya menggugurkan kewajiban. Lihat saja faktanya. Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) semester lima melakukan praktek haji seperti ujian lisan, tak ada kain dan baju ihram. Meja dijadikan ka’bah berkeliling bak penari balet. Jauh berbeda yang dilaksanakan oleh jurusan lain (semester genap kemarin) yang perlengkapan praktikumnya lengkap layaknya manasik haji sungguhan. Padahal bayaran praktikumnya sama. Juga jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) semester tiga melakukan praktek komputer hijrah ke kampus STMIK Baja karena lagi-lagi kendala prasarana yang tidak memadai.   &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="id-ID"&gt;  Jika meminjam istilah mantan presiden wanita RI, Megawati, yang mengkritisi pemerintah baru-baru ini “Pemerintah sekarang bak penari poco-poco, maju selangkah, mundur pun dua langkah”,  artinya, hanya diam di tempat (Koran Tempo 11/02). Seirama dengan realita di kampus negeri yang berwarna jingga.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="id-ID"&gt;  Atau mungkin senada dengan perkataan Yusuf Kalla “dansa-dansa yang berputar-putar”, maksudnya tidak hanya diam di tempat, tapi juga tak jelas kemana arah kebijakannya (Koran Tempo 11/02).  &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="id-ID"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-3055544111435989664?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/3055544111435989664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=3055544111435989664&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3055544111435989664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/3055544111435989664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/celoteh-garuda.html' title='IAIN POCO-POCO'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UX4IqYTuI/AAAAAAAAAFw/Fp5ZNVTUA7o/s72-c/iain.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-4839288637972004090</id><published>2008-03-25T12:04:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:18.997-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>SOEKARNO</title><content type='html'>&lt;a style="color: rgb(0, 0, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwbIqYTQI/AAAAAAAAABs/60L8Vd95a58/s1600-h/soekarno.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwbIqYTQI/AAAAAAAAABs/60L8Vd95a58/s320/soekarno.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5182429776448081154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sejarah Singkat&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;Ir. Soekarno(6 Juni 1901 - 21 Juni 1970) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 - 1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ia menerbitkan Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial itu, yang konon, antara lain isinya adalah menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga kewibawaannya. Tetapi Supersemar tersebut disalahgunakan oleh Letnan Jenderal Soeharto untuk merongrong kewibawaannya dengan jalan menuduhnya ikut mendalangi Gerakan 30 September. Tuduhan itu menyebabkan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara yang anggotanya telah diganti dengan orang yang pro Soeharto, mengalihkan kepresidenan kepada Soeharto.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Latar belakang dan pendidikan&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hoogere Burger School (H.B.S.) di sana sambil mengaji di tempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Masa Perang Revolusi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI,Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi), Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI, Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945; Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni, Wikana, Singgih serta Chairul Saleh. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena di Indonesia terjadi kevakumankekuasaan. Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Namun Soekarno, Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan, bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan tanggal turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. Sir Phillip Christison, Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A.W.S Mallaby.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu, Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). Selama revolusi kemerdekaan,sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X, dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Meski sistem pemerintahan berubah, pada saat revolusi kemerdekaan, kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting, terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara, tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa Soekarno-Hatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya, hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;strong&gt;Masa kemerdekaan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan), Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat, yang kemudian dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan, maka pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Soekarno. Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional, tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai "kabinet semumur jagung" membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai, bahkan menyebutnya sebagai "penyakit kepartaian". Tak jarang, ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Tentang nama Soekarno&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Nama lengkap Soekarno ketika lahir adalah Kusno Sosrodihardjo. Ketika masih kecil, karena sering sakit-sakitan, menurut kebiasaan orang Jawa; oleh orang tuanya namanya diganti menjadi Soekarno. Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I., ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebutan akrab untuk Ir. Soekarno adalah Bung Karno.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Achmed Soekarno&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Di beberapa negara Barat, nama Soekarno kadang-kadang ditulis Achmed Soekarno. Hal ini terjadi karena ketika Soekarno pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat, sejumlah wartawan bertanya-tanya, "Siapa nama kecil Soekarno?" karena mereka tidak mengerti kebiasaan sebagian masyarakat di Indonesia yang hanya menggunakan satu nama saja atau tidak memiliki nama keluarga. Entah bagaimana, seseorang lalu menambahkan nama Achmed di depan nama Soekarno. Hal ini pun terjadi di beberapa Wikipedia.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam buku biografi Sukarno yang ditulis oleh Cindy Adams (Soekarno, an autobiografy as told Cindy Adams)kemudian diterjemahkan dengan Sukarno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed di dapatnya ketika menunaikan ibadah haji.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dan dalam beberapa versi lain, disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Sukarno, dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Sakit hingga meninggal&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Soekarno sendiri wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di Wisma Yaso, Jakarta, setelah mengalami pengucilan oleh penggantinya Soeharto. Jenazahnya dikebumikan di Kota Blitar, Jawa Timur, dan kini menjadi ikon kota tersebut, karena setiap tahunnya dikunjungi ratusan ribu hingga jutaan wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Terutama pada saat penyelenggaraan Haul Bung Karno.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Sumber&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Dr.  Syafiq A. Mughnie,M.A.,PhD. Hassan Bandung, Pemikir Islam Radikal.  PT. Bina Ilmu, 1994, pp 110-111.   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Lihat pula&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;De-Soekarnoisasi   &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;Daftar Presiden Indonesia   &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/527189443817364877-4839288637972004090?l=jasmerah1954.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/feeds/4839288637972004090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=527189443817364877&amp;postID=4839288637972004090&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4839288637972004090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/527189443817364877/posts/default/4839288637972004090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasmerah1954.blogspot.com/2008/03/profile-my-hero.html' title='SOEKARNO'/><author><name>Joewanda Dipa Marhaendra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06477714400572155976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-NK-VfrsAoas/TxCdillKSNI/AAAAAAAAAck/zTHV66b75UI/s220/burem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R-uwbIqYTQI/AAAAAAAAABs/60L8Vd95a58/s72-c/soekarno.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-527189443817364877.post-7623346314433806881</id><published>2008-03-25T11:56:00.000-07:00</published><updated>2008-12-11T17:23:19.235-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>INDONESIA BELUM MERDEKA?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UiqYqYTyI/AAAAAAAAAGQ/ZYKDcWHTTCo/s1600-h/merdeka.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_81o67PwLkS0/R_UiqYqYTyI/AAAAAAAAAGQ/ZYKDcWHTTCo/s200/merdeka.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185088657557049122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(255, 255, 255);" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;a class="sdfootnoteanc" name="sdfootnote1anc" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=527189443817364877&amp;amp;postID=7623346314433806881#sdfootnote1sym"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="left"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;....Sekali Merdeka &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tetap Merdeka &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selama Hayat Masih Dikandung badan....”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="justify" lang="id-ID"&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Itulah salah satu potongan bait yang selalu  menggema, sebuah lagu yang dilantunkan oleh Bangsa ini secara menyatu di seantero Indonesia ketika memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI ) dari zaman Orde lama (ORLA), Orde baru (ORLA), Orde Reformasi dan sampai Orde paling baru pada saat sekarang ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="justify" lang="id-ID"&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menurut fakta yang nyata 17 adalah Angka cantik  dan Agustus disebut bulan paling mujur sepanjang sejarah  peradaban Bangsa Indonesia. Tujuh belas Agustus merupakan  hari sakral di negara Indonesia, Tahun 1945 adalah tahun Hoki yang membuka gerbang kemerdekaan di negeri yang katanya kaya raya, subur makmur, gemah ripah loh jinawi ini. Jadi tidak heran jika tanggal 17 agustus layaknya sebuah spritual tahunan yang ditunggu – tunggu oleh semua elite di negeri ini, baik kaum berjois maupun proletar, karena dihari itu peletakan batu pertama pembangunan negeri diresmikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.25in; margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 0, 0);" align="justify" lang="id-ID"&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Enam puluh dua 
